JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatat sebanyak 2.773.767 (2,77 juta) kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H+7 Idulfitri 1447H. Angka kumulatif tersebut merupakan hasil pemantauan arus lalu lintas sejak 11 Maret 2026 hingga 28 Maret 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa volume kendaraan tersebut dihimpun dari empat gerbang tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Realisasi ini mencapai 81,72% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali selama periode arus balik hingga akhir Maret.
“Dengan melihat lalu lintas harian hingga hari Sabtu [27/03/2026], Jasa Marga mencatat lalu lintas kembali ke Jabotabek yang tertinggi masih terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan 256.000 kendaraan atau meningkat 99% dibanding lalin normal. Mayoritas pemudik masih didominasi dari arah Timur [Trans Jawa dan Bandung] sebanyak 62,1%” kata Rivan dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Adapun, arus balik lebaran didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan total 1.306.467 kendaraan atau mencakup 47,1% dari keseluruhan volume lalin. Secara rinci, lalin dari Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 724.401 unit, melonjak 45,4% dari kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan dari arah Bandung via GT Kalihurip Utama tercatat sebanyak 582.066 unit atau meningkat 2,9%. Total pergerakan dari kedua gerbang tol di koridor Timur tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 22,8% dibandingkan lalu lintas harian normal.
“Berdasarkan data tersebut, Jasa Marga terus melakukan penguatan layanan di sejumlah ruas tol utama dengan mengoptimalkan operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional, serta memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan selama 24 jam,” ujarnya.
Kemudian, untuk arah Barat (Merak) volume kendaraan yang kembali melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 815.036 unit. Jumlah ini merepresentasikan 29,4% dari total arus balik, meski secara angka lebih rendah 1,4% dibandingkan dengan lalu lintas normal.
Dari arah Selatan (Puncak), Jasa Marga mencatat sebanyak 652.264 kendaraan atau 23,5% pemudik kembali melalui GT Ciawi. Volume kendaraan di jalur tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 3,1% jika disandingkan dengan kondisi lalu lintas normal harian.
“Selalu utamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lalintas one way dan contraflow sesuai diskresi Kepolisian, tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” jelasnya.
Khusus pada Sabtu (28/3/2026) atau H+7 JSMR volume harian mencapai 212.138 kendaraan atau naik 46,7% dari normal. Jasa Marga menyebut terdapat sekitar 249.000 kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada Minggu (29/3/2026) dengan lonjakan hingga 42,2%.
Dari prediksi hari Minggu tersebut, sekitar 91.000 kendaraan diperkirakan akan memadati GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa. Peningkatan tersebut diproyeksi mencapai 153,5% dibandingkan dengan lalu lintas normal di gerbang tol tersebut.
Strategi Pengelolaan Arus Lalu Lintas
Untuk memastikan kelancaran arus balik, Jasa Marga melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:
- Optimasi Operasional Gardu Tol – Memastikan semua gardu tol beroperasi maksimal dengan jumlah petugas yang cukup.
- Penyiapan Armada Layanan Jalan Tol – Menyediakan armada yang siap beroperasi untuk membantu pemudik yang mengalami kendala.
- Pengaturan Lalu Lintas Situasional – Melakukan penyesuaian pengaturan lalu lintas sesuai dengan kondisi terkini.
- Kesiapsiagaan Petugas 24 Jam – Menjamin adanya petugas di setiap titik penting untuk memberikan bantuan dan informasi kepada pengguna jalan.
Perkembangan Arus Balik Berdasarkan Wilayah
Beberapa wilayah utama yang menjadi fokus pengawasan Jasa Marga adalah:
- Arus Balik dari Timur (Trans Jawa dan Bandung)
- GT Cikampek Utama: 724.401 kendaraan, naik 45,4% dari normal.
- GT Kalihurip Utama: 582.066 kendaraan, naik 2,9% dari normal.
Total pertumbuhan: 22,8% dibanding lalu lintas harian normal.
Arus Balik dari Barat (Merak)
- GT Cikupa: 815.036 kendaraan, mewakili 29,4% dari total arus balik.
Volume ini sedikit lebih rendah 1,4% dari lalu lintas normal.
Arus Balik dari Selatan (Puncak)
- GT Ciawi: 652.264 kendaraan, mewakili 23,5% dari total arus balik.
- Pertumbuhan: 3,1% dibanding lalu lintas normal.
Rekomendasi Keselamatan Berkendara
Jasa Marga juga memberikan beberapa rekomendasi agar para pemudik dapat berkendara dengan aman, terutama di jalur yang menggunakan sistem one way dan contraflow:
- Ikuti Aturan Jalur One Way – Lajur kanan dan bahu jalan tidak boleh digunakan untuk mendahului.
- Gunakan Lajur Kiri Saat Melambat – Untuk menjaga keselamatan bersama dan menghindari kemacetan.
- Disiplin dalam Berkendara – Tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman antar kendaraan.
Prediksi Volume Kendaraan di Akhir Maret
Berdasarkan data yang dikumpulkan, volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek terus meningkat hingga akhir Maret. Pada hari Minggu (29/3/2026), diperkirakan sekitar 249.000 kendaraan kembali ke wilayah tersebut dengan lonjakan hingga 42,2%. Sementara itu, GT Cikampek Utama diperkirakan akan ramai dengan sekitar 91.000 kendaraan dari arah Trans Jawa, naik 153,5% dari lalu lintas normal.







