Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    11 Kebiasaan yang Mengungkap Kecerdasan dan Kepribadian Lemah, Menurut Psikologi

    5 Mei 2026

    4 Alasan Mobil Listrik Mati dan Cara Menghindarinya

    5 Mei 2026

    Pembatalan Keberangkatan KA Singasari, Penumpang Dapat Refund Tiket di Stasiun Blitar

    5 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 5 Mei 2026
    Trending
    • 11 Kebiasaan yang Mengungkap Kecerdasan dan Kepribadian Lemah, Menurut Psikologi
    • 4 Alasan Mobil Listrik Mati dan Cara Menghindarinya
    • Pembatalan Keberangkatan KA Singasari, Penumpang Dapat Refund Tiket di Stasiun Blitar
    • Mimpi Terwujud: Ketekunan Menabung dan Manfaat Subsidi
    • Tersangka Penembakan Makan Malam Gedung Putih Didakwa Ingin Bunuh Trump, Terancam Hukuman Mati
    • Mobil Lexus Warga Surabaya Ditarik Paksa oleh Debt Collector
    • MTI Minta Perbaikan Sistematis Pasca Tabrakan Kereta Bekasi
    • KRL Tabrak KA Argo Bromo Anggrek, 7 Tewas dan Puluhan Luka di Bekasi Timur
    • Puasa 9 Hari Sebelum Idul Adha 1447 H, Ajaran dan Manfaatnya
    • Jika Anda Tidak Tahan dengan Suara Berisik Saat Mengunyah, Ini 8 Ciri Sensitif yang Dimiliki
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Wisata»Mimpi Terwujud: Ketekunan Menabung dan Manfaat Subsidi

    Mimpi Terwujud: Ketekunan Menabung dan Manfaat Subsidi

    adm_imradm_imr5 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kehidupan Jemaah Haji yang Menabung dengan Ketekunan

    Menabung selama bertahun-tahun adalah langkah awal bagi banyak orang untuk menunaikan ibadah haji. Namun, sering kali jumlah tabungan tersebut tidak cukup untuk menutupi seluruh biaya yang terus meningkat. Di sinilah peran pengelolaan dana haji menjadi penting, karena bisa membantu mengurangi beban finansial jemaah.

    Di Panjatan, Kulon Progo, kebiasaan menabung telah dijaga dalam waktu yang sangat lama. Mbah Kasidah, 75 tahun, menjalani hari-harinya dengan berjualan tempe di pasar. Tanpa kios, hanya lapak beralas karung di lantai semen. Tempe yang dijual dibuat sendiri, dibungkus daun pisang, lalu dibawa setiap pagi. “Saya sudah 40-an tahun berjualan tempe sejak awal menikah,” katanya.

    Keinginan untuk menunaikan ibadah haji muncul sejak usia 35 tahun. Sejak itu ia mulai menyisihkan penghasilan. Tidak besar, tidak pasti, tetapi terus dilakukan. Sekitar 30 tahun kemudian, tabungan itu mencapai Rp25 juta dan digunakan untuk membuka setoran awal pendaftaran pada 2012. Empat belas tahun setelahnya, panggilan itu datang. “Alhamdulillah, sekarang dapat panggilan (haji),” ujarnya.

    Di tempat lain, semangat yang sama berjalan dalam bentuk berbeda. Di Jalan Tajem-Kadisoka, Sleman, Rahudin Hasan dan istrinya, Siti Koringah, memulai usaha gudeg dari modal pinjaman Rp1 juta. Usaha kecil di bawah tenda itu menjadi sumber penghidupan sekaligus jalan panjang menuju ibadah haji. “Dulu nekat pinjam untuk modal,” kata Rahudin. Dari usaha itu, mereka menyisihkan penghasilan. Tidak sekaligus besar. Pada 2012, tabungan mencapai Rp25 juta. Cukup untuk satu orang. Agar bisa berangkat berdua, mereka kembali meminjam. “Dulu sempat mikir, apa bisa ya,” kata Siti. Pelunasan dilakukan bertahap, dari hasil usaha yang terus berjalan.

    Lebih Ringan dengan Subsidi Dana Haji

    Biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 tercatat sebesar Rp87.409.365,45 per orang. Namun angka yang dibayarkan langsung oleh jemaah tidak sebesar itu. Setoran total yang harus dibayar hanya sebesar Rp54.193.806,58 saja. Selisih sekitar Rp33,2 juta dibayar lewat subsidi dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Ini karena dana yang terkumpul dari setoran jemaah tidak berhenti sebagai simpanan. Dana itu dikelola melalui instrumen berbasis syariah, dengan pendekatan kehati-hatian dan manajemen risiko. Hasilnya dikembalikan kepada jemaah dalam bentuk pengurang biaya haji.

    Mbah Kasidah, mungkin tak tahu tentang angka-angka itu. Yang ia tahu hanya menabung rupiah demi rupiah untuk melunasi biaya haji. “Alhamdulillah saya bisa melunasi, dari keringat sendiri jualan tempe,” katanya. Rahudin dan Siti merasakan hal serupa. Setelah membayar setoran awal, sisa yang harus dilunasi menjadi lebih ringan dari yang pernah mereka bayangkan. “Alhamdulillah mendapat kemudahan,” ujar Siti.

    Kesiapan Dana Haji dalam Skala Besar

    Dalam skala yang lebih luas, pengelolaan dana haji berlangsung dalam angka triliunan rupiah. Hingga 8 April 2026, BPKH mencatat penyaluran dana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji mencapai Rp12,92 triliun atau 70,95 persen dari total anggaran Rp18,21 triliun. Penyaluran dilakukan kepada Kementerian Haji dan Umrah sebagai tindak lanjut kebutuhan operasional penyelenggaraan haji. Transfer dilakukan dalam tiga mata uang, yakni riyal Arab Saudi, rupiah, dan dolar Amerika Serikat.

    Realisasi dalam riyal mencapai 93,73 persen dari total kebutuhan. Sementara rupiah berada di angka 42,01 persen dan dolar Amerika Serikat 35,17 persen, dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS dan Rp4.400 per riyal. Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyebut capaian tersebut sebagai bagian dari kesiapan likuiditas lembaga. “Realisasi ini mencerminkan kesiapan likuiditas BPKH dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji secara tepat waktu dan terukur. Pengelolaan dilakukan secara hati-hati agar kebutuhan jemaah terpenuhi optimal,” ujarnya.

    Pada tahun yang sama, nilai manfaat yang dihasilkan tercatat sebesar Rp6,69 triliun. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk Rp6,31 triliun untuk pembiayaan di Arab Saudi dan Rp376,8 miliar untuk kebutuhan dalam negeri. Selain itu, disiapkan pula biaya hidup bagi jemaah selama di Tanah Suci. Total dana sebesar SAR 152,49 juta dialokasikan untuk 203.320 jemaah haji reguler, dengan masing-masing menerima SAR 750 atau sekitar Rp3,3 juta.

    Anggota Badan Pelaksana BPKH, Amri Yusuf, menyebut penyediaan dana dilakukan melalui mekanisme akad sharf. “Nilai pokok diserahterimakan secara tunai, sementara biaya distribusi dibayarkan setelah layanan selesai. Ini bagian dari transparansi pengelolaan dana haji,” ujarnya.

    Pola Baru dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

    Di Daerah Istimewa Yogyakarta, penyelenggaraan haji tahun 2026 menghadirkan pola yang berbeda. Untuk pertama kalinya, embarkasi dilakukan melalui Yogyakarta International Airport (YIA) dengan memanfaatkan hotel sebagai asrama sementara. Dua hotel, Ibis YIA dan Novotel YIA, menjadi pusat aktivitas jemaah sebelum keberangkatan. Seluruh jemaah diinapkan di Ibis, sementara Novotel digunakan untuk operasional petugas dan layanan pendukung.

    Sebanyak 120 kamar disiapkan untuk satu kelompok terbang, tersebar dari lantai dua hingga enam. Setiap kamar diisi tiga orang, dengan fasilitas standar hotel seperti kamar mandi, televisi, dan telepon. Informasi kegiatan disampaikan melalui layar televisi di dalam kamar. Di Novotel, tersedia 160 kamar tambahan serta puluhan kamar cadangan untuk petugas. Secara keseluruhan, sistem ini dirancang untuk melayani 9.320 jemaah dalam 26 kelompok terbang.

    Pergerakan jemaah diatur dalam sistem tertutup. Begitu masuk hotel, interaksi dengan pihak luar dibatasi. Pemeriksaan dokumen, kesehatan, hingga proses keberangkatan dilakukan dalam satu alur yang terintegrasi. Airport Operation, Services & Security Division Head YIA, Rahmat Febrian Syahrani, menyebut jarak hotel ke bandara yang hanya sekitar 3,8 kilometer memungkinkan mobilisasi berlangsung cepat. “Jemaah akan menginap sehari sebelum keberangkatan. Bagasi dikirim lebih dulu ke bandara, dan 12 jam sebelum terbang dokumen diserahkan ke imigrasi,” ujarnya.

    General Manager YIA, Muhammad Thamrin, menyebut seluruh proses keberangkatan berjalan lancar. “Kami bersyukur jemaah haji Kloter I yang seluruhnya dari Kulon Progo telah berangkat ke Tanah Suci dengan lancar,” ujarnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Kapal Pelni Baubau-Makassar Mei 2026, Tiket Mulai Rp187 Ribu

    By adm_imr4 Mei 20262 Views

    Tur Boemi Nusantara Tahap Pertama, Jalur Ikonik dan Spot Eksotis Sumatera Utara

    By adm_imr4 Mei 20261 Views

    Cek Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (28/4)

    By adm_imr4 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    11 Kebiasaan yang Mengungkap Kecerdasan dan Kepribadian Lemah, Menurut Psikologi

    5 Mei 2026

    4 Alasan Mobil Listrik Mati dan Cara Menghindarinya

    5 Mei 2026

    Pembatalan Keberangkatan KA Singasari, Penumpang Dapat Refund Tiket di Stasiun Blitar

    5 Mei 2026

    Mimpi Terwujud: Ketekunan Menabung dan Manfaat Subsidi

    5 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?