Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Tidak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol Piala Dunia 2026

    31 Mei 2026

    3 Film Ji Chang Wook yang Sukses Jutaan Penonton, Termasuk Colony!

    31 Mei 2026

    Liburan Seru dan Edukatif di Taman Burung Singapura

    31 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 31 Mei 2026
    Trending
    • Tidak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol Piala Dunia 2026
    • 3 Film Ji Chang Wook yang Sukses Jutaan Penonton, Termasuk Colony!
    • Liburan Seru dan Edukatif di Taman Burung Singapura
    • Ayu Ting Ting Kocak Rekam Wartawan Saat Idul Adha: “Gua Rekam Ah, Biar Masuk Info Depok”
    • Keluhan Tukang Tahu Banyuwangi: Harga Kedelai Naik Akibat Rupiah Melemah
    • Insentif EV Ditunda, Industri Otomotif Khawatir Konsumen Tunda Beli
    • Tragis, Pria di Lombok Barat Tewas Dihakimi Massa Usai Diduga Mencuri, Video Penganiayaan Viral
    • 8 Aturan Pembagian Daging Kurban yang Benar Sesuai Syariat Islam
    • Misteri Perut Besar Santriwati Pekalongan Saat Magrib
    • Berapa Berat Daging yang Boleh Dikonsumsi? Jangan Salah Catat!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Mencicipi Sate Klathak Pak Pong, Kuliner Legendaris Bantul

    Mencicipi Sate Klathak Pak Pong, Kuliner Legendaris Bantul

    adm_imradm_imr6 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Perkembangan Sate Klathak Pak Pong

    Sate Klathak Pak Pong adalah salah satu kuliner legendaris yang telah berdiri selama hampir 30 tahun. Pendirinya, Dzakiron, menceritakan bagaimana usaha ini dimulai dari nol. Awalnya, ia membangun warung kecil dan sederhana pada tahun 1997. Bahkan, sebelum memiliki tempat tetap, ia sempat mengontrak kios-kios untuk menjual makanan.

    Penamaan “Sate Klathak Pak Pong” tidak dilakukan secara asal-asalan. Nama tersebut berasal dari kisah keluarga Dzakiron. Ia sering bangun tidur sampai siang hari, sehingga orang-orang menyebutnya “Jempong”. Dari sana, nama itu menjadi panggilan akrab dan akhirnya menjadi merek usaha yang sukses hingga saat ini.

    Meskipun sate klathak sendiri sudah ada sejak nenek moyang, Dzakiron berhasil melestarikan dan mengembangkan resep turun temurun. Menurutnya, tidak ada resep khusus yang dibuat sendiri. Semua resep berasal dari generasi sebelumnya, terutama dari kakeknya. Hal ini membuat rasa sate klathak tetap autentik dan unik.

    Di dalam menu Sate Klathak Pak Pong, terdapat berbagai pilihan hidangan seperti sate klathak, sate kecap, tongseng, tengkleng, dan lainnya. Harga per porsi berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp37 ribu. Setiap hari, Dzakiron bisa menyembelih sekitar 30 domba untuk memenuhi permintaan konsumen di tiga cabang usahanya.

    Namun, pada momen Lebaran 2026, daya beli konsumen menurun drastis. Menurut Dzakiron, penjualan per hari hanya mencapai sekitar 50-an domba, jauh lebih sedikit dibandingkan Lebaran tahun lalu yang mencapai 70-an domba. Ia belum dapat memastikan penyebab penurunan ini, namun diperkirakan karena semakin banyaknya penjual kuliner serupa serta liburan akhir tahun 2025 yang masih dekat dengan Lebaran 2026.

    Stok Domba dan Kebijakan Ekspansi

    Meskipun penjualan menurun, pasokan domba untuk kebutuhan produksi masih aman. Saat ini, stok domba disuplai dari Jawa Tengah, khususnya dari Temanggung dan Wonosobo. Dzakiron mengatakan bahwa daerah Yogyakarta tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, sehingga perlu pengadaan dari luar daerah.

    Sejauh ini, pihaknya belum berencana melakukan ekspansi ke luar Daerah Istimewa Yogyakarta. Dzakiron ingin menjaga keaslian produk dan memastikan wisatawan yang ingin mencoba Sate Klathak Pak Pong langsung datang ke Bantul. Meski sering mendapatkan tawaran untuk membuka cabang di luar Jogja, ia tetap berpegang pada prinsip bahwa Sate Klathak Pak Pong harus tetap berada di Yogyakarta.

    Pengembangan usaha juga didukung oleh tim yang cukup besar. Saat ini, Sate Klathak Pak Pong memiliki lebih dari 100 karyawan yang bekerja di tiga cabang. Dzakiron mengakui bahwa usaha ini tidak hanya menjadi sumber rezeki bagi dirinya sendiri, tetapi juga memberikan peluang kerja bagi banyak orang.

    Dengan rasa yang khas dan sejarah yang panjang, Sate Klathak Pak Pong terus bertahan sebagai salah satu ikon kuliner Yogyakarta. Meski menghadapi tantangan pasar, Dzakiron tetap optimis dan berkomitmen untuk menjaga kualitas serta tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berapa Berat Daging yang Boleh Dikonsumsi? Jangan Salah Catat!

    By adm_imr31 Mei 20261 Views

    Resep Sate Maranggi Sapi Empuk untuk Idul Adha 2026, Lengkap dengan Sambal Oncom

    By adm_imr31 Mei 20261 Views

    18 tradisi unik Idul Adha dari henna hingga parade kuda di berbagai negara

    By adm_imr31 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tidak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol Piala Dunia 2026

    31 Mei 2026

    3 Film Ji Chang Wook yang Sukses Jutaan Penonton, Termasuk Colony!

    31 Mei 2026

    Liburan Seru dan Edukatif di Taman Burung Singapura

    31 Mei 2026

    Ayu Ting Ting Kocak Rekam Wartawan Saat Idul Adha: “Gua Rekam Ah, Biar Masuk Info Depok”

    31 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?