Kecelakaan Maut di Tol Jombang-Mojokerto, Satu Penumpang Tewas
Pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 23.10 WIB, terjadi kecelakaan maut antara bus Restu dan truk pengangkut gipsum di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Kejadian ini berlangsung di KM 684+300 jalur B, tepatnya pada jalur yang mengarah dari Surabaya menuju wilayah barat.
Bus Restu dengan nomor polisi N 7265 UF yang sedang melaju di jalur tersebut tiba-tiba menabrak bagian belakang truk bernopol Z 9655 MG. Akibat benturan keras tersebut, satu orang penumpang meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, puluhan penumpang lainnya selamat tanpa cedera serius.
Penyebab Diduga Terkait Pengemudi yang Mengantuk
Menurut keterangan Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, kecelakaan diduga dipicu oleh kondisi pengemudi bus yang mengantuk sehingga kehilangan kendali kendaraan. “Diduga sopir bus tidak dapat mengendalikan kendaraannya karena mengantuk, lalu menabrak truk bermuatan gipsum yang berada di depannya,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Tribun Jatim Network.
Saat kejadian, arus lalu lintas di lokasi dilaporkan dalam kondisi lancar dengan cuaca mendung. Setelah benturan keras terjadi, kedua kendaraan berhenti di bahu jalan dengan posisi menghadap ke arah timur.
Identitas Korban dan Pelaku
Bus tersebut dikemudikan Huddan Habibi (31), warga Desa Tamanan, Kabupaten Trenggalek, dengan kernet bernama Reza (20), warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Keduanya selamat dari kecelakaan.
Sementara truk pengangkut gipsum dikemudikan Dede (52), warga Kampung Sukasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, yang juga dilaporkan tidak mengalami luka. Namun kecelakaan itu merenggut nyawa seorang penumpang bus bernama Angky Wuji Kristian (30), warga Jalan Karyawan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya.
Selain korban meninggal, dua penumpang mengalami luka berat, yakni Yuli Sujianah (40), warga Desa Takeran, Kabupaten Magetan, dan Evi Nur Wahyuni (29), warga Desa Bungah, Kabupaten Gresik. Satu penumpang lainnya, Prasojo (23), warga Desa Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, mengalami luka ringan.
Sementara 46 penumpang lain dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.
Proses Olah TKP dan Evakuasi
Petugas Patroli Jalan Raya bersama pengelola tol segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Mereka melakukan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta olah tempat kejadian perkara. Selain itu, petugas juga mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mendokumentasikan kejadian.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi dari lokasi. “Akibat insiden tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Adapun kerusakan pada fasilitas jalan tol masih dalam proses pendataan,” pungkasnya.
Penanganan Lebih Lanjut
Kasus kecelakaan ini selanjutnya ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas akan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti agar dapat menentukan penyebab pasti kecelakaan tersebut.







