Tim Arema FC Siap Bertanding Lawan Madura United
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, membawa 23 pemain terbaiknya untuk melakoni laga tandang menghadapi Madura United. Sesuai regulasi, tim asal Malang ini memaksimalkan kuota sembilan pemain asing dalam tur kali ini. Namun, beberapa pemain utama harus ditinggal karena cedera.
Betinho Filho dan Pablo Oliveira tidak ikut dalam rombongan karena masih dalam proses pemulihan cedera. Betinho sedang pulih dari cedera kepala dan leher, sementara Pablo masih belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut. Kebijakan ini membuat pelatih Marcos Santos harus mencari alternatif lain dalam formasi tim.
Kembalinya kiper Lucas Frigeri ke dalam skuat menjadi kabar baik bagi Arema FC. Meski sebelumnya diparkir dalam dua laga terakhir, Frigeri kembali masuk dalam daftar pemain yang berangkat. Selain itu, Dwiki Mardiyanto juga kembali masuk ke dalam skuat setelah sempat tidak masuk dalam laga sebelumnya.
Rombongan Arema FC telah bertolak menuju Madura pada Kamis (19/2/2026) malam. Sebelum berangkat, tim tetap menjalani sesi latihan intensif di Dreams Football Pitch, Pakis, Kabupaten Malang. Latihan ini dilakukan untuk mematangkan strategi menghadapi Madura United.
Arema FC akan melawan Madura United pada pekan ke-22 Super League 2025-2026 hari Sabtu (21/2/2026), pukul 20.30 WIB di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Daftar Pemain yang Berangkat
Dalam daftar pemain yang berangkat, pelatih Marcos Santos tampak memaksimalkan kuota sembilan pemain asing sesuai regulasi. Meskipun begitu, ada dua pemain asing berposisi gelandang yang tidak ikut dalam pertandingan kali ini.
Dua pemain yang absen adalah Betinho Filho dan Pablo Oliveira. Betinho masih dalam pemulihan cedera kepala dan leher, sedangkan Pablo belum pulih sepenuhnya dari cedera lututnya. Kebijakan ini menunjukkan bahwa pelatih ingin memastikan kondisi pemain dalam keadaan optimal sebelum bertanding.
Di sisi lain, kiper Lucas Frigeri yang sebelumnya diparkir dalam dua laga terakhir kembali masuk dalam rombongan tim. Ia dianggap sebagai opsi penting dalam lini pertahanan Arema FC. Sementara itu, Dwiki Mardiyanto juga kembali masuk skuat setelah sebelumnya tidak terlibat dalam laga sebelumnya.
Berikut daftar 23 pemain Arema FC yang berangkat melawan Madura United:
- Lucas Frigeri
- Walisson Maia
- Julian Guevara
- Matheus Blade
- Valdeci Moreira
- Gustavo Franca
- Gabriel Silva
- Joel Vinicius
- Dalberto Luan Belo
- Rifad Marasabessy
- Iksan Lestaluhu
- Salim Tuharea
- Adi Satryo
- Leo Guntara
- Bayu Setiawan
- Samuel Balinsa
- Hansamu Yama
- Rio Fahmi
- Dwiki Mardiyanto
- Johan Farisi
- Dendi Santoso
- Jayus Hariono
- Dedik Setiawan
Modal Positif Arema FC
Saat ini, Arema FC tengah berada dalam momentum emas setelah berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan sempurna. Performa impresif ini dimulai pada 2 Februari 2026 saat Arema FC menundukkan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0 di Stadion Kanjuruhan.
Kegarangan Arema FC semakin teruji saat bertandang ke markas Persija Jakarta di Gelora Bung Karno pada 8 Februari 2026, di mana mereka berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor 0-2. Tren positif ini ditutup dengan kemenangan telak 3-0 saat menjamu Semen Padang FC pada 15 Februari 2026.
Hebatnya, dalam tiga laga tersebut, lini pertahanan Arema FC tampil sangat solid dengan catatan tanpa kebobolan sama sekali (clean sheet). Hal ini menjadi modal berharga bagi Singo Edan untuk menghadapi pertandingan melawan Madura United.
Mental Madura United Menguat
Meski begitu, Arema FC wajib waspada karena mental Madura United untuk bangkit menguat. Kendati masih terjebak dalam tren negatif tanpa kemenangan di enam laga terakhir, pelatih Madura United Carlos Parreira menegaskan Laskar Sapeh Kerrab kini berada dalam kondisi mental yang jauh lebih kuat.
Keberhasilan memecah kebuntuan lini serang saat menahan imbang Persis Solo menjadi modal berharga bagi tim kebanggaan masyarakat Madura ini untuk bangkit. Laga ini juga menjadi misi wajib meraih poin penuh demi menjauh dari ancaman zona degradasi yang kian menghimpit di sisa musim kompetisi.
Madura United tercatat masih berpuasa kemenangan dalam enam pertandingan terakhirnya. Dari rangkaian laga tersebut, Laskar Sapeh Kerrab harus menelan empat kali kekalahan dan dua kali hasil imbang, termasuk skor 2-2 saat bertandang ke markas Persis Solo pada laga terakhir.
“Kami menjadi semakin kuat di setiap pertandingan. Saya yakin, kami percaya diri untuk pertandingan selanjutnya melawan Arema,” kata Carlos Parreira.
Pelatih asal Brasil itu menjelaskan, salah satu indikasi kebangkitan tim adalah mulai terbukanya kran gol ketika menghadapi Persis Solo. Hal ini menjadi catatan penting mengingat dalam lima laga sebelumnya, Madura United tidak satu pun menciptakan gol.
Tidak hanya untuk menghadapi Arema FC, Carlos Parreira menyebut perkembangan positif tim menjadi modal penting dalam menyambut rentetan jadwal ketat melawan tim-tim kuat di bulan Ramadan. Setelah menjamu Arema FC, Madura United dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung (26/2/2026), kemudian menjamu Malut United (3/3/2026), dan terakhir menyambangi kandang Persita Tangerang (7/3/2026).
“Tentu saja kami menghormati semua lawan, semua tim,” kata Carlos Parreira.
“Tetapi seperti yang saya katakan, kami menjadi semakin kuat, dan kami akan bersaing melawan tim-tim ini. Ini tidak akan menjadi masalah,” pungkasnya.
Berdasarkan update Jumat (20/2/2025) pagi, Madura United saat ini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Super League dengan total 19 poin. Dari 21 pertandingan, Madura United menang 4 kali, seri 7 kali dan kalah 10 kali.
Sedangkan Arema FC menghuni posisi ke-8 dengan total 30 poin. Dari 21 pertandingan, Arema FC menang 8 kali, seri 6 kali dan kalah 7 kali.







