Peran Erick Thohir dalam Sepak Bola Indonesia
Erick Thohir memiliki peran yang cukup signifikan dalam dunia sepak bola Indonesia. Meskipun saat ini tidak lagi terlibat langsung dalam manajemen Persib Bandung, ia tetap dikenang sebagai sosok penting dalam sejarah klub tersebut. Dari masa lalu hingga kini, nama Erick Thohir sering muncul dalam berbagai topik terkait sepak bola.
Julukan ‘Anak Papa Erick’ dan Kontroversi di Media Sosial
Di jagat media sosial, skuad Persib Bandung sering disebut sebagai “Anak Papa Erick”. Julukan ini muncul karena selama beberapa tahun, Erick Thohir pernah menjadi bagian dari Persib Bandung. Ia menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama antara 2009 hingga 2019. Selama masa jabatannya, ia berperan dalam pendanaan operasional serta mendatangkan pemain bintang seperti Michael Essien dan Carlton Cole.
Namun, kini status Erick Thohir di Persib Bandung sudah berubah. Ia telah mundur dari manajemen Pangeran Biru pada 2019 setelah terpilih sebagai Menteri BUMN. Saat ini, saham Persib Bandung dikelola oleh konsorsium yang dipimpin oleh Glenn Sugita. Hal ini membuat banyak orang berspekulasi bahwa Erick Thohir tidak lagi memiliki peran atau kepemilikan saham di klub tersebut.
Perpindahan Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung
Pada pekan ke-32 Super League 2025/2026, laga Persija Jakarta vs Persib Bandung yang sebelumnya direncanakan digelar di Jakarta, akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Keputusan ini diambil karena pertimbangan keamanan. Namun, keputusan tersebut memicu reaksi dari para suporter Persija Jakarta, terutama Jakmania.
Banyak warganet yang mengaitkan keputusan tersebut dengan Erick Thohir. Mereka berspekulasi bahwa pindahnya lokasi laga adalah karena ketakutan Persib Bandung untuk bermain di Jakarta. Sejumlah komentar di media sosial bahkan menyebut Erick Thohir sebagai “Papa Erick” yang dianggap menjadi penolong bagi Persib Bandung.
Fakta Tentang Erick Thohir
Meski ada narasi yang menyebut Erick Thohir masih memiliki pengaruh besar di Persib Bandung, fakta menunjukkan bahwa ia sudah tidak lagi terlibat langsung. Jawaos.com mencoba mengonfirmasi apakah Erick Thohir masih memiliki saham atau peran di klub tersebut, namun hingga kini belum ada jawaban resmi.
Erick Thohir memiliki jejak panjang dalam dunia olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Presiden dan pemilik saham mayoritas Inter Milan sebelum melepas seluruh sahamnya kepada Suning Holding Group dan Oaktree Capital Management. Ia juga pernah menjadi pemilik saham mayoritas DC United, sebuah klub asal Amerika Serikat, hingga tahun 2018.
Selain itu, Erick Thohir pernah terlibat dalam jajaran manajemen Persija Jakarta sebagai Direktur Keuangan pada masa lalu. Kini, ia menjadi pemilik penuh klub Inggris, Oxford United. Namun, klub tersebut mengalami nasib buruk musim ini setelah terdegradasi dari EFL Championship.
Erick Thohir dan Klub-Klub Lain
Erick Thohir juga merupakan salah satu pemilik Persis Solo, klub kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Nasib Persis Solo saat ini sedang terancam degradasi. Selain Erick Thohir, terdapat juga Kaesang Pangarep dan Kevin Nugroho sebagai pemilik klub yang dikenal dengan julukan Laskar Sambernyawa.
Dengan berbagai peran dan kepemilikan di berbagai klub, Erick Thohir tetap menjadi tokoh yang menarik perhatian publik dalam dunia sepak bola Indonesia. Meskipun kini tidak lagi terlibat langsung dalam Persib Bandung, ia tetap dikenang sebagai sosok yang pernah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola di Tanah Air.







