Penyebab Kucing Muntah Makanan dan Cara Mengatasinya
Kucing adalah hewan yang sangat rentan terhadap berbagai kondisi kesehatan, termasuk muntah. Jika kamu memiliki kucing, mungkin pernah melihatnya muntah. Tidak hanya bulu, kadang kucing juga memuntahkan makanannya. Biasanya hal ini terjadi tidak lama setelah ia makan, sehingga makanan yang dimuntahkan masih dalam bentuk aslinya. Hal ini bisa membuat pemilik kucing merasa bingung. Apakah itu tanda masalah kesehatan atau hanya gejala normal?
Muntah pada kucing terjadi ketika anabul merasa perlu mengeluarkan sesuatu yang telah ditelannya. Secara paksa, pencernaannya berkontraksi dan membuang isinya. Muntah bukanlah penyakit atau diagnosis tertentu, tetapi termasuk gejala non-spesifik yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Berikut beberapa alasan umum mengapa kucing muntah makanan.
1. Makan Terlalu Cepat
Manusia perlu mengunyah makanan secara perlahan, dan hal ini juga berlaku bagi kucing. Anabul yang makan terlalu cepat bisa memicu muntah karena makanan yang dikonsumsi belum sepenuhnya tercerna. Sebagai solusi, kamu bisa memberikan makanan kucing pada wadah atau piring yang tidak sepenuhnya datar. Ada banyak pilihan puzzle feeder yang dapat berfungsi sebagai pengayaan dan efektif mengurangi kucing makan terlalu cepat.
2. Terlalu Aktif Setelah Makan
Tingkah laku yang berlebihan juga bisa menjadi alasan kenapa kucing muntah makanan. Biasanya, hal ini dijumpai pada kucing berusia muda alias kitten. Kucing dalam usia ini umumnya terlalu banyak bergerak atau berlarian bahkan setelah makan. Hal tersebut berpotensi membuat anabul muntah. Untuk mengatasi hal ini, kamu mungkin perlu mengubah kebiasaan makannya. Hindari mengajaknya bermain sesaat setelah makan atau arahkan anabul untuk tetap di kandang selama makan dan setelahnya.
3. Alergi Makanan
Alergi makanan juga bisa jadi alasan kenapa kucing muntah. Beberapa kucing yang memiliki sensitivitas usus mungkin memuntahkan kembali makanan yang mengandung alergen dan memicu muntah kronis. Alergen paling umum pada kucing meliputi unggas, daging sapi, babi, telur, kedelai, kalkun, dan domba. Di samping itu, kucing bisa juga muntah akibat bahan tambahan yang terkandung dalam makanan, seperti intoleransi laktosa.

4. Obstruksi Usus
Obstruksi usus pun merupakan satu alasan kenapa kucing muntah makanan. Benda-benda yang tersangkut atau mengoyak usus dapat memicu kondisi ini. Di luar itu, beberapa hal yang berisiko membuat kucing muntah adalah mainan kecil, tulang, hair ball, ikat rambut, dan lain sebagainya. Adanya benda-benda yang masuk apalagi setelah anabul makan, bisa membuatnya memuntahkan kembali makanan yang sudah dikonsumsinya.
5. Perubahan Menu dan Pola Makan
Sama seperti kita, beberapa kucing mungkin memiliki pencernaan yang sensitif dan kerap mengalami gangguan pencernaan. Nah, pergantian menu makanan atau pola makan dapat memicu reaksi tertentu seperti muntah. Oleh karenanya, sangat disarankan untuk mengubah kebiasaan makan kucing secara bertahap. Kamu dapat mengikuti panduan yang ada pada kemasan dan menyesuaikannya dengan keseharian anabul agar pencernaannya tidak kaget.

6. Parasit atau Virus Usus
Memuntahkan makanan secara berulang juga bisa jadi tanda kucing mengalami gangguan kesehatan. Kondisi ini dapat dikaitkan dengan parasit atau virus yang menyerang saluran pencernaan anabul. Meski demikian, biasanya muntah makanan bukan satu-satunya gejala. Kucing mungkin mengeluarkan muntahan dengan adanya cacing. Penting untuk segera membawa ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang sesuai.
FAQ Seputar Kenapa Kucing Muntah Makanan
Apa penyebab paling umum kucing memuntahkan makanan yang baru dimakan?
Penyebab utamanya sering kali adalah makan terlalu cepat (scarf and barf). Saat kucing menelan makanan tanpa dikunyah dengan benar, makanan tersebut akan mengembang di lambung secara mendadak, memicu refleks muntah untuk mengeluarkan isi perut yang belum tercerna.
Apakah jenis makanan berpengaruh terhadap kondisi ini?
Ya. Perubahan diet yang mendadak atau alergi makanan tertentu bisa mengiritasi saluran pencernaan. Selain itu, makanan yang mengandung terlalu banyak pewarna buatan atau bahan pengisi (filler) berkualitas rendah terkadang sulit diterima oleh lambung kucing yang sensitif.
Benarkah hairball (bola rambut) bisa menyebabkan kucing muntah makanan?
Sangat benar. Akumulasi rambut di saluran pencernaan akibat menjilati tubuh (grooming) dapat menyumbat jalur makanan. Hal ini membuat makanan yang masuk tidak bisa turun ke usus, sehingga akhirnya dimuntahkan kembali bersama gumpalan rambut tersebut.







