Rencana Pertemuan Aisha dan Ressa Rizky Rossano
Denada, seorang penyanyi senior, memiliki rencana untuk mempertemukan putrinya, Aisha Aurum, dengan Ressa Rizky Rossano. Saat ini, Ressa tinggal di Singapura dan masih menjalani berbagai agenda yang menghalangi rencana tersebut.
Rencana ini telah disampaikan oleh manajer Denada, Risna Ories. Dalam sebuah wawancara, Risna menceritakan bahwa Denada secara pribadi mengajak Ressa untuk berkunjung ke Singapura dan bertemu dengan Aisha. Ia menyebutkan bahwa Denada mengatakan, “ayo dong Ressa kita ke Singapur ketemu sama Aisha. Nggak papa mau lebaran kedua, ketiga, keempat boleh, ayo.”
Selain itu, Denada juga telah meminta izin kepada Ratih Puspita Dewi, yang merupakan tante dan ibu angkat Ressa. Ia meminta ijin agar Ressa bisa diajak ke Singapura untuk bertemu dengan Aisha. Risna menambahkan bahwa Denada mengatakan, “Dena juga ngomong Mbak Ratih gitu, boleh nggak ini si Ressa saya bawa ke sana, gitu.”
Meski begitu, pertemuan antara Ressa dan Aisha belum dapat terlaksana karena Ressa masih memiliki agenda yang harus diselesaikan. Risna menjelaskan bahwa Ressa sangat ingin bertemu dengan Aisha, tetapi ia sedang sibuk. “Ressa tentu sangat ingin. Karena Ressa kan ada agenda juga. Jadi ya mungkin nanti setelah agendanya dia selesai,” ujarnya.
Denada sendiri disebut telah menyiapkan segala keperluan Ressa untuk perjalanan ke Singapura. Risna menegaskan bahwa Denada akan menunggu sampai Ressa siap. “Pokoknya Dena nunggu Ressa, kapan Ressa bisa. Begitu Ressa bisa, udah disiapin sama Dena,” katanya.
Perkembangan Hubungan Denada dan Ressa
Polemik antara Denada dan Ressa berawal dari gugatan yang diajukan oleh Ressa. Sejak usia kurang dari 10 hari, Ressa diasuh oleh bibi Denada di Banyuwangi. Setelah merasa ditelantarkan, Ressa akhirnya muncul ke publik dengan menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur.
Setelah melalui konflik yang cukup panjang, Denada dan Ressa akhirnya bertemu dan sepakat untuk berdamai. Mereka bertemu dua kali, yaitu saat bulan Ramadhan dan berlanjut pada perayaan Lebaran Idul Fitri 2026. Dalam kedua kesempatan tersebut, mereka memilih bertemu secara personal tanpa kehadiran kuasa hukum masing-masing.
Tanggapan Kuasa Hukum Ressa
Ronald Armada, kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, mengakui adanya pertemuan antara kliennya dan Denada. Ia menyambut baik pertemuan yang berlangsung tanpa didampingi pengacara. “Saya menyambut baik ya Pertemuan terjadi tanpa kuasa hukum, hanya prinsipal yang berperkara saja,” kata Ronald dalam wawancara virtual.
Namun, Ronald tidak bisa memberikan detail isi pertemuan tersebut karena belum menerima penjelasan dari Ressa. “Tapi yang pasti pertemuan mereka terjadi karena adanya itikad baik. Pertemuan berlangsung tanpa membahas keinginan, jadi pure meluapkan rasa rindu saja,” ujarnya.
Ronald mengakui bahwa jika terjadi kesepakatan damai, pihaknya siap mencabut gugatan di Pengadilan Negeri Banyuwangi. “Kalau memang resmi sudah islah (berdamai), ada kesepakatan yang terjadi, pasti kok gugatan itu akan dicabut setelah ini. Karena kami menghormati kesepakatan yang terjadi,” jelasnya.
Saat ini, Ronald masih menunggu informasi lengkap dari Ressa dan kedua orang tua asuhnya untuk menentukan langkah berikutnya. “Nanti kami informasi lebih lanjut, apakah gugatan dicabut atau engga. Tapi kalau sudah islah pasti dicabut,” tambahnya.







