Penunjukan Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto sebagai Inspektur Kodam XIV/Hasanuddin
Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto resmi menjabat sebagai Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor 159/II/2026 yang dikeluarkan pada 3 Februari 2026. Penunjukan ini merupakan bagian dari perombakan terhadap 99 perwira tinggi (pati) TNI, yang mencerminkan komitmen institusi untuk memperkuat struktur dan kapasitas organisasi.
Wulang menggantikan Brigjen TNI Berlin Germany, yang sebelumnya menjabat Irdam sejak 24 Juli 2024. Sebagai alumni Akademi Militer (Akmil) angkatan 1990, Wulang kini bertugas sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Jabatan Irdam merupakan posisi strategis yang menjadi tingkat ketiga di Kodam XIV/Hasanuddin setelah Pangdam dan Kasdam.
Saat ini, Pangdam XIV/Hasanuddin dijabat oleh Mayjen TNI Bangun Nawoko (Akmil 1992), sedangkan Kasdam dipegang oleh Brigjen TNI Sugeng Hartono (Akmil 1991). Di jajaran Kodam juga terdapat perwira tinggi lain seperti Kepala Kelompok Staf Ahli Brigjen TNI Musa David Marolop Hasibuan (Akmil 1995).
Sebelum promosi ke jabatan Irdam, Wulang menjabat sebagai Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad (Kasdivif 3 Kostrad) sejak 18 Desember 2023. Jabatan tersebut merupakan promosi bintang satu setelah sebelumnya ia menjabat Paban Utama A-4 Dit A Bais TNI. Ia menggantikan Brigjen TNI Fritz Pasaribu yang kini menjabat Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri BIN.
Wulang adalah lulusan Akmil 1996, lahir pada 18 Juli 1975, sehingga usianya saat ini mencapai 50 tahun. Saat ini, posisi Kasdivif 3 Kostrad diisi oleh Kolonel Inf Fadli Mulyono (Akmil 1999), yang sebelumnya menjabat Paban VI/Latsiapops Sopsad.
Festival Dayung di Danau Sentani dalam Rangka Hari Juang ke-80 TNI AD
Dalam rangka memperingati Hari Juang ke-80 TNI AD, Komando Operasi Swasembada (Koops Swasembada) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura menyelenggarakan Festival Dayung di Danau Sentani, tepatnya di Dermaga Kalkhote, Distrik Sentani Timur, pada hari Minggu (14/12/2025). Acara ini meliputi berbagai aktivitas seperti lomba dayung masyarakat, penampilan penari Isosolo, serta pameran UMKM dan kuliner.
Pada saat itu, Wulang menjabat sebagai Wakil Panglima Koops Swasembada. Ia menyebut festival sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya masyarakat sekitar Danau Sentani. Ia mengapresiasi kebersamaan warga dan berharap festival memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya di kawasan Danau Sentani.
Wulang juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar festival masuk ke dalam agenda budaya tahunan. Ia menilai Kabupaten Jayapura memiliki potensi pangan yang beragam dan perlu dikembangkan. Selain itu, ia mendukung penataan kawasan dan penguatan budaya bersih untuk menjaga kelestarian Danau Sentani.
Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku menyebut bahwa pemerintah belum menggelar Festival Danau Sentani secara penuh karena Dermaga Kalkhote masih dalam proses penataan ulang. Festival Dayung menjadi alternatif pelestarian budaya. Ia mengimbau masyarakat mendukung penyiapan sentral lokasi festival agar ke depan dapat digelar dengan konsep baru.
Festival Dayung Sentani diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan mendorong kemajuan budaya serta ekonomi masyarakat Kabupaten Jayapura.
Riwayat Jabatan
- Kasi Intel Korem 121/Alambanawai
- Danyon 23 Grup 2 Kopassus
- Paban Utama A-4 Dit A Bais TNI
- Kasdivif 3 Kostrad (2023–2026)
- Wakil Panglima Komando Operasi Swasembada
- Irdam XIV/Hasanuddin (2026–sekarang)







