Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Menjaga Senyum di Luar Jam Kerja: Seni Merawat Keseimbangan Hidup

Menjaga Senyum di Luar Jam Kerja: Seni Merawat Keseimbangan Hidup

26 October 2026
Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Menyala

Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Menyala

26 October 2026
Seni Mengendalikan Kebisingan Kerja Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental

Seni Mengendalikan Kebisingan Kerja Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental

26 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Monday, 26 October 2026
Trending
  • Menjaga Senyum di Luar Jam Kerja: Seni Merawat Keseimbangan Hidup
  • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Menyala
  • Seni Mengendalikan Kebisingan Kerja Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental
  • Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier
  • Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern
  • Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan
  • Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Segar dan Bervolume di Iklim Tropis
  • Trik Menabung Cerdas yang Sering Terabaikan untuk Membangun Keuangan Keluarga yang Stabil
  • Seni Memilih Bahan Pangan Segar di Pasar Tradisional Agar Masakan Rumahan Selalu Lezat
  • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Perubahan Musim Pancaroba
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Wisata»Kemenpar Bantah Overcapacity Bali, Hadapi Tantangan Tarik Wisatawan Australia

Kemenpar Bantah Overcapacity Bali, Hadapi Tantangan Tarik Wisatawan Australia

adm_imradm_imr2 May 20263 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tantangan dan Strategi Indonesia dalam Menarik Turis Australia

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengungkap sejumlah tantangan utama yang dihadapi Indonesia dalam menarik turis dari Australia. Meski demikian, pemerintah tetap yakin bahwa Bali masih menjadi destinasi favorit yang siap menjaga daya saing melalui peningkatan kualitas pariwisata.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyebutkan tiga tantangan utama yang sedang dibenahi oleh pemerintah. Pertama adalah keterbatasan konektivitas udara dan harga tiket internasional yang masih tinggi. Kedua, persepsi terhadap kualitas dan kebersihan di sebagian destinasi. Ketiga, inkonsistensi standar layanan antar destinasi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah saat ini tengah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk maskapai, pemerintah daerah, hingga pelaku industri pariwisata. Fokusnya bukan hanya pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas wisata.

Menanggapi isu kemacetan, sampah, keamanan, serta overcapacity di Bali, Ayu Marthini menilai narasi tersebut perlu diluruskan. Ia menegaskan bahwa Bali bukanlah overcapacity, melainkan over-concentration. Turis terlalu terkonsentrasi di kawasan selatan, sementara Bali Utara, Timur, dan Barat masih sangat longgar dan siap menyerap lebih banyak kunjungan.

Karena itu, Kemenpar menjalankan program 3B, yakni Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi, untuk mendorong distribusi turis agar lebih merata, sekaligus menjaga kualitas pengalaman berlibur. Ia juga mengajak turis Australia menjelajahi sisi lain Bali yang dinilai masih tenang, autentik, dan belum banyak tersentuh wisata massal.

“Bali yang sesungguhnya masih ada. Kami mengundang turis untuk menjelajahinya dengan tetap menghormati adat istiadat dan menjaga lingkungan,” kata Ayu Marthini.

Selain itu, program Bali and Beyond juga terus didorong agar turis asing, termasuk dari Australia, mau melanjutkan perjalanan ke destinasi lain seperti Danau Toba, Belitung, Borobudur, Bromo, Lombok, Labuan Bajo, Wakatobi, Morotai, Likupang, Raja Ampat, hingga destinasi regeneratif seperti Jakarta dan Kepulauan Riau.

Fokus pada Wisatawan Berkualitas

Ayu Marthini mengakui pasar Australia merupakan salah satu kontributor utama bagi sektor pariwisata Bali. Namun, pemerintah kini mengarahkan strategi baru yang menitikberatkan pada kualitas kunjungan, bukan sekadar volume turis.

“Kami ingin turis Australia tinggal lebih lama, membelanjakan lebih banyak, serta menghargai budaya dan lingkungan Indonesia. Spending per kunjungan yang tinggi jauh lebih berkelanjutan dibanding angka kunjungan besar semata,” jelasnya.

Jika terjadi pergeseran pasar Australia, dampaknya tentu bisa dirasakan hotel, maskapai, hingga pelaku usaha wisata di Bali. Oleh karena itu, diversifikasi pasar dan peningkatan kualitas turis menjadi langkah penting.

Sementara itu, terkait perubahan preferensi turis Australia yang mulai melirik destinasi lain seperti Jepang, Ayu Marthini menilai fenomena ini merupakan kombinasi tren musiman dan perubahan jangka panjang.

“Dalam jangka pendek ini musiman. Tapi dalam jangka panjang, ini pengingat bahwa preferensi turis makin kompleks dan berbasis pengalaman unik,” tuturnya.

Hal inilah yang membuat strategi pemasaran Indonesia kini diarahkan ke konsep experience-based tourism dan high-value tourism.

“Target kami bukan turis yang datang karena murah, tetapi yang datang karena Indonesia menawarkan koneksi autentik dengan budaya lokal, pengalaman alam yang tak tertandingi, dan perjalanan yang bermakna,” ujar Ayu Marthini.

Destinasi Prioritas untuk Pasar Australia

Selain Bali, Kemenpar saat ini memprioritaskan promosi empat destinasi unggulan ke pasar Australia, yakni Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Lombok, Yogyakarta, dan Danau Toba.

Labuan Bajo diposisikan sebagai destinasi nature tourism dan premium experience melalui wisata Taman Nasional Komodo, serta sailing trip. Mandalika ditawarkan sebagai alternatif Bali dengan konsep serenity dan sport tourism.

Sementara Yogyakarta menonjolkan pengalaman budaya mendalam, serta Danau Toba yang menawarkan geopark dan heritage tourism dengan panorama alam.

Tak hanya itu, pemerintah juga saat ini mendorong produk wisata minat khusus, seperti marine tourism, wellness tourism, gastro tourism, seni budaya, hingga MICE (meeting, incentive, conference, and events).

“Diversifikasi ini penting untuk memberi turis Australia lebih banyak pilihan, sekaligus mengurangi tekanan konsentrasi wisatawan di Bali secara berkelanjutan,” pungkas Ayu Marthini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

InJourney hadirkan promo liburan lengkap di ASTINDO Travel Fair 2026

By adm_imr25 August 20266 Views

10 Contoh Laporan Perjalanan Menarik ke Bengkulu dengan Kalimat Efektif dan Metafora

By adm_imr25 August 20261 Views

Jadwal Kapal Pelni Makassar-Surabaya Agustus 2026 & Cara Pesan Tiket

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Menjaga Senyum di Luar Jam Kerja: Seni Merawat Keseimbangan Hidup

Menjaga Senyum di Luar Jam Kerja: Seni Merawat Keseimbangan Hidup

26 October 2026
Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Menyala

Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Menyala

26 October 2026
Seni Mengendalikan Kebisingan Kerja Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental

Seni Mengendalikan Kebisingan Kerja Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental

26 October 2026
Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier

Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier

25 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?