Penurunan Performa Arsenal dan Momentum Manchester City di Akhir Musim
Arsenal, yang sebelumnya tampil stabil di awal musim, kini menghadapi penurunan drastis dalam performa. Dalam enam pertandingan terakhir, tim asuhan Mikel Arteta telah menelan empat kekalahan. Hal ini berbanding terbalik dengan awal musim mereka yang sangat kuat, di mana dalam 49 pertandingan pertama, hanya tiga kali kalah.
Kekalahan terbaru Arsenal terjadi saat menghadapi Manchester City dalam laga yang berjalan intens dan terbuka. Meskipun mampu mengimbangi City, Arsenal akhirnya kalah 1-2, dengan gol kemenangan yang dicetak oleh Erling Haaland. Gol tersebut memperkuat status Haaland sebagai “momok” bagi lini belakang The Gunners.
Kekalahan ini tidak hanya membuat Arsenal kehilangan tiga poin, tetapi juga memperlihatkan kontras mencolok antara performa kedua tim di fase krusial musim ini. Sebelumnya, Arsenal juga kalah dari Bournemouth dan mengalami beberapa kekalahan lainnya di berbagai kompetisi. Kini, mereka mencatat empat kekalahan dalam enam pertandingan terakhir, angka yang sangat kontras dibandingkan performa sebelumnya.
Enam Laga Terakhir Arsenal
- Kekalahan Final Carabao Cup: 2-0 vs Man City
- Kekalahan 8 Besar Piala FA: 2-1 vs Southampton
- Menang Leg 1 8 Besar UCL: 0-1 vs Sporting CP
- Kekalahan Liga Inggris: 1-2 vs Bournemouth
- Imbang Leg 2 8 Besar UCL: 0-0 vs Sporting CP
- Kekalahan Liga Inggris: 2-1 vs Man City
Tren negatif ini semakin diperparah dengan rekor negatif lainnya: Arsenal kini mencatat empat kekalahan beruntun di ajang domestik (liga dan piala). Ini sesuatu yang belum pernah terjadi di era Arteta, bahkan terakhir kali dialami klub pada Maret 2018, seperti dicatat Opta.
Di sisi lain, Manchester City justru menunjukkan tren sebaliknya. Tim asuhan Pep Guardiola semakin solid di momen penentuan. Mereka kini berada hanya tiga poin di belakang Arsenal (70 poin) dan masih memiliki satu laga tunda melawan Burnley—yang berpotensi membawa mereka ke puncak klasemen dalam hitungan hari.
Momentum apik Man City di akhir musim ini juga didukung performa individu luar biasa, terutama Erling Haaland yang mencetak gol kemenangan. Haaland kini telah terlibat langsung dalam 30 gol di Premier League musim ini, menjadikannya pemain pertama yang mencapai angka tersebut musim ini.
Statistik Penting
- Haaland telah mencetak enam gol dalam delapan pertemuan liga melawan Arsenal.
- Ia hanya kalah dari Sergio Agüero (8 dalam 15 pertandingan) dan Kevin De Bruyne (8 dalam 16 pertandingan) dalam pertandingan Liga Premier antara Arsenal dan Manchester City.
- Data dari Squawka menyebutkan bahwa Manchester City dikenal sangat kuat di fase akhir musim. Di bawah Guardiola, bulan April menjadi periode terbaik mereka dengan rata-rata poin tertinggi dan persentase kemenangan mencapai 80 persen.
- Dalam sembilan pertemuan antara tim peringkat pertama dan kedua sejak 2020, tim peringkat kedua justru lebih sering menang.
- Pep Guardiola memiliki rekor sempurna saat menghadapi tim pemuncak klasemen di Liga Inggris, ketika timnya Manchester City memulai laga di posisi kedua. Guardiola menang 4 kali dari 4 pertandingan dalam situasi tersebut. Rekor itu menyamai legenda Alex Ferguson sebagai yang terbanyak dalam sejarah kompetisi (manajer posisi 2 mengalahkan posisi 1).
Tabel Klasemen Sementara
| Klub | M | S | K | GM | GK | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Arsenal | 33 | 21 | 7 | 5 | 63 | 26 | 37 |
| Man. City | 32 | 20 | 7 | 5 | 65 | 29 | 36 |
| Manchester United | 33 | 16 | 10 | 7 | 58 | 45 | 13 |
| Aston Villa | 33 | 17 | 7 | 9 | 47 | 41 | 6 |
| Liverpool | 33 | 16 | 7 | 10 | 54 | 43 | 11 |
| Chelsea | 33 | 13 | 9 | 11 | 53 | 42 | 11 |
| Brentford | 33 | 13 | 9 | 11 | 48 | 44 | 4 |
| Bournemouth | 33 | 11 | 15 | 7 | 50 | 50 | 0 |
| Brighton | 33 | 12 | 11 | 10 | 45 | 39 | 6 |
| Everton | 33 | 13 | 8 | 12 | 40 | 39 | 1 |
| Sunderland | 33 | 12 | 10 | 11 | 36 | 40 | -4 |
| Fulham | 33 | 13 | 6 | 14 | 43 | 46 | -3 |
| Crystal Palace | 31 | 11 | 9 | 11 | 35 | 36 | -1 |
| Newcastle | 33 | 12 | 6 | 15 | 46 | 49 | -3 |
| Leeds United | 33 | 9 | 12 | 12 | 42 | 49 | -7 |
| Nottm Forest | 33 | 9 | 9 | 15 | 36 | 45 | -9 |
| West Ham | 32 | 8 | 8 | 16 | 40 | 57 | -17 |
| Tottenham | 33 | 7 | 10 | 16 | 42 | 53 | -11 |
| Burnley | 33 | 4 | 8 | 21 | 34 | 67 | -33 |
| Wolves | 33 | 3 | 8 | 22 | 24 | 61 | -37 |
Dengan lima laga tersisa, persaingan belum selesai. Namun jika melihat arah momentum, Arsenal kini menghadapi ancaman nyata kehilangan trofi. Ya, trofi yang sudah di depan mata bisa kembali melayang gegara rentetan hasil buruk, sementara Manchester City bersiap mengulang cerita lama—menyalip di tikungan terakhir.







