Tren Kencan di Tahun 2026 yang Perlu Diketahui
Tren kencan terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup. Di tahun 2026, banyak tren baru muncul yang mencerminkan dinamika hubungan romantis. Beberapa dari tren tersebut justru memiliki sisi negatif atau toksik. Berikut adalah delapan tren kencan yang menjadi sorotan di tahun ini.
1. Status Flexing
Status flexing merupakan salah satu tren kencan yang menunjukkan keinginan seseorang untuk menjalani hubungan yang lebih eksklusif secara terbuka. Tren ini memberikan transparansi mengenai tujuan seseorang dalam berkencan. Hal ini bisa menjadi langkah positif karena memungkinkan kedua belah pihak saling memahami harapan masing-masing.
2. ChemRIZZtry

ChemRIZZtry merujuk pada ketertarikan yang tiba-tiba terhadap seseorang, biasanya disebabkan oleh karisma atau rizz yang dimiliki. Menurut data dari aplikasi kencan Plenty of Fish, hampir satu dari empat pengguna pernah mengalami chemRIZZtry dengan orang yang mereka temui melalui platform tersebut. Tren ini menunjukkan bahwa daya tarik tidak selalu berasal dari penampilan fisik, tetapi juga dari cara seseorang bersikap dan berinteraksi.
3. Ghostlighting

Ghostlighting adalah kombinasi antara ghosting dan gaslighting. Ini terjadi ketika seseorang menghilang tanpa kabar dari pasangan kencannya, lalu kembali dan berusaha memulai obrolan seperti tidak ada yang terjadi. Ketika korban menegur, pelaku tidak hanya mengelak, tetapi juga mencoba memanipulasi pikiran korban agar percaya bahwa kejadian ghosting tidak pernah terjadi. Tren ini sangat toksik dan dapat menyebabkan rasa tidak aman serta kebingungan.
4. Love Lore-ing

Love lore-ing merujuk pada situasi di mana seseorang berkencan untuk melihat bagaimana alur cerita dari hubungan yang dijalaninya. Bukan karena ketertarikan awal, tetapi karena ingin melihat bagaimana perasaan cinta berkembang seiring aktivitas bersama. Tren ini menekankan pentingnya proses dan pengalaman dalam membentuk hubungan yang lebih dalam.
5. Curveball-Crushing

Curveball-crushing menggambarkan situasi di mana seseorang ingin berkencan dengan orang yang tidak termasuk dalam tipe idealnya. Tren ini menekankan kemampuan pasangan kencan dalam membuat seseorang merasa aman dan bahagia. Dengan demikian, seseorang tidak hanya mencari kesesuaian fisik, tetapi juga kenyamanan emosional.
6. Monkey Barring

Monkey barring adalah tren yang cukup toksik, di mana seseorang masih dalam hubungan asmara dengan orang lain, namun berusaha mencari pasangan baru. Pelaku monkey barring hanya akan melepaskan pasangannya jika sosok yang mereka incar bersedia menjalin hubungan dengannya. Tren ini bisa menyebabkan konflik dan kerusakan dalam hubungan yang sudah ada.
7. Friendfluence

Friendfluence menjadi tren yang semakin diminati di tahun 2026. Istilah ini merujuk pada situasi di mana seseorang menemukan tambatan hati melalui bantuan teman. Teman tidak hanya bertindak sebagai mak comblang, tetapi juga turut menilai kecocokan dan menyeleksi calon pasangan. Tren ini menunjukkan bahwa persahabatan bisa menjadi jalan menuju hubungan romantis yang sehat.
8. True Casting

True casting mengedepankan autentisitas dalam berkencan. Seseorang menunjukkan sisi diri yang apa adanya, bukan berpura-pura untuk menarik perhatian calon pasangan. Tren ini membantu membangun hubungan yang lebih jujur dan memperluas peluang untuk menciptakan hubungan romantis yang sehat.
Itulah beberapa tren kencan di tahun 2026 yang patut diketahui. Setiap tren memiliki dampak yang berbeda-beda, baik positif maupun toksik. Pemahaman tentang tren ini bisa membantu seseorang dalam memilih cara berkencan yang sesuai dengan nilai dan kebutuhan mereka.







