Juventus dan Persaingan untuk Rekrut Bernardo Silva
Kabar terbaru mengenai transfer pemain sepak bola menunjukkan bahwa Juventus kini menjadi salah satu klub yang tertarik merekrut Bernardo Silva, jika ia memutuskan untuk meninggalkan Manchester City musim panas ini. Selain Juventus, Paris Saint Germain (PSG) dan Benfica juga dikabarkan sedang mempertimbangkan kemungkinan mendatangkan pemain berusia 31 tahun tersebut.
Bernardo Silva telah menjadi bagian penting dari tim Pep Guardiola sejak ia bergabung dengan Manchester City. Performanya yang konsisten selama beberapa musim terakhir membuatnya menjadi target utama banyak klub. Namun, saat ini kontraknya akan berakhir, dan belum jelas apakah ia akan memperpanjang atau meninggalkan klub.
Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyatakan bahwa ia yakin Juventus akan mencoba merekrut Silva jika ada kesempatan. Ia juga menyebutkan bahwa Benfica pasti akan menunjukkan ketertarikan, karena Silva berasal dari Portugal. Selain itu, PSG juga dikaitkan dengan pemain internasional Portugal tersebut, sehingga persaingan untuk merekrutnya semakin ketat.
Jika Silva akhirnya menjadi pemain bebas transfer, maka ia akan menjadi salah satu pemain paling diminati di bursa transfer musim panas ini. Banyak klub top Eropa akan tertarik mengontraknya, termasuk Juventus dan Benfica. Menurut Pjanic, kehadiran Silva bisa menjadi pengaruh besar bagi klub mana pun yang berhasil mendapatkannya.
John Stones Juga Mungkin Tinggalkan Man City
Selain Bernardo Silva, John Stones juga disebut mungkin meninggalkan Manchester City. Pemain berusia 31 tahun itu hanya tampil 14 kali di semua kompetisi musim ini karena cedera. Ia juga memasuki beberapa bulan terakhir kontraknya dan terbuka untuk bergabung dengan Everton menjelang musim depan.
Kepergian Stones bersama Silva akan menjadi perubahan besar dalam skema tim Guardiola. Rodri juga diperkirakan akan hengkang, sehingga ada potensi pergantian besar di lini belakang Manchester City.
Juventus Memantau Michael Kayode
Di sisi lain, Juventus mulai memantau perkembangan Michael Kayode, bek asal Nigeria yang kini bermain untuk Brentford. Pemain ini telah menembus tim utama Fiorentina sebelum pindah ke Inggris. Kelebihannya dalam lemparan jauh dan kemampuan serangan membuatnya menjadi incaran banyak klub.
Meski Brentford lebih dulu mengamankan tanda tangannya, Juventus tetap memantau perkembangannya. Para petinggi klub percaya bahwa Kayode adalah salah satu bek muda paling menjanjikan di dunia sepak bola dan menilai potensinya sangat tinggi.
Brentford menetapkan nilai yang cukup tinggi untuk Kayode, sekitar 30 juta euro. Angka ini jauh lebih tinggi dari biaya awal mereka saat merekrutnya. Hal ini membuat negosiasi menjadi lebih rumit bagi Juventus, terutama jika klub-klub lain juga menunjukkan minat.
Masalah Cedera Dusan Vlahovic
Sementara itu, Dusan Vlahovic masih absen dari skuad Juventus karena cedera. Pelatih Luciano Spalletti menyatakan bahwa striker Serbia itu belum bisa bermain melawan Pisa, meskipun sudah kembali berlatih. Ia diharapkan bisa kembali melawan Udinese.
Spalletti juga mengonfirmasi bahwa ia akan melanjutkan pembicaraan mengenai kontrak baru Vlahovic dalam beberapa hari mendatang. Meskipun belum ada pengumuman resmi, klub tampaknya sedang mempersiapkan masa depan dengan baik.
Peran Weston McKennie
Perpanjangan kontrak Weston McKennie oleh Juventus juga menjadi perhatian. Pelatih Spalletti menyebut bahwa McKennie adalah pemain yang kuat dan telah memberikan kontribusi besar di bawah arahan pelatihnya. Ia telah mencetak delapan gol dan memberikan tujuh assist dalam 27 penampilan.
Kiper Juventus dan Persiapan Lawan Pisa
Mattia Perin menjadi starter dalam dua pertandingan terakhir Juventus, menggantikan Michele Di Gregorio yang sedang dalam tekanan. Namun, Spalletti tidak menjelaskan apakah Perin akan kembali masuk starting XI melawan Pisa. Ia hanya menyatakan bahwa susunan pemain akan diumumkan besok.
Spalletti juga menyampaikan bahwa pertandingan melawan Pisa akan sangat sulit, meskipun banyak orang menganggapnya sebagai pertandingan mudah. Ia percaya bahwa para pemain Juventus akan mengevaluasi pertandingan dengan benar dan tidak menjadi dangkal.







