Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tips pilih omega-3 tanpa bau amis

    16 Mei 2026

    Ramalan Zodiak Besok 13 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

    16 Mei 2026

    Pelaku Pembunuhan Satpam Surabaya Ternyata Rekan Kerja Korban

    16 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 16 Mei 2026
    Trending
    • Tips pilih omega-3 tanpa bau amis
    • Ramalan Zodiak Besok 13 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo
    • Pelaku Pembunuhan Satpam Surabaya Ternyata Rekan Kerja Korban
    • UB Malang bekerja sama dengan UNESCO untuk lindungi mata air dan bangun gerakan lingkungan kampus
    • Tikar Perang Pasar Durian: Indonesia vs Thailand
    • 12 shio besok Senin 11 Mei 2026: Nomor, cinta, karier lengkap
    • Jadwal Liga Inggris Pekan 37: Arsenal vs Burnley, Bournemouth vs Man City Live SCTV – Vidio
    • Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak
    • Doa dan Dzikir Sholat Dhuha Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
    • Apa Itu Armada Nyamuk Iran yang Membuat AS Waspada di Selat Hormuz?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Cara membuat telur asin tahan lama dari ahli, jangan lewati tahapan ini

    Cara membuat telur asin tahan lama dari ahli, jangan lewati tahapan ini

    adm_imradm_imr30 Maret 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Proses Pembuatan Telur Asin yang Tidak Sederhana

    Telur asin adalah salah satu makanan khas Indonesia yang memiliki tekstur gurih dan masir, sehingga sering digunakan sebagai lauk atau santapan langsung. Salah satu makanan favorit masyarakat Tanah Air ini terkenal dengan kelezatannya, terutama sebagai pendamping makanan seperti Rawon yang merupakan hidangan khas Jawa Timur.

    Namun, meskipun tampak sederhana, proses pembuatan telur asin ternyata tidak mudah. Sutarni, seorang pengusaha UMKM dari Karanganyar, Jawa Tengah, berbagi pengalamannya dalam membuat telur asin berkualitas tinggi.

    Bahan Utama yang Penting

    Menurut Mbah Tarni, bahan utama menjadi kunci utama dalam memproduksi telur asin yang enak dan masir. Ia menegaskan bahwa telur bebek lebih cocok dibandingkan telur ayam karena hasilnya lebih baik. Dalam pengalamannya, ia pernah mencoba membuat telur asin dari telur ayam, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Kuning telur ayam yang diasinkan justru menghitam dan penampilannya tidak menarik.

    Dari pengalaman tersebut, ia memastikan bahwa hanya telur bebek yang bisa menghasilkan tekstur dan rasa yang diharapkan. Namun, tidak semua telur bebek bisa digunakan. Menurutnya, telur bebek yang berasal dari peternakan lebih baik daripada telur bebek yang digembalakan di sawah.

    Komposisi Telur dan Kesegarannya

    Mbah Tarni menjelaskan bahwa telur bebek dari peternakan biasanya memiliki komposisi kuning telur yang lebih besar dibandingkan putihnya. Komposisi ini sangat berpengaruh pada hasil akhir, terutama untuk mendapatkan tekstur masir yang menjadi ciri khas telur asin berkualitas.

    Selain itu, kesegaran telur juga menjadi faktor penting. Ia menyarankan menggunakan telur yang baru saja dikeluarkan ayam atau masih sangat segar. Telur yang terlalu lama disimpan dapat menurunkan kualitas baik dari segi rasa maupun tekstur ketika dibuat telur asin.

    Metode Pengasinan Tradisional

    Proses pengasinan yang dilakukan oleh Mbah Tarni terbilang tradisional. Ia menggunakan campuran batu bata halus, garam, dan air lalu dijadikan adonan. Metode ini dianggap lebih efektif dibandingkan metode lain seperti hanya menggunakan air garam atau abu.

    Jika hanya menggunakan air garam, hasilnya cenderung kurang gurih dan tidak menghasilkan tekstur masir. Sedangkan jika menggunakan campuran abu dan garam, telur asin yang dihasilkan tidak akan terlalu masir.

    Jenis Garam yang Digunakan

    Rahasia berikutnya yang dibocorkan oleh Mbah Tarni adalah penggunaan jenis garam tertentu. Ia menggunakan garam grasak atau ‘uyah grasak’ dan garam yang beryodium. Dari garam inilah disebut bisa menjadi kunci masir dan membantu proses pengawetan telur yang bisa bertahan 10 hari di suhu ruang.

    Pengeraman dan Pematangan

    Pengeraman juga menjadi kunci dalam memperoleh tekstur masir. Telur bebek yang sudah dilapisi adonan harus disimpan selama minimal 12 hari di tempat teduh, terhindar dari matahari langsung, dan lembab. Jika ditempatkan di tempat yang terpapar matahari langsung, maka akan menyebabkan hasil telur asin yang kering.

    Untuk mengatasi cuaca panas atau musim kemarau, Mbah Tarni memberikan solusi untuk menyemprot telur dengan air agar kondisi telur tetap lembab. Setelah pengeraman selesai, telur bebek yang berbalut adonan bata basah tersebut bisa dibersihkan dengan air biasa untuk menghilangkan sisa adonan yang menempel.

    Setelah bersih, telur dimasukkan ke tahap pematangan yang memakan waktu hingga 2,5 jam. Tahap pematangan ini dilakukan dengan cara mengukus telur-telur tersebut di satu wadah kukusan besar. Metode kukus diklaim menghasilkan telur asin yang lebih lezat ketimbang telur yang proses pematangannya direbus.

    Tips untuk Pemula

    Mbah Tarni mengingatkan pemula yang ingin membuat telur asin agar berhati-hati saat memasuki proses membalut telur dengan adonan batu bata. Kesalahan kecil bisa menyebabkan telur pecah dan menimbulkan kerugian.

    Untuk mengetahui kualitas telur asin, hanya bisa dicek saat telur bebek sudah matang dan dibelah. Selain itu, warna kuning telur juga menjadi indikator penting dalam menentukan kualitas produk. Dengan metode dan racikan khasnya, Sutarni berhasil mempertahankan kualitas telur asin buatannya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tikar Perang Pasar Durian: Indonesia vs Thailand

    By adm_imr16 Mei 20261 Views

    Keracunan MBG Menyerang 500 Siswa Klaten, Tambah Lagi 252 Siswa di Cakung

    By adm_imr16 Mei 20262 Views

    6 resep tahu gejrot lezat dan pedas, bikin ketagihan!

    By adm_imr16 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tips pilih omega-3 tanpa bau amis

    16 Mei 2026

    Ramalan Zodiak Besok 13 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

    16 Mei 2026

    Pelaku Pembunuhan Satpam Surabaya Ternyata Rekan Kerja Korban

    16 Mei 2026

    UB Malang bekerja sama dengan UNESCO untuk lindungi mata air dan bangun gerakan lingkungan kampus

    16 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?