Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    7 Tips Mulai Freelance untuk Pemula, Kenali Passion dan Kemampuanmu

    3 April 2026

    Antrean Panjang di SPBU, DPRD Bone: BBM Tidak Langka, Penyebab Lain Terungkap

    3 April 2026

    Papan Reklame Roboh di Lamongan Ancam Warga, Polisi Tindak Lanjuti

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • 7 Tips Mulai Freelance untuk Pemula, Kenali Passion dan Kemampuanmu
    • Antrean Panjang di SPBU, DPRD Bone: BBM Tidak Langka, Penyebab Lain Terungkap
    • Papan Reklame Roboh di Lamongan Ancam Warga, Polisi Tindak Lanjuti
    • 5 Dampak AI yang Mengubah Dunia Investasi dan Keuangan Masa Depan
    • Penahanan PK Dkk Diperpanjang, Polres Belu Periksa Ulang Semua Saksi
    • Kandidat Kuat Berebut Kursi Ketua PKB Kabupaten Malang di Muscab 2026
    • Kapan Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026? Ini Niat dan Cara Lengkapnya!
    • 6 tanda ibu hamil obesitas, salah satunya gangguan tidur
    • Naik Dango Kalbar 2026: Tradisi Syukur yang Menyatukan Masyarakat
    • Prediksi Skor Uzbekistan vs Venezuela: Head-to-Head dan Statistik di FIFA Series 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Alasan Hendrik Irawan Batal Laporkan Netizen, Emosi Dihujat Flexing Rp6 Juta

    Alasan Hendrik Irawan Batal Laporkan Netizen, Emosi Dihujat Flexing Rp6 Juta

    adm_imradm_imr1 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Hendrik Irawan Membatalkan Rencana Laporan terhadap Netizen

    Hendrik Irawan, seorang mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akhirnya memilih jalan damai setelah sempat tersulut emosi akibat hujatan di media sosial. Meskipun awalnya berencana melaporkan netizen, ia kini secara resmi menyatakan tidak akan melanjutkan laporannya.

    Peristiwa ini bermula dari video joget dan klaim penghasilan Rp6 juta per hari yang viral di media sosial. Video tersebut menimbulkan kontroversi dan gelombang hujatan dari masyarakat. Hendrik mengaku bahwa niat awalnya melaporkan dua akun media sosial ke Polres Cimahi dipicu oleh kondisi psikologis yang sedang tidak stabil. Ia merasa terkejut karena video lama miliknya kembali viral dan memicu reaksi negatif.

    “Kemarin itu mungkin karena saya lagi tersulut emosi, dan kaget karena konten saya yang terdahulu, ada yang sudah 5 bulan diviralkan,” ujarnya di Desa Pangauban, Jumat (27/3/2026). Meskipun sempat diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polda Jawa Barat, Hendrik memilih untuk mengurungkan niat tersebut.

    Permohonan Maaf kepada Presiden Prabowo Subianto

    Selain membatalkan laporan, Hendrik juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menyadari bahwa konten flexing atau pamer penghasilan Rp6 juta sehari telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ia mengklarifikasi bahwa angka tersebut sebenarnya sesuai dengan petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN), namun menyesali cara penyampaiannya yang dianggap kurang bijak.

    “Saya mohon maaf kepada Presiden Prabowo Subianto kepada netizen. Silakan jika ada yang kecewa atau marah, saya memahami. Ini jadi pelajaran bagi saya,” tandas Hendrik.

    Isi Video Klarifikasi

    Dalam video klarifikasinya, Hendrik menjelaskan bahwa ia diberhentikan oleh Ibu Nani selaku Wakil Badan Gizi Nasional. Ia menyebutkan bahwa hujatan dan cacian dari netizen menyebabkan SPBG-nya ditutup. Selain itu, ia juga menyampaikan rasa prihatin atas nasib 150 relawan yang tidak bisa bekerja karena penutupan SPBG tersebut.

    Ia juga mengungkapkan bahwa aksi hujatan dan laporan dari netizen kepada BPN menyebabkan beberapa relawan tidak bisa melakukan produksi pada tanggal 31. Hendrik menyatakan bahwa ia tidak menyalahkan netizen, tetapi merasa sedih karena SPBG-nya harus ditutup sementara waktu.

    Sosok Hendrik Irawan

    Hendrik merupakan sosok yang cukup aktif di media sosial dalam mengampanyekan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di wilayah Kecamatan Batujajar, ia mengelola dapur SPPG dan sering membagikan aktivitas penyediaan makanan bergizi. Karena keaktifannya, ia kerap dijuluki netizen sebagai Hendrik MBG.

    Kontras dengan Aksi Haji Her di Pamekasan

    Di tengah sorotan terhadap Hendrik Irawan, aksi inspiratif justru datang dari CEO PT Bawang Mas Group, Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her. Sebagai sesama pengelola dapur SPPG di Pamekasan, Haji Her memilih fokus pada aksi bagi-bagi. Menjelang Idul Fitri, Haji Her menggelontorkan dana sebesar Rp45 miliar untuk santunan.

    4.000+ Anak Yatim mendapatkan Rp5 juta per orang. Warga miskin mendapatkan Rp1 juta per orang. Santunan diantarkan langsung ke rumah warga di 13 kecamatan tanpa dokumentasi berlebihan. “Saya memang memerintahkan untuk tidak ada dokumentasi. Biar semuanya berjalan natural,” kata Haji Her.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Antrean Panjang di SPBU, DPRD Bone: BBM Tidak Langka, Penyebab Lain Terungkap

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Viral Terpopuler: 4 Alasan Iran Kehilangan Harapan, Bos Pabrik Kirim 150 Karyawan Umroh

    By adm_imr3 April 20262 Views

    Strategi nasional jaga ketahanan energi dan hemat bahan bakar, masyarakat tenang

    By adm_imr3 April 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    7 Tips Mulai Freelance untuk Pemula, Kenali Passion dan Kemampuanmu

    3 April 2026

    Antrean Panjang di SPBU, DPRD Bone: BBM Tidak Langka, Penyebab Lain Terungkap

    3 April 2026

    Papan Reklame Roboh di Lamongan Ancam Warga, Polisi Tindak Lanjuti

    3 April 2026

    5 Dampak AI yang Mengubah Dunia Investasi dan Keuangan Masa Depan

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?