Protes Andre Rosiade terhadap Regulasi Liga 4 Nasional
Menjelang laga penting Semen Padang melawan Persebaya Surabaya, Andre Rosiade, yang merupakan penasehat Tim Kabau Sirah, mengeluarkan surat protes terbuka kepada PSSI. Ia menyoroti regulasi yang dianggap tidak adil dalam penentuan kuota tim yang lolos ke putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026.
Andre menyampaikan keluhannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mempertanyakan bagaimana tim dengan jumlah pertandingan sedikit bisa langsung lolos ke fase nasional, sementara ada tim lain yang sudah bermain hingga final namun gagal melangkah ke putaran nasional.
Ketimpangan dalam Regulasi Penentuan Kuota
Andre Rosiade menilai ada ketimpangan dalam mekanisme penentuan tim yang lolos ke Liga 4 Nasional. Ia menyoroti perbedaan jumlah pertandingan dan kuota wakil dari masing-masing provinsi yang dinilai tidak memiliki dasar jelas.
Contoh yang ia kemukakan adalah Jawa Tengah dengan 27 tim peserta yang meloloskan empat tim ke nasional, sementara Jawa Timur yang memiliki 69 tim peserta hanya mendapat delapan slot. Ia juga membandingkan kuota wakil dari Sumatera Barat yang hanya meloloskan satu tim meskipun jumlah pesertanya cukup banyak.
“Bagaimana bisa 10 Tim asal Sumbar hanya meloloskan 1 Tim? Bagaimana perhitungan nya?” tanya Andre.
Format Kompetisi Liga 4 Piala Presiden 2025/2026
Liga 4 Piala Presiden 2025-2026 menjadi kompetisi penting karena menjadi jalur promosi menuju Liga Nusantara musim depan. Total 64 tim ambil bagian dan akan bertanding mulai 30 Mei hingga 11 Juli 2026.
Babak 64 besar menggunakan format home tournament dan single round robin. Sebanyak 16 grup diisi masing-masing empat tim dan hanya juara serta runner-up grup yang lolos ke babak 32 besar. Kompetisi kemudian berlanjut ke babak 32 besar dengan format serupa. Delapan grup kembali dibentuk dan dua tim terbaik tiap grup berhak melaju ke fase 16 besar.
Fase paling krusial hadir di babak 8 besar pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026. Dua grup berisi masing-masing empat tim akan memperebutkan enam tiket promosi ke Liga Nusantara musim depan. Juara dan runner-up grup otomatis lolos ke semifinal sekaligus memastikan tiket promosi. Dua slot promosi tambahan diberikan kepada tim peringkat ketiga terbaik.
Semifinal Liga 4 Piala Presiden dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli dan final dimainkan 11 Juli 2026. Empat semifinalis sudah dipastikan promosi sehingga laga semifinal dan final hanya menentukan status juara nasional Liga 4.
Pembagian Grup Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/2026
Drawing grup putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 disiarkan langsung melalui kanal YouTube PSSI pada Rabu (13/5/2026). Sebanyak 16 grup resmi terbentuk dengan sejumlah kota menjadi tuan rumah.
Grup A yang berlangsung di Stadion Benteng Reborn Tangerang dihuni Villa 2000 B, PS Badung, Persiwah Mempawah, dan Pesik Kuningan. Grup B di Stadion Purnawarman Purwakarta mempertemukan Persemar Martapura, Paya Bakung United, Makassar City FC, serta Persebi Bima.
Grup C di Stadion Gelora Satria Banyumas diisi Balikpapan FC, 757 Kepri Jaya, Panua GFC, dan Cimahi United. Sementara Grup D yang digelar di Stadion Goentoer Daryono Purbalingga mempertemukan Persibangga Purbalingga, Sylva Kalteng FC, Wahana FC, serta PS Kubu Raya.
Persaingan menarik juga hadir di Grup H yang berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Grup ini diisi Mataram Utama, PSP Padang, ASIOP FC, dan Persenga Nganjuk. Di Grup K yang dimainkan di Stadion UNS Solo, Persiker Keerom akan bersaing dengan Celebest FC, PS Mojokerto Putra, dan Perslotim.
Sedangkan Grup P di Jember Sport Garden mempertemukan Persid Jember, Golden FC Merauke, Persemay Maybrat, serta Persena Nagekeo.
PSSI Didesak Jelaskan Dasar Penentuan Kuota
Andre Rosiade meminta PSSI memberikan penjelasan rinci terkait dasar pembagian kuota tiap provinsi dalam Liga 4 nasional. Ia menilai transparansi regulasi penting agar tidak memunculkan polemik dan rasa ketidakadilan di daerah.
Tak hanya kepada PSSI Pusat, Andre juga meminta Asprov Sumbar ikut bersuara memperjuangkan tambahan kuota untuk wakil Sumatera Barat. Menurutnya, jumlah peserta dari Sumbar seharusnya bisa mendapatkan lebih dari satu slot ke fase nasional.
“Saya meminta kepada PSSI untuk mengklarifikasi dan menjelaskan secara detail Regulasi terhadap kasus ini, saya juga meminta Asprov Sumbar untuk ikut andil agar bersuara agar Sumbar bisa mengirimkan lebih dari 1 Tim ke Liga 4 Nasional,” tegas Andre.
Polemik ini langsung menjadi perhatian pecinta sepak bola nasional karena menyangkut fairness kompetisi. Apalagi Liga 4 kini menjadi pintu penting bagi klub-klub daerah untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi.






