Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Balita Meninggal Diduga Keracunan MBG, Satgas: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan

    4 Mei 2026

    Pemalsu SK PNS di Gresik Ditangkap, Raup Jutaan Rupiah

    4 Mei 2026

    Perkuat Sistem Pembiayaan dan Program Ekonomi Daerah, Pemkab Badung Koordinasi dengan Kemendagri

    4 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 4 Mei 2026
    Trending
    • Balita Meninggal Diduga Keracunan MBG, Satgas: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
    • Pemalsu SK PNS di Gresik Ditangkap, Raup Jutaan Rupiah
    • Perkuat Sistem Pembiayaan dan Program Ekonomi Daerah, Pemkab Badung Koordinasi dengan Kemendagri
    • Terdakwa Kasus Mutilasi Pacet Divonis Hukuman Seumur Hidup
    • Doa Malam Selasa Lengkap, Amalan dan Manfaatnya, 3 Manfaat Penting
    • 7 tanda kelebihan DHT pada pria, pengaruhi kesuburan!
    • 3 Fakta Nutrisi Seblak Kulit Nasi, Lebih Rendah Kalori dari Kerupuk?
    • Aldi Taher Bocorkan Perjuangan Awal Karier Bersama Raffi Ahmad
    • Daftar Negara Diizinkan Melalui Selat Hormuz dan Perubahan Kabinet Prabowo
    • Infinix GT 50 Pro 12/512GB: Gadget Gaming Hebat dengan Harga Rp7.799.000
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»Lipsus: Batas Aman Olahraga Saat Ramadan, Penderita Jantung dan Diabetes Harus Waspada

    Lipsus: Batas Aman Olahraga Saat Ramadan, Penderita Jantung dan Diabetes Harus Waspada

    adm_imradm_imr21 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tren Olahraga Saat Ramadan di Palembang

    Di Palembang, tren olahraga selama bulan Ramadan tetap tinggi meskipun banyak orang khawatir akan rasa lemas dan dehidrasi saat berpuasa. Berolahraga saat puasa bisa dilakukan dengan aman jika dilakukan dengan cara yang tepat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. dr. H. Zulkhair Ali, menyatakan bahwa olahraga saat puasa tergolong aman selama memperhatikan kondisi fisik individu masing-masing.

    Waktu terbaik untuk berolahraga adalah pada sore hari menjelang berbuka atau malam hari setelah berbuka agar tubuh tidak mengalami dehidrasi terlalu lama. Jika ingin berolahraga di pagi hari, pilihlah jenis aktivitas ringan yang tidak menguras keringat.

    Batas Aman dalam Berolahraga

    Mengenai batas aman antara menjaga kebugaran dan risiko membahayakan diri, ia mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri dan tetap menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan tubuh. Menurutnya, tubuh yang dipaksa berolahraga saat berpuasa rentan mengalami dehidrasi serta hipoglikemia atau kondisi kekurangan kadar gula darah.

    “Olahraga bisa menjadi sangat berbahaya saat kadar gula darah terlalu rendah. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan koma hingga kematian,” tegasnya. Secara medis, intensitas olahraga yang dianjurkan selama Ramadan adalah aktivitas ringan seperti jogging santai, senam, atau olahraga intensitas rendah lainnya dengan durasi maksimal 30 menit.

    Dr. Zulkhair juga mengimbau masyarakat untuk mengenali tanda-tanda bahaya saat berolahraga, seperti rasa haus yang luar biasa, badan yang mendadak lemas, hingga mulai terjadinya gangguan orientasi atau penurunan kesadaran. “Sangat disarankan bagi pasien penderita penyakit jantung dan diabetes untuk tidak melakukan olahraga saat sedang berpuasa demi menghindari komplikasi medis.”

    Tips dari Pelatih Fisik

    Menjaga kebugaran fisik selama bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Perubahan pola makan dan berkurangnya jam tidur sering kali memengaruhi tingkat energi serta produktivitas harian. Pelatih Fisik Sumsel United, Dino Sefriyanto, membagikan tips bagi masyarakat agar tetap bugar dan dapat menjalankan aktivitas olahraga dengan aman selama berpuasa.

    Dino menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas fisik dan asupan nutrisi. “Saat berolahraga di bulan puasa, kita tidak boleh berlebihan karena ada risiko dehidrasi. Asupan kalori harus seimbang.” Menurut Dino, waktu paling ideal untuk berolahraga selama Ramadan adalah mendekati waktu berbuka puasa, yakni sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Ia menyarankan jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti bersepeda, jalan cepat, workout cardio, atau skipping.

    Setelah berbuka, kita bisa melakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga tinggi, termasuk latihan kekuatan dan pembentukan otot, dengan durasi 1 hingga 2 jam. Terkait asupan makanan, Dino mengingatkan pentingnya nutrisi standar atlet pada saat sahur dan berbuka, yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, serta sayuran dan buah-buahan yang cukup.

    Pandangan dari Majelis Ulama Indonesia

    Berolahraga selama bulan Ramadan tetap aman dan bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh jika dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palembang, Dr. H. Riza Pahlevi, M.A., menegaskan bahwa olahraga pada dasarnya tidak membatalkan puasa. “Olahraga tidak membatalkan puasa selama tidak menyebabkan hal-hal yang membatalkan, seperti makan, minum, atau memasukkan sesuatu ke rongga tubuh dengan sengaja.”

    Riza menjelaskan bahwa Islam memandang olahraga sebagai upaya menjaga kesehatan. Tubuh merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga. Hal ini sejalan dengan hadis riwayat Muslim yang menyatakan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. “Rasulullah SAW sendiri mempraktikkan aktivitas fisik seperti berjalan jauh, berkuda, memanah, hingga bergulat.”

    Meski diperbolehkan, Riza mengingatkan agar umat Muslim tidak berolahraga secara berlebihan hingga membahayakan diri. Dalam kaidah fikih disebutkan, “Tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain.” Jika olahraga memicu dehidrasi berat, pingsan, atau menghalangi ibadah wajib, maka hukumnya bisa berubah dari mubah (boleh) menjadi makruh, bahkan haram.

    Waktu dan Jenis Olahraga yang Direkomendasikan

    Untuk menjaga stamina, Ustaz Riza menyarankan waktu olahraga yang ideal:

    Menjelang Berbuka: Sekitar 30–60 menit sebelum azan Magrib agar tubuh bisa segera rehidrasi.

    Setelah Tarawih: Saat kondisi stamina lebih stabil setelah mendapatkan asupan nutrisi.

    * Setelah Sahur: Aktivitas ringan seperti jalan santai atau peregangan (stretching).

    Jenis olahraga yang direkomendasikan antara lain jalan cepat, jogging ringan, atau latihan beban intensitas rendah. “Niatkanlah olahraga sebagai ibadah. Misalnya dengan niat agar tubuh kuat untuk melaksanakan salat, puasa, dan amal saleh lainnya. Ramadan bukan alasan untuk melemah, melainkan momentum menata ulang keseimbangan hidup.”

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Prediksi Skor Arema FC vs Persebaya Surabaya: Kesempatan Tavares Lanjutkan Kemenangan

    By adm_imr4 Mei 20260 Views

    Dengar Pesan Bernardo Tavares untuk Bonek Jelang Derbi Jawa Timur!

    By adm_imr3 Mei 20261 Views

    PSM Makassar Kalah dari Bali United, Ahmad Amiruddin: Rencana Semua Gagal

    By adm_imr3 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Balita Meninggal Diduga Keracunan MBG, Satgas: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan

    4 Mei 2026

    Pemalsu SK PNS di Gresik Ditangkap, Raup Jutaan Rupiah

    4 Mei 2026

    Perkuat Sistem Pembiayaan dan Program Ekonomi Daerah, Pemkab Badung Koordinasi dengan Kemendagri

    4 Mei 2026

    Terdakwa Kasus Mutilasi Pacet Divonis Hukuman Seumur Hidup

    4 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?