Persebaya Surabaya sedang bersiap menghadapi pertandingan yang sangat menentukan melawan Arema FC dalam pekan ke-30 Super League 2025/2026, yang akan digelar pada Selasa (28/4/2026). Laga ini bukan hanya sekadar pertandingan biasa, tetapi menjadi momen penting untuk membuktikan harga diri bagi kedua tim.
Pertandingan yang seharusnya berlangsung dengan atmosfer penuh suporter justru dilaksanakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, tanpa kehadiran penonton. Meski tidak ada suara dari tribun, tensi pertandingan dipastikan tinggi karena keduanya memiliki ambisi besar untuk meraih hasil terbaik.
Pemindahan venue dilakukan lantaran Arema FC tidak mendapatkan izin keamanan untuk menjalani pertandingan di kandang aslinya. Hal ini membuat laga Derbi Jawa Timur terasa berbeda, namun tekanan tetap besar bagi para pemain.
Persebaya Surabaya datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi setelah berhasil meraih kemenangan penting atas Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate. Performa Francisco Rivera dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa Green Force siap bertarung. Kemenangan ini menjadi suntikan semangat yang sangat penting menjelang laga krusial ini.
Di sisi lain, Arema FC juga tidak bisa dianggap remeh. Tim berjuluk Singo Edan tersebut sukses menahan imbang Persib Bandung, yang saat ini memimpin klasemen sementara. Hasil ini membuktikan bahwa Arema FC masih mampu memberikan perlawanan sengit. Pertandingan diprediksi berjalan ketat sejak menit awal.
Meskipun tidak ada suara langsung dari tribun, semangat Bonek tetap hadir melalui pesan-pesan penuh emosi yang dikirimkan kepada pemain. Salah satu pesan yang mencuri perhatian berasal dari Capo Ipul di Stadion Gelora Bung Tomo. Dalam video yang diunggah oleh akun fanbase, ia menyampaikan motivasi yang menggugah semangat juang tim.
“Pertandingan tanggal 28 adalah bukan derbi, tapi party,” ujar Capo Ipul dengan nada penuh semangat. Kalimat itu menjadi simbol harapan besar dari Bonek kepada tim kebanggaan mereka. Ia menekankan pentingnya bermain dengan hati dan kebahagiaan di lapangan. Menurutnya, sepak bola bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga soal harga diri dan kebanggaan.
“Kalian harus bermain happy, kalian harus bahagia. Tidak ada kata menyerah! Ingat, Surabaya dibentuk dari Kota Pahlawan, bukan kota pecundang!” tegasnya. Pesan tersebut menggambarkan identitas kuat yang selalu melekat pada Persebaya Surabaya. Semangat arek-arek Suroboyo menjadi energi tambahan yang diharapkan mampu membakar performa tim.
Capo Ipul juga mengingatkan pentingnya kekompakan dalam tim. Ia menyoroti kemenangan yang lahir dari ruang ganti yang solid dan penuh chemistry. “Perjuangan, kemenangan, itu lahir dari ruang ganti. Ciptakan ruang ganti yang chemistry-nya tersolid!” ucapnya penuh keyakinan. Ia juga meminta para pemain untuk melupakan ego individu dan bermain sebagai satu kesatuan. Semua harus bertarung demi satu lambang kebanggaan, Persebaya Surabaya.
Pesan demi pesan terus mengalir, mempertegas dukungan Bonek melampaui sekadar kecintaan biasa. Ada harga diri yang dipertaruhkan dalam setiap laga. “Kami hadir di sini bukan soal kecintaan, tapi melebihi hal itu. Karena kami hadir di sini untuk sebuah harga diri, Persebaya!” lanjutnya.
Seruan untuk bermain disiplin dan menghindari kesalahan mendasar juga menjadi bagian penting dari pesan tersebut. Ia meminta para pemain bertarung dengan mental spartan khas Surabaya. “Di mana kaki kau injak, di situ langit kau junjung,” menjadi pengingat kuat tentang tanggung jawab mengenakan lambang klub. Setiap pemain dituntut memberikan segalanya di atas lapangan.
Menutup orasinya, Capo Ipul menyampaikan satu kalimat khas yang selalu menggema di kalangan Bonek. “Terima kasih! Satu nyali, wani!” teriaknya dengan penuh semangat. Pesan tersebut ternyata tidak hanya berhenti di tribun. Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, turut memberikan respons atas dukungan luar biasa tersebut.
“Saya melihat bahwa kalian sudah mendapatkan jawaban dari para pemain kami yang akan memberikan 100 persen. Terima kasih buat dukungan kalian. Bonek Bonita!” tegasnya. Komitmen tersebut menjadi sinyal kuat tim siap menjawab harapan suporter dengan performa maksimal. Tavares memastikan anak asuhnya akan bertarung habis-habisan.
Saat ini, Persebaya Surabaya berada di posisi ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Sementara itu, Arema FC menempati peringkat ke-10 dengan 39 poin. Selisih poin yang tidak terlalu jauh membuat laga ini semakin penting bagi kedua tim. Hasil pertandingan bisa menjadi penentu arah mereka di sisa musim.
Dengan tekanan, gengsi, dan semangat yang membara, duel ini lebih dari sekadar pertandingan biasa. Ini adalah panggung pembuktian, tentang siapa yang benar-benar layak menjaga harga diri.






