Insiden Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau
Pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, terjadi insiden pembacokan yang menimpa Fara di kampus UIN Suska Riau. Peristiwa ini memicu reaksi hebat dari masyarakat dan viral di media sosial. Video-video yang menunjukkan Fara dalam kondisi tidak sadar beredar secara luas, membuat banyak orang mengkhawatirkan keadaannya.
Sosok pelaku, Raihan, tidak kabur setelah melakukan aksinya. Ia diamankan oleh pihak kepolisian setelah menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa insiden ini disebabkan oleh rasa sakit hati yang mendalam. Selama ini, Raihan dan Fara memiliki hubungan dekat, namun Fara tidak menganggapnya sebagai hubungan pacaran. Sementara itu, Raihan merasa mereka sudah seperti pasangan kekasih.
Raihan mengira bahwa status hubungannya dengan Fara adalah pacaran. Namun, Fara justru lebih memilih Ferdi, sang kekasih. Bahkan Fara pernah berjanji akan memutuskan hubungan dengan Ferdi, tetapi tidak pernah melakukannya. Akhirnya, Fara memutuskan hubungan tanpa status dengan Raihan, hal ini membuat Raihan sangat murka.
Ucapan-ucapan yang dilontarkan Fara kepada Raihan membuatnya semakin gelap mata. Bahkan, ia telah merencanakan pembacokan jauh sebelum kejadian tersebut. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengungkap motif di balik pembacokan tersebut. Menurutnya, pelaku merasa sakit hati karena korban menyudahi hubungan yang telah berlangsung beberapa bulan.
Kondisi Fara Pasca Pembacokan
Fara saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit, sehingga belum bisa dimintai keterangan. Banyak netizen memberikan komentar dan chat yang beredar di media sosial tentang ucapan Fara kepada Raihan. Salah satu akun medsos, Sekar rossayu, mengatakan bahwa selama ini Raihan selalu menuruti keinginan Fara. Hubungan mereka bahkan sudah sangat jauh, seperti suami istri.
Dalam chat tersebut, disebutkan bahwa mereka saling membantu, baik dalam hal belanja, video call, maupun antar-jemput. Bahkan, ada momen di mana mereka sampai membuat proposal bersama dan tidur bersama. Namun, saat Raihan bertanya tentang status hubungan mereka, Fara menolak untuk menjadi kekasih.
Tidak hanya itu, Fara juga dikenal dekat dengan Ferdi, sang kekasih. Hal ini membuat Raihan merasa dikhianati dan diambil untung. Saat kejadian, terjadi adu mulut antara Raihan dan Fara. Raihan meminta Fara meninggalkan Ferdi, tetapi Fara menolak. Akibatnya, Raihan mengancam akan menyebarkan video syur mereka.
Pacar Fara: Ferdi
Ferdi, pacar Fara, bekerja sebagai pelaut di bidang mesin. Ia sempat mengunggah postingan untuk Fara yang sedang dirawat di rumah sakit. Dalam unggahannya, Ferdi memberi semangat dan mengatakan bahwa ia akan membelikan baju lebaran untuk Fara. Namun, akun TikTok Ferdi kini dibatasi, sehingga tidak dapat dilihat oleh publik.
Video mesra antara Fara dan Raihan pun viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat Raihan mencium Fara di sebuah ruangan. Mereka asyik bermain game bersama, dan Raihan sesekali mendekati Fara untuk memberi ciuman. Fara tampak tidak menolak dan merespons aksi Raihan tersebut.
Reaksi dari Ferdi
Setelah kejadian ini, Ferdi tampak bingung dan tidak tahu apa-apa tentang hubungan Fara dengan Raihan. Ia awalnya memposting foto-foto bersama Fara di akun TikToknya, tetapi akhirnya menghapusnya. Dalam story TikToknya, Ferdi mengungkapkan bahwa ia tidak tahu apapun tentang hubungan Fara dengan Raihan.
Ferdi juga mengungkapkan bahwa ia tidak tahu bagaimana kejadian ini bisa terjadi. Ia merasa terkejut dan bingung dengan situasi yang terjadi. Meski begitu, Ferdi tetap memberikan dukungan untuk Fara dan berharap ia segera pulih.
Penutup
Insiden pembacokan ini menunjukkan betapa kompleksnya hubungan antara manusia, terutama dalam konteks cinta dan hubungan. Dari kasus ini, kita bisa belajar bahwa komunikasi yang jelas dan saling menghargai sangat penting dalam hubungan. Tidak hanya itu, kita juga harus waspada terhadap emosi yang bisa memicu tindakan yang tidak terkendali.







