Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Listrik dari Sampah: Pemerintah Tantang Solusi Energi Hijau

    17 Mei 2026

    Sambal Bu Rudy Kini Hadir di The People’s Cafe

    17 Mei 2026

    Strategi Pengelolaan Sampah Kota Batu di Forum LSDP, Bangun TPST Modern di Tlekung

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 17 Mei 2026
    Trending
    • Listrik dari Sampah: Pemerintah Tantang Solusi Energi Hijau
    • Sambal Bu Rudy Kini Hadir di The People’s Cafe
    • Strategi Pengelolaan Sampah Kota Batu di Forum LSDP, Bangun TPST Modern di Tlekung
    • Pemain Liga 2 Portugal Jelang Gabung Persebaya, Pengganti Mihailo Perovic?
    • Investasi Reksadana: 10 Ribu Harian vs 1 Juta Sekali Bayar, Mana yang Lebih Menguntungkan?
    • Pemeriksaan Plt Wali Kota Madiun, KPK Selidiki Pemerasan Dengan Dana CSR
    • Kasus Ahmad Dhani Jadi Perhatian, Suami Mulan Jameela Yakin Nama Tersangka Segera Terungkap
    • Heboh! Andre Rosiade Protes Keras ke PSSI Jelang Laga Semen Padang vs Persebaya Surabaya
    • Rupiah di Rp 17.600 Bukan Kebangkrutan Ekonomi
    • Dituduh VCS, Brigpol Ronny Buka Suara: Itu Video Lama yang Sudah Selesai
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Setelah Ditusuk Tetangga, Keluarga Berjuang Lunasi Biaya Pengobatan

    Setelah Ditusuk Tetangga, Keluarga Berjuang Lunasi Biaya Pengobatan

    adm_imradm_imr17 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Penusukan Lansia di Pondok Aren: Masalah Biaya Pengobatan dan Kondisi Pelaku

    Kasus penusukan yang menimpa seorang lansia bernama Yani di Jalan Jombang Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan kembali menjadi perhatian masyarakat. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan korban, tetapi juga mengundang pertanyaan tentang kondisi kejiwaan pelaku.

    Kendala Biaya Pengobatan yang Masih Menghantui Keluarga

    Riko, anak korban, menjelaskan bahwa ibunya menjadi korban penusukan dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Namun, kendala utama yang kini dihadapi keluarga adalah biaya pengobatan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Menurut Riko, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa kasus penusukan tidak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

    “Memang kasus penusukan ini tidak bisa di-cover BPJS, jadi kami terkendala pembayaran,” ucap Riko.

    Total biaya pengobatan mencapai sekitar Rp43 juta. Namun hingga kini, keluarga terduga pelaku baru membantu pembayaran sebesar Rp27 juta. “Yang sudah diselesaikan baru Rp27 juta, sedangkan sisanya masih menjadi beban kami,” ujarnya.

    Akibat administrasi yang belum selesai, kepulangan korban dari rumah sakit sempat tertunda selama beberapa hari. Riko menjelaskan ibunya sebenarnya dijadwalkan pulang pada Sabtu lalu, namun harus tetap dirawat hingga persoalan pembayaran menemukan jalan keluar.

    Kondisi Medis Korban dan Proses Pembayaran

    Dari sisi medis, Riko bersyukur kondisi sang ibu tidak mengalami luka pada organ vital meskipun sempat ditusuk di bagian paha atas dan pinggang belakang. “Alhamdulillah tidak kena organ vital, hanya ginjal ibu saya sempat terdorong akibat hentakan pisau dan terjadi pendarahan kecil di dalam,” jelasnya.

    Korban diketahui menjalani perawatan selama kurang lebih tujuh hari di rumah sakit. Namun dengan tambahan waktu akibat persoalan administrasi, total keberadaan korban di rumah sakit mencapai sekitar sebelas hari.

    Terkait penyelesaian biaya rumah sakit, pihak rumah sakit disebut telah memberikan keringanan pembayaran melalui sistem cicilan. Riko mengaku pihak rumah sakit menawarkan opsi pembayaran deposit terlebih dahulu agar korban dapat dipulangkan.

    “Rumah sakit memberikan solusi terbaik, kami diminta memasukkan deposit dulu dan sisanya bisa dicicil,” katanya.

    Dana deposit sebesar Rp5 juta berasal dari bantuan teman-teman relawan yang turut membantu keluarga korban. Setelah pembayaran tersebut, sisa tagihan sekitar Rp11,2 juta disepakati untuk dicicil sebanyak 16 kali dengan nominal sekitar Rp700 ribu per bulan.

    Persoalan Hukum dan Kondisi Kejiwaan Pelaku

    Di sisi lain, keluarga meminta adanya kepastian hukum terkait kondisi kejiwaan terduga pelaku. Riko mengatakan pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi yang dilakukan terhadap pelaku di rumah sakit kepolisian.

    “Kami masih menunggu hasil pengecekan kejiwaan dari pihak kepolisian,” ucapnya.

    Meski menghadapi beban berat, Riko mengaku bersyukur karena sejumlah pihak turut memberikan dukungan moral maupun bantuan. Ia menyebut jajaran kepolisian hingga beberapa dinas dan lembaga sosial seperti Baznas telah memberikan perhatian terhadap kondisi keluarganya.

    Penjelasan Awal Peristiwa dan Tanggapan Warga

    Sebelumnya diberitakan, Polisi masih mendalami kondisi kejiwaan terduga pelaku penusukan seorang nenek berusia 65 tahun di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Agrippina Putri mengatakan, penyidik belum dapat menyimpulkan motif pasti pelaku. Namun, sejumlah keterangan saksi mengarah dugaan adanya gangguan psikologis yang dialami pelaku.

    “Untuk informasi terduga pelaku mengalami gangguan jiwa, kami masih dalam proses penyidikan. Namun ada indikasi ke arah sana berdasarkan keterangan saksi dan tetangga,” ujar Anne.

    Pelaku Della Krida Aprilia diketahui merupakan tetangga korban, Yani, yang tinggal sangat dekat. Dalam kejadian terbaru, pelaku disebut menggunakan senjata tajam berbeda. “Kalau yang ini pisau dapur, ukurannya lebih besar,” ujar saksi.

    Warga sekitar langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Salah satu saksi yang berada di lokasi segera berusaha menghentikan aksi pelaku. “Saya lari, saya pegang tangannya yang pegang pisau, saya rebut supaya nggak nusuk lagi,” tutur Supriadi.

    Setelah berhasil diamankan warga, pelaku kemudian dibawa aparat kepolisian ke kantor polsek setempat untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, IMC Pondok Pucung, Pondok Aren.

    Kondisi Terkini Korban dan Harapan Keluarga

    Menurut Riko, ibunya saat ini tengah menjalani tindakan medis lanjutan untuk menangani luka akibat serangan tersebut. “Sekarang sedang diproses operasi,” tambahnya.

    Riko menegaskan pihak keluarganya tidak menuntut hal di luar proses penyembuhan korban. Ia hanya berharap seluruh biaya pengobatan dan kontrol kesehatan ibunya dapat ditanggung hingga tuntas. “Saya tidak menuntut macam-macam, saya cuma ingin administrasi ibu saya diselesaikan dan pengobatan jalannya ditanggung,” katanya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dituduh VCS, Brigpol Ronny Buka Suara: Itu Video Lama yang Sudah Selesai

    By adm_imr17 Mei 20262 Views

    Warga Kota Bogor Kesal, Laporan Penganiayaan dan Perusakan Diabaikan Polisi

    By adm_imr17 Mei 20261 Views

    Roy Riady Tuduh Nadiem Makarim dengan Kejahatan Kerah Putih, Apa Artinya?

    By adm_imr17 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Listrik dari Sampah: Pemerintah Tantang Solusi Energi Hijau

    17 Mei 2026

    Sambal Bu Rudy Kini Hadir di The People’s Cafe

    17 Mei 2026

    Strategi Pengelolaan Sampah Kota Batu di Forum LSDP, Bangun TPST Modern di Tlekung

    17 Mei 2026

    Pemain Liga 2 Portugal Jelang Gabung Persebaya, Pengganti Mihailo Perovic?

    17 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?