Kenaikan Harga Sayuran di Bengkalis Menjelang Idul Adha 2026
Menjelang perayaan Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026, sejumlah harga sayuran asal Sumatera Barat (Sumbar) mulai mengalami kenaikan. Hal ini terlihat dari beberapa jenis sayuran seperti sawi putih, wortel, dan tomat yang mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Salah satu pedagang sayur di pasar Terubuk Bengkalis, Sam, mengungkapkan bahwa harga wortel saat ini telah naik hingga Rp 150 ribu per kotak, padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 100 ribu. Begitu juga dengan sawi putih yang kini dibeli dari distributor dengan harga Rp 140 ribu per kotak, sedangkan sebelumnya hanya Rp 80 ribu.
- “Wortel yang cukup terasa naiknya, kami biasanya beli perkotaknya dengan isi sekitar sepuluh kilogram Rp 100 ribu sekarang sudah Rp 150 ribu. Hal yang sama juga terjadi pada sawi putih yang sekarang dibeli dari distributor Rp 140 ribu padahal sebelumnya Rp 80 ribu,” jelas Sam.
Selain itu, kenaikan juga terjadi pada bawang prei dan daun sup. Bawang prei yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 20 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 24 ribu. Sementara daun sup yang sebelumnya dijual Rp 35 ribu per kilogram kini mencapai Rp 40 ribu.
- “Kalau daun sup perkilogramnya 35 ribu rupiah sekarang sudah 40 ribu rupiah perkilogramnya,” tambah Sam.
Tomat juga mengalami kenaikan secara bertahap. Sejak sebulan lalu, harga tomat dari Sumbar mulai meningkat secara perlahan. Awalnya hanya sekitar Rp 14 ribu per kilogram, kini sudah mencapai Rp 20 ribu per kilogram.
- “Tomat naiknya berangsur-angsur, dari empat belas ribu, naik enam belas ribu, pekan kemarin delapan belas ribuan, pekan ini sudah dua puluh ribu,” jelas Sam.
Meskipun harga mengalami kenaikan, Sam tidak mengetahui pasti penyebabnya. Ia menyatakan bahwa distribusi masih berjalan lancar tanpa kendala. Ia menduga kenaikan bisa disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari petani di Sumbar, meski stok tetap tersedia.
Kenaikan Harga Cabai Merah
Selain sayuran, cabai merah juga mulai mengalami kenaikan. Sam menjelaskan bahwa cabai merah Sumbar atau Bukit saat ini dijual dengan harga Rp 55 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 45 ribu.
Dedi, penjual kebutuhan harian di pasar Terubuk Bengkalis, juga mengungkapkan kenaikan pada cabai merah yang berasal dari Medan dan Siak. Saat ini, harga cabai merah tersebut mencapai Rp 48 ribu per kilogram, naik dari Rp 40 ribu sebelumnya.
- “Cabai Medan dan Siak baru hari ini naik lagi, perkilogramnya sekarang Rp 48 ribu. Padahal beberapa waktu lalu hanya sekitar Rp 40 ribu,” ujar Dedi.
Ia memprediksi kenaikan ini terjadi karena terbatasnya stok dari daerah penghasil, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Namun, ia menambahkan bahwa jika musim panen tiba, harga akan kembali turun.
Stabilitas Harga Beberapa Komoditi
Tidak semua komoditi mengalami kenaikan. Beberapa barang seperti bawang merah dan ayam potong masih stabil. Bawang merah saat ini dijual dengan harga Rp 35 ribu per kilogram, yang sudah bertahan selama beberapa bulan.
Ayam potong juga masih bertahan di harga Rp 32 ribu per kilogram. Adri, pedagang ayam di Bengkalis, menjelaskan bahwa meskipun harga ayam potong masih stabil, penjualan belum ramai. Namun, ia memprediksi peningkatan permintaan akan terjadi tiga hingga dua hari sebelum lebaran.
- “Prediksi kami seperti tahun sebelumnya pembelian baru akan ramai tiga sampai dua hari sebelum lebaran Idul Adha nanti. Masyarakat akan berbelanja untuk kebutuhan lebaran nanti,” ujar Adri.
Adri juga menyebutkan bahwa kenaikan terjadi pada ayam kampung, yang kini dijual dengan harga Rp 80 ribu per ekor, naik Rp 5 ribu dari harga sebelumnya.






