Kebakaran di RSUD Dr. Soetomo Surabaya: Pasien Kritis Meninggal Dunia
Kebakaran yang terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya pada Jumat (15/5/2026) pagi, memicu kepanikan di kalangan pasien dan tenaga medis. Insiden ini menimbulkan dampak serius, salah satunya adalah kematian seorang pasien yang dalam kondisi sangat kritis sebelum kejadian.
Pascakebakaran, satu pasien meninggal dunia setelah menjalani proses stabilisasi pascaevakuasi dari ruang perawatan intensif. Menurut informasi yang diperoleh, pasien tersebut merupakan pasien rujukan yang baru saja menjalani operasi jantung dan masih dalam fase pemulihan intensif. Kondisi kesehatannya sudah sangat berat sebelum insiden kebakaran terjadi.
Proses Evakuasi dan Penanganan Darurat
Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menjelaskan bahwa saat kebakaran terdeteksi, tim rumah sakit langsung melakukan evakuasi darurat terhadap seluruh pasien di area terdampak. Dua pasien ICCU dengan kondisi paling kritis juga dievakuasi ke Ruang Resusitasi IGD untuk dilakukan penanganan lanjutan.
“Kedua pasien berhasil dipindahkan ke Ruang Resusitasi IGD untuk dilakukan penanganan lanjutan. Satu pasien berhasil distabilisasi, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia dalam proses stabilisasi,” katanya.
Pasien yang meninggal disebut ketergantungan alat bantu napas ventilator dan sedang menjalani prosedur hemodialisis atau cuci darah. Direktur menjelaskan bahwa kematian tidak disebabkan oleh asap akibat kebakaran, melainkan karena kondisi kesehatan korban memburuk sebelum insiden kebakaran terjadi.
Riwayat Kebakaran di RSUD Dr. Soetomo
Ini bukan pertama kalinya kebakaran terjadi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Sebelumnya, kebakaran pernah terjadi pada Senin, 14 September 2020, namun kali ini terjadi di lantai 5 gedung PPJT pada pukul 06.33 WIB. Sejumlah petugas rumah sakit berlarian di lobby gedung untuk mengevakuasi pasien keluar dari gedung.
Petugas harus mengerahkan 18 unit armada gabungan, serta memecahkan kaca jendela gedung guna mempercepat proses pemadaman dan evakuasi. Beberapa saat kemudian, api pokok berhasil dinyatakan padam pada pukul 07.35 WIB.
Penyebab Kebakaran Masih dalam Penyelidikan
Menurut Kabid Damkar Kota Surabaya, M. Rokhim, penyebab diduga berasal dari korsleting listrik kabel lemari es di ruang farmasi lantai lima. Titik api ditemukan di lantai 5 ruang farmasi. Meski demikian, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Incident Commander RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Muhammad Yulianto Listiawan, memastikan pihaknya siap terbuka dan kooperatif dengan mekanisme Kepolisian yang bakal melakukan penyelidikan atas insiden kebakaran. “Kami sangat-sangat terbuka untuk memfasilitasi teman-teman Damkar dan pihak polisi untuk mengikuti hal tersebut,” jelasnya.
Kerahasiaan Data Pasien
Sementara itu, Kepala Anestesi Ruang IGD RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Airi Mutiar, mengungkapkan terdapat prosedur kode etik kesehatan yang berkaitan kerahasiaan data pribadi pasien. Kendati begitu, pihak rumah sakit berjanji akan menyampaikan identitas korban kepada publik dalam waktu dekat melalui sesi konferensi pers lanjutan.
“Nanti kami declare itu bagian dari rekam medis. Itu ada kerahasiaan dari data pasien,” katanya dalam konferensi pers di Lantai Empat Gedung RSUD dr Soetomo Surabaya, Jumat.







