Madura United FC Resmi Mengamankan Jasa Paulo Gali Freitas
Madura United FC resmi mengamankan jasa Paulo Gali Freitas dari Persebaya Surabaya untuk menghadapi Super League 2026/2027. Winger Timnas Timor Leste tersebut direkrut karena dinilai memiliki daya ledak, kreativitas, dan produktivitas yang mampu meningkatkan kekuatan lini serang Laskar Sape Kerrab dalam persaingan musim baru.
Pergerakan Madura United di bursa transfer menjelang Super League kembali menarik perhatian. Setelah melakukan sejumlah pembenahan skuad, klub asal Pulau Madura itu kini resmi mengamankan jasa Paulo Gali Freitas dengan status pinjaman selama satu musim penuh dari Persebaya Surabaya.
Pemain berusia 22 tahun tersebut diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas lini depan untuk kompetisi Super League. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta naluri menciptakan peluang menjadi modal penting yang membuat Madura United bergerak cepat mengamankan tanda tangan Gali Freitas dari Persebaya.
Mengapa Madura United Memilih Paulo Gali Freitas?
Direktur Madura United Annisa Zhafarina mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Gali telah melalui pertimbangan matang. Manajemen melihat pemain Timnas Timor Leste itu memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Menurut Annisa, Gali sudah membuktikan kualitasnya selama tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi nilai lebih dibandingkan pemain asing yang masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
“Kami sangat senang bisa mengamankan jasa Paulo Gali Freitas dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Alasan utama kami sangat tertarik mendatangkan pemain Timnas Timor Leste ini adalah kualitas, daya ledak, dan visi bermainnya yang sudah teruji di kompetisi Indonesia,” ungkap Nisa.
Keunggulan Gali dinilai bukan hanya terletak pada kecepatan saat menyerang. Kemampuan membaca ruang, membuka pertahanan lawan, hingga menciptakan peluang untuk rekan setim membuatnya menjadi salah satu winger yang cukup komplet di level ASEAN.
Statistik Gali Jadi Bukti Produktivitas
Salah satu faktor terbesar yang membuat Madura United kepincut adalah kontribusi Gali sepanjang musim lalu. Meski masih berusia 22 tahun, pemain kelahiran Timor Leste itu mampu mencatatkan kontribusi gol yang cukup impresif.
Manajemen Madura United mencatat Gali menghasilkan enam gol dan tujuh assist selama musim sebelumnya. Statistik tersebut menjadi indikator jika pemain sayap itu tidak hanya piawai mencetak gol, tetapi juga berperan besar dalam membangun serangan.
“Catatan 6 gol dan 7 assist-nya musim lalu membuktikan bahwa di usianya yang masih muda ini, Gali adalah salah satu winger ASEAN paling produktif dan kreatif,” imbuh Annisa Zhafarina.
Produktivitas tersebut membuat Gali menjadi salah satu pemain sayap paling berbahaya. Dia mampu memberikan ancaman melalui kecepatan, akselerasi, maupun umpan-umpan matang yang berujung menjadi peluang emas bagi rekan setimnya.
Karakter Bermain Agresif Jadi Nilai Tambah
Selain statistik, karakter bermain Gali juga menjadi perhatian serius manajemen. Pemain yang dikenal memiliki kecepatan tinggi itu dinilai mampu menghadirkan variasi serangan yang selama ini dibutuhkan Madura United.
Annisa menilai agresivitas Gali ketika menyerang akan memberikan warna baru bagi pola permainan tim. Mental bertanding yang kuat juga dianggap menjadi modal penting untuk menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.
“Karakter bermainnya yang agresif serta mentalitasnya yang kuat akan memberikan dimensi baru yang sangat kami butuhkan di lini serang Laskar Sape Kerrab,” tutur Annisa Zhafarina.
Karakter tersebut membuat Gali tidak hanya efektif ketika menguasai bola. Dia juga dikenal aktif melakukan tekanan kepada lawan sejak area depan sehingga mampu membantu transisi permainan tim menjadi lebih cepat.
Optimistis Bangkit Bersama Madura United
Status pinjaman selama semusim memberikan kesempatan bagi Gali untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya. Madura United pun optimistis lingkungan baru dan sistem permainan tim akan membantu sang winger mengeluarkan seluruh potensinya.
Manajemen percaya Gali masih memiliki ruang perkembangan yang sangat besar. Usianya yang baru menginjak 22 tahun membuatnya dinilai belum mencapai puncak performa sebagai pemain profesional.
“Kami yakin, dengan sistem permainan Madura United, Gali akan kembali menemukan performa terbaiknya dan membantu tim bersaing di papan atas,” tandas dia.
Kepercayaan tersebut menjadi sinyal jika Gali akan memperoleh peran penting dalam skuad musim ini. Madura United berharap kontribusinya tidak hanya terlihat melalui gol maupun assist, tetapi juga dalam membangun kreativitas serangan dan meningkatkan daya saing tim sepanjang kompetisi.
Transfer ini sekaligus menjadi peluang baru bagi Paulo Gali Freitas untuk membuktikan kapasitasnya setelah meninggalkan Persebaya Surabaya dengan status pinjaman.
Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin winger Timnas Timor Leste itu menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Super League 2026/2027 sekaligus membawa Madura United bersaing di papan atas klasemen.






