Pada akhir pekan ini, Le Mans akan menjadi tuan rumah bagi seri ke-5 MotoGP 2026 yang dikenal sebagai MotoGP Prancis. Sebelum ajang tersebut berlangsung, beberapa pengamat dan mantan pembalap MotoGP memberikan pendapat mereka mengenai performa para pembalap, termasuk Marc Marquez.
Tom Luthi, mantan pembalap MotoGP yang kini menjadi analis dan pakar di bidang olahraga balap motor, menyoroti situasi fisik Marc Marquez. Ia menyatakan bahwa Marquez mungkin tidak sepenuhnya jujur tentang kondisi tubuhnya saat ini. Menurut Luthi, ada kemungkinan bahwa Marquez menyembunyikan keterbatasan fisik yang ia alami.
“Saya rasa Marc Marquez tidak mengatakan seluruh kebenaran,” ujar Luthi dalam wawancara dengan Motorsport Magazine. Ia mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap cedera bahu yang diderita Marquez di Indonesia tahun lalu. Menurutnya, cedera tersebut tidak cukup serius untuk menghambat kemampuan Marquez berlari atau bertanding.
Luthi juga mencermati kejadian saat Marquez terjatuh pada tikungan kanan selama Grand Prix MotoGP Spanyol di Jerez. Ia memperkirakan bahwa masalah yang dihadapi Marquez mungkin bukan hanya soal bahu, tetapi lebih kepada mobilitas di bagian tubuh tertentu. “Jika Marc kekurangan mobilitas di bahunya, itu akan memengaruhi posisi tertentu, seperti tikungan kanan. Dia jatuh di salah satu tikungan itu, jadi mungkin dia kehilangan kecepatan,” katanya.
Selain itu, Luthi menilai bahwa faktor kompetitif juga turut memengaruhi performa Marquez. Ia menunjuk Aprilia sebagai tim yang telah membuat kemajuan signifikan dibandingkan Ducati. “Mungkin ada beberapa masalah teknis, seperti motor yang kurang responsif. Hal ini membuat Marc sedikit kehilangan potensinya, sehingga harus mengambil risiko lebih besar agar bisa bersaing,” ujarnya.
Keputusan Marquez untuk tidak mengungkapkan semua informasi tentang kondisi fisiknya, menurut Luthi, adalah bentuk dari naluri bertahan hidup di level elite. “Para pembalap tidak selalu ingin menunjukkan semua kartu mereka. Jika Marc mengatakan sekarang ‘saya masih belum sepenuhnya pulih’, maka rivalnya akan langsung menyerang. Itulah mengapa mereka lebih suka merahasiakan hal itu dan berusaha pulih,” tambahnya.
Analisis Luthi senada dengan pandangan Chicho Lorenzo, seorang analis lain yang juga menyoroti kekhawatiran Marquez tentang ketidakmampuannya menggunakan sumber daya yang biasa ia miliki. “Dia terus tidak memberikan penjelasan. Seperti biasanya, dia lebih memilih untuk tetap diam dan membiarkan hasil yang berbicara sendiri. Masalahnya adalah, untuk saat ini, hasil tidak berpihak kepadanya,” ujar Lorenzo.
Berikut jadwal lengkap MotoGP Prancis 2026:
Jadwal MotoGP Prancis 2026
Jumat (8/5)
15.45-16.30 WIB: Free Practice 1
20.00-21.00 WIB: PracticeSabtu (9/5)
15.10-15.40 WIB: Free Practice 2
15.50-16.05 WIB: Qualifying 1
16.15-16.30 WIB: Qualifying 2
20.00 WIB: Sprint 13 LapsMinggu (10/5)
14.40-14.50 WIB: Warm Up
19.00 WIB: Grand Prix 27 Laps







