Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran

    5 April 2026

    Antrean BBM Nonsubsidi di Ambon, Harga Diprediksi Naik Mulai 1 April

    5 April 2026

    Pemilik Kos Surabaya Ungkap Detik-Detik Maling Motor Diamuk Warga Margorejo

    5 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran
    • Antrean BBM Nonsubsidi di Ambon, Harga Diprediksi Naik Mulai 1 April
    • Pemilik Kos Surabaya Ungkap Detik-Detik Maling Motor Diamuk Warga Margorejo
    • Ketua HMI Jabar Siti Nurhayati Diteror, Seperti Andrie Yunus
    • Pemkot Malang Dorong Ekonomi Inklusif di RKPD 2027
    • 5 Pengharum Ruangan Terbaik untuk Malam yang Lebih Nyenyak
    • Mengenal Sapi Sonok, Kontes Kecantikan Sapi Betina Madura
    • Link Live Streaming Arema FC vs Malut United, Jadwal Laga Pekan 26 Liga Super 2025/2026
    • Jadwal KM Wilis 31 Maret – 21 April 2026: Rute Waingapu, Ende, Kalabahi, Kupang
    • Lengkap! 11 Kesepakatan RI-Jepang Senilai Rp401,71 Triliun
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Otomotif»Honda BeAT PGM-FI 2010–2012 jadi incaran di 2026: skutik irit legendaris kembali populer

    Honda BeAT PGM-FI 2010–2012 jadi incaran di 2026: skutik irit legendaris kembali populer

    adm_imradm_imr28 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjalanan Honda BeAT PGM-FI di Indonesia

    Tahun 2010 menjadi momen penting dalam sejarah Honda BeAT PGM-FI di Indonesia. Pada masa ini, Honda memutuskan untuk beralih dari sistem karburator ke teknologi injeksi bahan bakar PGM-FI (Programmed Fuel Injection). Langkah ini bukan sekadar pembaruan teknis biasa, melainkan strategi jangka panjang menuju efisiensi bahan bakar yang lebih baik, kinerja mesin yang stabil, serta emisi gas buang yang lebih rendah dan ramah lingkungan.

    BeAT generasi awal dengan sistem injeksi ini diproduksi sekitar tahun 2010 hingga 2012. Sejak saat itu, model ini menjadi fondasi kuat yang membuat BeAT mendominasi pasar skutik entry-level selama bertahun-tahun. Bahkan hingga tahun 2026, model ini masih cukup mudah ditemukan di pasar motor bekas dengan kondisi yang beragam, mulai dari unit standar hingga yang sudah mengalami banyak peremajaan.

    Perubahan dari karburator ke sistem PGM-FI memberikan manfaat nyata bagi pengguna. Sistem karburator bergantung pada mekanisme konvensional, sedangkan PGM-FI mengatur suplai bensin secara elektronik dan lebih presisi. Sensor-sensor membaca kondisi mesin dan menyesuaikan campuran udara serta bahan bakar secara otomatis.

    Hasilnya terasa langsung dalam penggunaan harian. Konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat dibanding versi karburator. Banyak pengguna mengklaim bahwa motor ini mampu menempuh jarak lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama. Selain itu, tarikan mesin terasa lebih halus dan responsif, terutama pada putaran bawah hingga menengah yang menjadi karakter utama motor harian.

    Starter juga lebih mudah, bahkan saat mesin dingin di pagi hari. Ini menjadi nilai tambah besar bagi pengguna yang mengandalkan motor untuk aktivitas rutin seperti berangkat kerja atau sekolah. Emisi gas buang yang lebih rendah juga membuat motor ini sesuai dengan regulasi lingkungan yang mulai diperketat pada masa itu. Pada masanya, teknologi ini membuat BeAT terasa lebih maju dibanding pesaing di kelas 110 cc.

    Spesifikasi yang Sederhana namun Fungsional

    Secara teknis, Honda BeAT PGM-FI generasi awal mengusung mesin 110 cc, SOHC, 4-tak dengan pendingin udara. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis CVT yang memudahkan pengendara tanpa perlu memikirkan perpindahan gigi.

    Tenaga yang dihasilkan memang tidak ditujukan untuk performa agresif atau kecepatan tinggi. Namun untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, mesin ini sudah cukup. Karakternya halus, tidak terlalu bergetar, dan nyaman digunakan dalam perjalanan jarak pendek hingga menengah. Bobotnya yang ringan menjadi salah satu keunggulan utama. Motor ini mudah dikendalikan, bahkan oleh pengendara pemula. Dimensi yang kompak membuatnya lincah saat bermanuver di jalanan padat, menyelinap di kemacetan, maupun saat parkir di ruang terbatas.

    Kombinasi antara mesin sederhana, sistem injeksi, dan bobot ringan membuat motor ini praktis serta minim drama selama dirawat secara rutin. Dari sisi tampilan, desainnya kental nuansa era 2010-an. Bodi ramping dengan lekukan sporty khas anak muda menjadi daya tarik utama saat pertama kali diluncurkan. Walau kini terlihat lebih sederhana dibanding BeAT generasi terbaru, tampilannya tetap fungsional dan tidak berlebihan.

    Panel instrumen masih analog dan mudah dibaca. Bagasi cukup untuk menyimpan barang kecil seperti jas hujan atau sarung tangan. Posisi duduknya nyaman untuk penggunaan harian, baik untuk pria maupun wanita. Karakter ini membuatnya cocok untuk berbagai kalangan, seperti pelajar, mahasiswa, pekerja dengan mobilitas dalam kota, hingga ibu rumah tangga. Handling yang ringan serta tinggi jok yang bersahabat menjadikannya ramah bagi banyak postur tubuh pengendara.

    Pasar Motor Bekas yang Masih Stabil

    Memasuki tahun 2026, usia Honda BeAT PGM-FI generasi awal sudah lebih dari 14 tahun. Namun fakta menariknya, motor ini masih memiliki pasar tersendiri. Di berbagai platform jual beli motor bekas, model ini umumnya ditawarkan di kisaran Rp4–7 jutaan, tergantung kondisi mesin, rangka, kelistrikan, dan kelengkapan surat.

    Harga yang terjangkau menjadi alasan utama kenapa motor ini tetap dicari. Bagi sebagian orang, membeli motor baru bukan prioritas. Selama kendaraan masih bisa diandalkan untuk kebutuhan dasar, pilihan motor bekas seperti BeAT PGM-FI menjadi solusi realistis.

    Namun tentu saja, calon pembeli harus lebih teliti. Usia yang tidak muda berarti ada potensi komponen aus, terutama pada bagian kaki-kaki, suspensi, bearing roda, hingga sistem CVT. Perawatan rutin dan pengecekan menyeluruh sebelum membeli menjadi hal yang wajib dilakukan.

    Kelebihan dan Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

    Kelebihan utama motor ini terletak pada harga yang sangat terjangkau, konsumsi bahan bakar yang irit, serta ketersediaan suku cadang yang melimpah dan relatif murah. Mesin juga dikenal cukup bandel selama perawatan dilakukan secara berkala, seperti penggantian oli rutin dan pembersihan throttle body.

    Namun di sisi lain, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Usianya yang sudah lebih dari satu dekade membuat beberapa unit mungkin membutuhkan biaya tambahan untuk peremajaan. Desainnya pun sudah terlihat lawas jika dibandingkan dengan model BeAT terbaru yang tampil lebih modern dan dilengkapi fitur tambahan seperti ISS atau panel digital.

    Sistem injeksi generasi awal juga memerlukan pengecekan rutin agar tetap optimal. Jika terjadi masalah pada sensor atau pompa bensin, biaya perbaikan bisa sedikit lebih tinggi dibanding sistem karburator. Pasar Honda BeAT PGM-FI generasi awal kini lebih spesifik. Biasanya pembelinya adalah mereka yang memiliki anggaran terbatas dan membutuhkan kendaraan praktis.

    Pembeli motor pertama dengan dana minim sering menjadikan model ini sebagai pilihan masuk akal. Selain itu, orang tua yang mencari motor operasional ringan untuk aktivitas sehari-hari juga masih mempertimbangkannya. Pedagang atau pekerja dengan mobilitas jarak dekat pun melihat motor ini sebagai alat transportasi ekonomis. Ada juga pengguna yang membutuhkan motor cadangan di rumah. Bagi mereka yang tidak terlalu mementingkan fitur modern, desain kekinian, atau teknologi terbaru, motor ini tetap menawarkan nilai guna yang rasional.

    Honda BeAT PGM-FI (2010–2012) adalah pelopor era injeksi dalam lini BeAT di Indonesia. Model ini menandai transisi penting dari karburator menuju sistem bahan bakar yang lebih modern dan efisien. Keputusan tersebut terbukti menjadi fondasi kuat yang mengantarkan BeAT sebagai salah satu skutik paling populer di Tanah Air.

    Meski usianya tidak lagi muda, generasi awal ini masih memiliki tempat di pasar motor bekas. Dengan harga terjangkau, konsumsi bahan bakar irit, dan perawatan yang relatif mudah, motor ini tetap relevan untuk kebutuhan harian sederhana. Selama calon pembeli cermat memilih unit dengan kondisi terawat dan surat lengkap, Honda BeAT PGM-FI generasi awal masih menjadi opsi yang masuk akal di tahun 2026.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Mengapa Kanvas Rem Mobil Hybrid Lebih Tahan Lama daripada Mobil Konvensional

    By adm_imr5 April 20260 Views

    MPV Kian Sengit, All New Kia Carens Tampil dengan Desain dan Fitur Terbaru

    By adm_imr5 April 20260 Views

    Jeep tawarkan modifikasi klasik untuk Wrangler

    By adm_imr5 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, DPR Minta Prabowo Segera Bertemu Pemimpin Iran

    5 April 2026

    Antrean BBM Nonsubsidi di Ambon, Harga Diprediksi Naik Mulai 1 April

    5 April 2026

    Pemilik Kos Surabaya Ungkap Detik-Detik Maling Motor Diamuk Warga Margorejo

    5 April 2026

    Ketua HMI Jabar Siti Nurhayati Diteror, Seperti Andrie Yunus

    5 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?