Penangkapan Pelaku Curas Alfamart di Palangka Raya
Sebuah kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di gerai Alfamart Jalan Garuda, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, akhirnya berhasil diungkap oleh aparat kepolisian. Pria berinisial WP (22) ditangkap setelah melalui serangkaian penyelidikan lapangan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polresta Palangka Raya, Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah, dan Unit Reskrim Polsek Pahandut.
WP ditangkap di kawasan Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melakukan aksi kejahatannya. Barang bukti tersebut antara lain pakaian yang diperkirakan digunakan saat beraksi, helm, sandal, serta beberapa barang hasil kejahatan lainnya.
Kasus curas ini terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 23.03 WIB di sebuah gerai Alfamart. Dugaan sementara mengarah pada tindakan kriminal yang dilakukan secara terencana, sehingga memicu pengejaran oleh aparat kepolisian untuk menemukan pelaku.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil dari kerja keras dan pengawasan intensif terhadap keberadaan terduga pelaku. Meski belum ada informasi resmi tentang apakah WP terlibat dalam kasus serupa sebelumnya, polisi tetap memperhatikan kemungkinan adanya keterkaitan dengan tindakan kejahatan lainnya yang terjadi sejak tahun 2023.
Persiapan ASN di Tengah Ketidakpastian Pembukaan CPNS 2026
Di tengah ketidakpastian pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, Pemerintah Kota Palangka Raya mulai menyusun kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah awal persiapan. Hingga saat ini, pemerintah pusat masih menahan keputusan terkait jadwal resmi seleksi CPNS 2026.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) masih melakukan pemetaan kebutuhan serta menyusun prioritas formasi. Hal ini menyebabkan jadwal resmi seleksi belum dapat diumumkan secara pasti.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menjelaskan bahwa pengadaan CPNS sepenuhnya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan persiapan awal dengan menyusun kebutuhan PNS di kota.
Stabilisasi Harga Sembako Pasca-Lebaran
Harga sembako di Pasar Besar Palangka Raya, meski telah memasuki hari kelima usai Idul Fitri 1447 Hijriah, masih belum sepenuhnya stabil. Meski aktivitas pasar berjalan normal, beberapa komoditas masih mengalami penyesuaian harga setelah lonjakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran.
Beberapa bahan pokok utama seperti beras medium Rp14 ribu per kilogram, beras premium Rp17 ribu per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta minyak goreng Rp15.700 per liter terpantau belum mengalami perubahan berarti. Namun, kondisi berbeda terjadi pada komoditas cabai yang hingga kini masih bertahan di harga tinggi. Cabai merah besar dan cabai rawit hijau dijual sekitar Rp90 ribu per kilogram, sementara cabai rawit merah mencapai Rp110 ribu per kilogram.
Sinah, pedagang sayur di Pasar Besar, mengatakan bahwa tingginya harga cabai sudah terjadi sejak sebelum Lebaran dan belum menunjukkan tanda penurunan.
Kebakaran di Rumah Kosong Diduga Akibat Petasan
Rumah berbahan kayu di Jalan Matal Gang Sariau, Kota Palangka Raya, mengalami kebakaran pada Kamis (26/3/2026) sore. Api sempat membakar bagian depan hingga ruang dalam rumah sebelum berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.
Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong tanpa penghuni. Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian dinding kayu di lantai atas tampak menghitam dengan bekas jilatan api yang masih terlihat jelas di sisi depan bangunan.
Dugaan awal menyebutkan bahwa sumber api kemungkinan berasal dari luar bangunan, bukan dari instalasi listrik. Di sekitar rumah, bekas kapuk kasur terlihat berserakan di halaman depan, sementara sebagian dinding rumah tampak hitam akibat jilatan api.
Oleh-Oleh Khas Palangka Raya
Berkunjung ke Palangka Raya, banyak pilihan oleh-oleh berupa makanan olahan dan kerajinan lokal yang praktis dibawa. Pilihan tersebut terlihat dari produk yang paling banyak tersedia di sejumlah toko oleh-oleh, seperti olahan ikan, aneka keripik, hingga kerajinan berbahan rotan.
Produk olahan ikan seperti amplang dan camilan berbahan dasar ikan patin menjadi pilihan utama karena dinilai tahan lama dan mudah dibawa dalam perjalanan jauh. Produk ini dijual mulai Rp20 ribu per kemasan. Salah satunya adalah akar pinang ikan patin yang terbuat dari campuran tepung ketan, ikan patin, telur, bawang putih, mentega, dan garam, dengan cita rasa gurih khas.






