Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal Laga Persib Bandung vs Persik Kediri Malam Ini

    9 Maret 2026

    Arema FC Waspada Hadapi Bali United di Kanjuruhan: Sang Raja Gol Super League

    9 Maret 2026

    Aksi Gen Z dan Baby Boomer Jadi Sorotan di Cap Go Meh 2026 Manado

    9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Maret 2026
    Trending
    • Jadwal Laga Persib Bandung vs Persik Kediri Malam Ini
    • Arema FC Waspada Hadapi Bali United di Kanjuruhan: Sang Raja Gol Super League
    • Aksi Gen Z dan Baby Boomer Jadi Sorotan di Cap Go Meh 2026 Manado
    • Dampak langsung Bali akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran terungkap
    • Rusia dan Tiongkok Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran
    • Jadwal Imsakiyah Surabaya 5 Maret 2026: Lengkap dengan Sholat dan Niat
    • Honri Boma EV vs Wuling Air EV, Si Mini Alphard Terbukti Unggul
    • Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S26 di Indonesia
    • Menanti Persetujuan RKAB, Prospek Kinerja Antam (ANTM) Tahun 2026
    • Waktu Imsak dan Sholat Subuh 8 Maret 2026 di Ciamis
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Anies: Serangan AS ke Iran, Momentum RI Tinggalkan BoP

    Anies: Serangan AS ke Iran, Momentum RI Tinggalkan BoP

    adm_imradm_imr9 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Anies Baswedan Mendorong Pemerintah Indonesia Keluar dari Board of Peace

    Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan pandangan kritis terhadap keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Ia menilai bahwa forum tersebut telah kehilangan fungsi dan integritasnya setelah serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Menurutnya, keikutsertaan Indonesia di dalam BoP sekarang tidak lagi mewakili prinsip perdamaian yang adil.

    “Kita juga bisa memanfaatkan serangan ke Iran ini dengan menyatakan secara tegas ‘maaf, Indonesia tidak bisa berada dalam forum perdamaian yang menutup mata pada pelanggaran hukum internasional oleh pendirinya sendiri.’ Keluar dari Board of Peace bukan tindakan anti-perdamaian,” ujarnya dalam akun media sosialnya.

    Anies menekankan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia harus tetap menjunjung prinsip bebas aktif. Dalam hal ini, pemerintah perlu memilih forum yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa, seperti membela kedaulatan, menegakkan hukum internasional, dan membantu korban penjajahan. Bukan malah memberi dukungan kepada pelaku pelanggaran.

    Keikusertaan RI di dalam Board of Peace Sudah Penuh dengan Kontroversi

    Lebih lanjut, Anies mempertanyakan alasan pemerintahan Prabowo yang memilih untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Donald J. Trump. Di dalam piagam BoP, dewan tersebut dipimpin oleh Trump seumur hidup, bahkan setelah ia tidak lagi menjabat sebagai presiden.

    Di sisi lain, Indonesia sering menjadi suara dunia ketiga dengan mengingatkan negara-negara adidaya agar tunduk kepada hukum internasional. Di masa lalu, Indonesia menjadi pelopor dengan menghelat Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung.

    “Oleh karena itu keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace yang dibentuk dan dipimpin seumur hidup oleh Presiden AS, Donald Trump, menimbulkan satu pertanyaan yang mengganggu. Apakah ini benar-benar jalan untuk perdamaian yang adil atau kita sedang ikut melegitimasi ketidakadilan yang selama ini kita kecam?” tanya Anies.

    Board of Peace Kehilangan Fungsi Usai Ketuanya Lakukan Agresi Militer ke Iran

    Anies juga mengkritik fakta bahwa BoP tidak mampu menjalankan fungsi perdamaian setelah ketua dan salah satu pendirinya melakukan agresi militer terhadap Iran. Ia mengecam bagaimana forum tersebut tidak mengambil sikap apapun setelah serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

    “Bagaimana mungkin dewan perdamaian itu tetap bisa berjalan seolah tak terjadi apa-apa ketika pelopornya sendiri melanggar hukum internasional di depan mata dunia?” tanya Anies.

    Ia menilai bahwa keluar dari BoP justru menunjukkan pesan kuat bahwa Indonesia memegang prinsip kebijakan luar negeri bebas dan aktif. “Bebas aktif itu bukan soal mendekat ke pusat-pusat kekuasaan tapi soal kesetiaan kepada nurani bangsa.”

    Prabowo Berjanji Indonesia Akan Keluar dari BoP Jika Tak Membantu Palestina

    Desakan dari publik di Tanah Air semakin meningkat agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP), namun Prabowo belum langsung memenuhinya. Ia tidak ingin gegabah meninggalkan BoP tanpa pertimbangan matang.

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, mengatakan bahwa Prabowo kembali menyampaikan janji akan keluar dari keanggotaan BoP jika tidak membantu cita-cita rakyat Palestina untuk merdeka dari Israel. Pernyataan itu disampaikan Prabowo di hadapan lebih dari 160 kiai dan ulama dalam acara silaturahmi dan dialog di halaman tengah Istana Kepresidenan.

    “Soal BoP, Beliau (Presiden) bertekad (tujuannya) untuk kemerdekaan Palestina. Jika tidak untuk kemerdekaan Palestina, Beliau siap mundur. Itu yang terbaru dari Beliau. Beliau berkomitmen semua yang dilakukan untuk kemerdekaan Palestina,” ujar Cholil.

    “Janjinya (Presiden), kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur. Beliau (Presiden) berjanji yang dilakukannya (di BoP) untuk kemerdekaan Palestina,” imbuhnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dampak langsung Bali akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran terungkap

    By adm_imr9 Maret 20261 Views

    Kalender Maret 2026: 2 Libur Nasional dan 2 Cuti Bersama, Kapan Sidang Isbat Lebaran?

    By adm_imr9 Maret 202619 Views

    Bahlil Bicara Nasib Dua Kapal Pertamina di Selat Hormuz

    By adm_imr9 Maret 202618 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal Laga Persib Bandung vs Persik Kediri Malam Ini

    9 Maret 2026

    Arema FC Waspada Hadapi Bali United di Kanjuruhan: Sang Raja Gol Super League

    9 Maret 2026

    Aksi Gen Z dan Baby Boomer Jadi Sorotan di Cap Go Meh 2026 Manado

    9 Maret 2026

    Dampak langsung Bali akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran terungkap

    9 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?