Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dipastikan memulai balapan Moto3 Catalunya 2026 dari posisi ke-20 setelah gagal melaju ke sesi Q2 pada kualifikasi di Circuit de Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5/2026). Ini menjadi hasil kualifikasi terburuknya sepanjang musim ini. Ia harus berjuang keras saat balapan berlangsung pada Minggu sore (17/5/2026).
Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 berjalan sangat sengit sejak awal. Pembalap Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone, sukses mengamankan pole position setelah mencatat waktu tercepat yaitu 1 menit 46,679 detik pada sesi Q2. Hasil ini membuatnya menjadi polesitter keenam pada musim ini.
Valentin Perrone Tampil Mengesankan di Q2
Valentin Perrone tampil luar biasa di lintasan Catalunya dengan unggul tipis hanya 0,005 detik dari pembalap tuan rumah David Munoz yang membela Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Performa tersebut menunjukkan bahwa ia mampu menghadapi persaingan ketat di sesi Q2.
Beberapa pembalap lain juga menunjukkan performa yang baik. Rookie Brian Uriarte berhasil meraih posisi start baris depan setelah menempati urutan ketiga. Sementara itu, David Almansa menempati posisi keempat bersama Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team berada di posisi kelima dan Jesus Rios melengkapi posisi enam besar.
Pemuncak klasemen sementara Moto3 2026, Maximo Quiles, justru tidak tampil dominan di Catalunya. Ia hanya mampu mengamankan posisi start ketujuh. Joel Kelso menempati posisi kedelapan bersama GRYD – MLav Racing, diikuti oleh Adrian Fernandez dari Leopard Racing serta rookie Hakim Danish yang menutup posisi sepuluh besar.
Veda Ega Pratama Gagal Maksimalkan Flying Lap Terakhir
Veda Ega Pratama sempat membuka sesi Q1 dengan cukup menjanjikan. Ia mampu menjaga peluang untuk masuk empat besar yang menjadi syarat lolos ke Q2. Namun, flying lap terakhirnya gagal meningkatkan posisinya secara signifikan. Meski memperbaiki catatan waktunya, ia tetap tidak bisa melampaui batas zona promosi ke sesi penentuan pole position.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Veda karena Catalunya menjadi hasil kualifikasi terburuknya sepanjang Moto3 2026. Sebelumnya, ia beberapa kali mampu bersaing lebih kompetitif pada sesi penentuan grid.
Situasi Veda semakin berat setelah Casey O’Gorman menerima penalti turun 12 posisi start. Pembalap SIC58 Squadra Corse itu dihukum karena melaju terlalu lambat saat sesi Q1 hingga dianggap membahayakan rider lain. Akibat revisi grid tersebut, Veda akhirnya memulai balapan dari posisi ke-20. Posisi ini membuat peluang bertarung di rombongan depan menjadi jauh lebih sulit sejak lap pertama.
Tantangan Berat Menanti Veda di Catalunya
Circuit de Barcelona-Catalunya dikenal sebagai salah satu lintasan yang sulit untuk melakukan overtaking bersih di kelas Moto3. Karakter tikungan panjang dan slipstream panjang di trek lurus membuat posisi start sangat penting dalam perebutan podium.
Veda Ega Pratama diprediksi harus tampil agresif sejak awal balapan bila ingin menembus zona poin. Start yang bersih menjadi kunci penting agar dirinya tidak tertahan dalam pertarungan padat di grup belakang. Moto3 musim 2026 juga terkenal sangat kompetitif dengan gap waktu antarpembalap yang begitu tipis. Selisih kurang dari satu detik kerap memisahkan lebih dari 15 rider dalam satu sesi kualifikasi.
Kondisi itu membuat kesalahan kecil sangat berpengaruh terhadap posisi start. Veda pun harus memanfaatkan strategi balapan dan manajemen ban secara maksimal untuk memperbaiki posisinya saat race berlangsung.
Meskipun start dari posisi ke-20, peluang mencuri poin tetap terbuka karena balapan Moto3 sering berlangsung tidak terduga. Insiden, duel slipstream, hingga perubahan posisi secara masif hampir selalu terjadi di setiap lap.
Jadwal Moto3 Catalunya 2026
Balapan Moto3 dalam ajang Monster Energy Grand Prix Catalunya 2026 akan digelar pada Minggu (17/5/2026). Race utama berlangsung mulai pukul 16.00 WIB. Para pembalap diperkirakan langsung tampil agresif sejak awal karena persaingan klasemen musim ini sangat ketat. Veda Ega Pratama juga bakal berupaya bangkit demi membawa pulang poin penting dari Catalunya.
Dengan posisi start ke-20, pembalap Honda Team Asia itu membutuhkan performa sempurna untuk menembus barisan depan. Dukungan penggemar Indonesia pun kembali diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Veda saat menjalani salah satu balapan terberatnya musim ini.







