Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, dipastikan akan memulai balapan Moto3 Catalunya 2026 dari posisi ke-20. Posisi ini naik satu tingkat setelah pembalap SIC58 Squadra Corse, Casey O’Gorman, dijatuhi hukuman turun 12 grid akibat melaju terlalu lambat selama sesi kualifikasi Q1. Hukuman tersebut membuat semua pembalap di belakangnya naik satu posisi, termasuk Veda yang sebelumnya berada di posisi ke-21.
Mengapa Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Ke-20?
Veda Ega Pratama awalnya menyelesaikan sesi kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 di posisi ke-21. Ia gagal memenuhi syarat untuk langsung masuk ke sesi Q2 dan harus bertarung dalam sesi Q1. Meski tampil cukup baik pada awal sesi Q1, ia tidak mampu mengamankan posisi empat besar karena flying lap terakhirnya kurang memadai.
Namun, situasi berubah setelah Casey O’Gorman mendapat hukuman berat. Pembalap SIC58 Squadra Corse itu dinyatakan melaju terlalu lambat di beberapa sektor lintasan selama Q1. Akibatnya, ia harus turun 12 posisi dari grid awalnya. Hal ini secara otomatis membuat Veda Ega Pratama naik satu tingkat menjadi posisi ke-20.
TNT Sports Bikes mencatat bahwa Casey O’Gorman dihukum karena dianggap membahayakan rider lain dengan kecepatan yang terlalu rendah. Ia akhirnya harus start dari posisi ke-24.
Valentin Perrone Rebut Pole Position dengan Selisih Super Tipis
Sementara itu, sesi Q2 Moto3 Catalunya 2026 berlangsung sangat ketat. Pembalap Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone, berhasil merebut pole position dengan catatan waktu tercepat yaitu 1 menit 46,679 detik. Ia hanya unggul 0,005 detik atas rider tuan rumah, David Munoz, yang harus puas start dari posisi kedua.
Ini adalah kali keenam dalam musim Moto3 2026 bahwa Perrone menjadi polesitter. Di posisi ketiga, ada rookie Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, yang berhasil menembus baris depan Moto3 untuk pertama kalinya.
Di baris kedua, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP berada di depan Marco Morelli dan rookie Rivacold Snipers Team, Jesus Rios.
Persaingan Ketat Warnai Starting Grid Moto3 Catalunya 2026
Persaingan Moto3 Catalunya 2026 diprediksi sangat sengit. Selisih waktu antarpembalap sangat tipis, bahkan antara pole position dan posisi ke-10 hanya terpaut kurang dari 0,4 detik.
Maximo Quiles, pemuncak klasemen sementara Moto3 2026, hanya mampu start dari posisi ketujuh. Ia berada di depan Joel Kelso dan Adrian Fernandez. Baris keempat diisi oleh rookie asal Malaysia, Hakim Danish, kemudian Joel Esteban, serta Casey O’Gorman sebelum terkena penalti grid.
Di baris kelima, Matteo Bertelle, Alvaro Carpe, dan Rico Salmela mengisi posisi tersebut.
Peluang Veda Ega Pratama di Balapan Utama Masih Terbuka
Meskipun start dari posisi ke-20, peluang Veda Ega Pratama untuk meraih poin masih terbuka. Moto3 dikenal sebagai kelas yang sangat kompetitif dengan banyaknya duel rombongan dan slipstream yang bisa mengubah posisi pembalap dalam satu lap.
Veda juga menunjukkan progres positif sepanjang akhir pekan Catalunya 2026. Meskipun belum maksimal dalam sesi kualifikasi, kecepatannya cukup kompetitif saat latihan bebas.
Keuntungan naik satu posisi grid memberikan sedikit ruang lebih baik bagi Veda saat start balapan. Ia kini akan memulai race dari posisi ke-20, bukan lagi posisi ke-21 seperti hasil awal kualifikasi.
Balapan Moto3 Catalunya 2026 menjadi ujian penting bagi Veda Ega Pratama. Selain menghadapi persaingan ketat, ia juga dituntut tampil konsisten demi menjaga peluang bersaing di papan tengah klasemen musim ini.







