Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Moto3 Italia 2026, Momentum Emas Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello

    27 Mei 2026

    Tips menghadapi pemadaman listrik akibat blackout dengan aman

    27 Mei 2026

    Legasi Pemimpin Dua Benua, Tuanta Salamaka untuk Peradaban

    27 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 27 Mei 2026
    Trending
    • Moto3 Italia 2026, Momentum Emas Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello
    • Tips menghadapi pemadaman listrik akibat blackout dengan aman
    • Legasi Pemimpin Dua Benua, Tuanta Salamaka untuk Peradaban
    • Ini yang Terjadi pada Tubuh Atlet Setelah Berhenti Merokok
    • 12 Makanan Khas Kalimantan Barat yang Menggugah Selera
    • Kakanwil Kemenhaj Kalsel H Eddy Khairani Ungkap Perjuangan Petugas Haji dalam Mengawal Jemaah Lansia
    • Film Pesta Babi Viral di YouTube, Ditonton 1,5 Juta Kali dalam Sehari
    • UEA Bergabung dengan Arab dan Qatar Minta Trump Berhentikan Perang dengan Iran
    • BrightspotCITY 2026 Siap Berlangsung, Undang Semua Hadir
    • Honda CRF 150L Tampil Gahar di Medan Off-Road, Cek Spesifikasi dan Harga Terbaru
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Iran Ancam Serang Pusat Data AI Nilai Rp509 Triliun Milik Nvidia dan Cisco

    Iran Ancam Serang Pusat Data AI Nilai Rp509 Triliun Milik Nvidia dan Cisco

    adm_imradm_imr11 April 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah mengumumkan ancaman serius terhadap infrastruktur teknologi yang ada. Ancaman ini menunjukkan adanya pergeseran strategis dalam konflik geopolitik yang melibatkan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Israel.

    Dalam sebuah video yang dirilis pada 3 April 2026, Juru bicara IRGC Brigadir Jenderal Ebrahim Zolfaghari menyatakan rencana penghancuran total terhadap sejumlah fasilitas strategis milik AS dan Israel. Salah satu target utama yang disebut adalah pusat data AI Stargate di Abu Dhabi, yang bernilai US$30 miliar atau sekitar Rp509 triliun. Proyek raksasa ini merupakan kolaborasi antara perusahaan teknologi ternama seperti Nvidia, OpenAI, Cisco, Oracle, SoftBank, serta G42, perusahaan AI asal Uni Emirat Arab (UEA).

    Ancaman ini muncul setelah laporan mengenai kerusakan pada beberapa pusat data Amazon Web Services (AWS) di Bahrain dan UEA akibat serangan fisik. Eskalasi situasi ini semakin memperburuk tensi setelah Presiden AS Donald Trump memberi peringatan tentang potensi serangan terhadap pembangkit listrik di Iran.

    “Stargate merupakan target sah sebagai balasan atas tindakan Amerika,” ujar Zolfaghari dalam pernyataannya. Pernyataan tersebut disertai dengan tayangan video yang menampilkan citra satelit lokasi pusat data serta wajah-wajah pemimpin perusahaan teknologi besar dari AS.

    Pusat data Stargate ditempatkan sebagai klaster komputasi AI terbesar di luar Amerika Serikat. Tahap awal proyek ini ditargetkan menghasilkan daya 200MW pada 2026 dan akan berkembang hingga kapasitas 1GW untuk mendukung ambisi UEA menjadi pemimpin AI global pada 2031.

    Beberapa kanal Telegram yang terafiliasi dengan IRGC merilis daftar 18 perusahaan yang dianggap sebagai target, termasuk Microsoft, Google, Meta, Apple, Intel, Tesla, dan Boeing. Perusahaan-perusahaan ini dituduh memfasilitasi operasi militer dan intelijen melalui teknologi informasi dan kecerdasan artifisial.

    Analis dari Carnegie Endowment for International Peace, Sam Winter-Levy, mengatakan bahwa Iran sedang berupaya menaikkan beban biaya ekonomi bagi AS dan negara Teluk. Tujuannya adalah untuk memaksa penghentian operasi militer di kawasan tersebut melalui tekanan pada sektor industri teknologi.

    “Iran mencoba menyerang jantung simbolis kerja sama ekonomi antara AS dan kawasan Teluk,” kata Winter-Levy. Menurutnya, pusat data merupakan “target lunak” yang sangat rentan karena ketergantungan tinggi pada pasokan energi dan pendinginan yang stabil.

    Kerusakan fisik pada infrastruktur cloud komersial kini bukan lagi sekadar risiko teoritis. AWS sebelumnya telah mengonfirmasi adanya kerusakan pada dua fasilitas di UEA dan satu di Bahrain akibat serangan pesawat nirawak (drone) yang terjadi pada awal Maret.

    Gangguan pada pusat data di kawasan Teluk dapat berdampak sistemik pada berbagai sektor bisnis seperti perbankan, logistik, dan layanan digital. Investor dan dewan direksi perusahaan kini dipaksa untuk menghitung ulang premi risiko investasi di hub teknologi Timur Tengah.

    Pakar keamanan teknologi independen Lukasz Olejnik mengatakan bahwa perencana infrastruktur dan perusahaan asuransi harus memperlakukan ancaman ini sebagai kemungkinan nyata. Jika serangan terus berlanjut, posisi negara-negara Teluk sebagai rumah data global yang aman akan sulit dipertahankan.

    Secara geopolitik, Stargate bukan hanya aset ekonomi tetapi juga simbol dominasi teknologi AS di kancah global. Departemen Perdagangan AS sebelumnya membingkai proyek ini sebagai langkah krusial untuk memastikan kepemimpinan komputasi Barat di luar wilayah domestik.

    Skenario masa depan menunjukkan bahwa negara-negara Teluk kemungkinan akan mempercepat penggelaran sistem pertahanan udara di sekitar zona teknologi. Namun, risiko ketidakpastian yang berkepanjangan dapat mendorong firma teknologi Barat untuk mempertimbangkan kembali ekspansi mereka di wilayah tersebut.

    Sejauh ini, otoritas UEA dan perusahaan terkait terus memantau perkembangan situasi keamanan. Meskipun ada ancaman, visi jangka panjang untuk menjadikan kawasan ini sebagai hub AI netral tetap menjadi prioritas ekonomi utama bagi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    BrightspotCITY 2026 Siap Berlangsung, Undang Semua Hadir

    By adm_imr27 Mei 20262 Views

    Penguatan Digital Branding Bank BJB Meraih Penghargaan Digital Brand 2026

    By adm_imr27 Mei 20261 Views

    Tidak Perlu Mahal, 5 HP Kamera Terbaik Ini Bisa Buat Konten Viral

    By adm_imr26 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Moto3 Italia 2026, Momentum Emas Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello

    27 Mei 2026

    Tips menghadapi pemadaman listrik akibat blackout dengan aman

    27 Mei 2026

    Legasi Pemimpin Dua Benua, Tuanta Salamaka untuk Peradaban

    27 Mei 2026

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Atlet Setelah Berhenti Merokok

    27 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?