Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cerita emak-emak di Kutai Timur tanpa listrik PLN, harapkan pembangunan merata

    17 Mei 2026

    10 rekomendasi anime masak, wajib tonton untuk pecinta makanan!

    17 Mei 2026

    Cek Harta Wajib Berkurban Tahun Ini, Ini Syaratnya

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 17 Mei 2026
    Trending
    • Cerita emak-emak di Kutai Timur tanpa listrik PLN, harapkan pembangunan merata
    • 10 rekomendasi anime masak, wajib tonton untuk pecinta makanan!
    • Cek Harta Wajib Berkurban Tahun Ini, Ini Syaratnya
    • Membaca Aliran Dana Asing Jelang Rilis MSCI: Dampak pada Bursa Korea dan Vietnam?
    • Janda korban penganiayaan suami badut di Mojokerto, selamat tapi dihujat netizen
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Hujan dan Berawan, Udara Pujon Kabur
    • Digiland Run 2026 Jakarta: Olahraga dan Hiburan Kekinian
    • Jadwal MotoGP Catalunya 2026 – Toprak Razgatlioglu Ingin Tiru Pengganti Rossi, Veda Cari Podium Kedua
    • TNI Sebut Film Pesta Babi Lolos Sensor, Analis: Tidak Sesuai!
    • Hakim Tetapkan Jadwal Persidangan Kasus Joe Gibbs Racing, Chris Gabehart, dan Spire
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Janda korban penganiayaan suami badut di Mojokerto, selamat tapi dihujat netizen

    Janda korban penganiayaan suami badut di Mojokerto, selamat tapi dihujat netizen

    adm_imradm_imr17 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Korban Penganiayaan di Mojokerto: Dari Kekerasan hingga Hujatan Netizen

    Sri Wahyuni (36), seorang perempuan yang menjadi korban penganiayaan oleh suaminya, Satuan alias Tuan (42), di rumah kontrakannya di Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (6/5/2026), kini tengah menjalani proses pemulihan. Meskipun berhasil selamat dari ancaman maut, luka-luka yang dialaminya masih terlihat jelas di leher dan wajahnya.

    Sementara itu, ibu kandung Sri Wahyuni, Siti Arofah (54), meninggal secara tragis dalam kejadian ini. Ia tewas mengenaskan akibat serangan yang dilakukan oleh Tuan. Saat ditemui di rumah duka, Sri Wahyuni tampak pucat dengan bekas luka yang masih terlihat jelas. Ia sedang menjalani pemulihan setelah mendapatkan perawatan di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto.

    Kepala Desa Sumbergirang, Siswahyudi, menyampaikan bahwa kondisi Sri Wahyuni sudah membaik, meski masih membutuhkan waktu untuk pemulihan sepenuhnya. “Korban sudah bisa diajak berkomunikasi, tetapi masih trauma dan membutuhkan beberapa hari lagi untuk penyembuhan,” ujarnya saat ditemui di rumah duka korban, Senin (11/5/2026).

    Tudingan dan Hujatan Netizen

    Menurut Siswahyudi, tudingan sepihak dari tersangka Tuan berdampak tidak baik bagi keluarga korban. Sebelumnya, Tuan menuduh istrinya telah berselingkuh dan kerap meremehkannya. Atas tudingan tersebut, Sri Wahyuni banyak dihujat netizen di media sosial.

    “Salah satunya adalah seolah-olah menghakimi bahwa saudari SW ini hanya perselingkuhan, padahal kita tidak tahu kebenarannya. Kita tidak punya hak untuk menceritakan di media sosial, itu ranah Kepolisian agar tidak menjadi asumsi liar,” ujar Kades.

    Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menanggapi suatu peristiwa dan jangan sampai menghakimi korban. Tindakan itu berdampak terhadap penyembuhan psikis korban dan keluarganya, apalagi yang bersangkutan memiliki anak kecil.

    Pengakuan Keluarga Korban

    Meninggalnya Siti Arofah (54) secara tragis dibunuh menantu di Mojokerto menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan ketiga anaknya. Pihak keluarga tak menyangka sang menantu, Satuan alias Tuan (42), begitu tega menghabisi nyawa ibu mertua.

    Adik Ipar Korban, berinisial SA (52), mengatakan, pihak keluarga begitu terpukul sepeninggal korban yang dikenal sebagai sosok perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga. “Pastinya kami sangat kehilangan, terutama anak ketiga almarhumah (SMP kelas 3),” ujar dia, saat ditemui di rumah duka, pada Senin (11/5/2026).

    Keluarga korban angkat bicara soal tudingan tersangka yang seolah menyalahkan almarhumah. Tersangka mengaku pernah diusir waktu tinggal serumah kala itu. Namun kenyataannya, korban mengusir menantunya lantaran yang bersangkutan diduga hendak berbuat tidak lazim terhadap putrinya.

    Korban ditinggal suami meninggal pada 2024 silam, memiliki 3 anak dan 4 cucu. “Masyarakat tidak paham, makanya menghujatnya ke sini. Kan bilangnya pernah di sini diusir, tetapi mereka tidak tahu penjelasannya,” katanya.

    Kronologi Pembunuhan Ibu Mertua oleh Menantu

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian itu korban menghubungi tersangka melalui WhatsApp untuk menjemput anaknya di rumah kontrakan, pada Rabu (6/5) sekitar 03.00 WIB dini hari. Tersangka S tiba lokasi namun rumah kontrakan dalam kondisi kosong. Korban diduga tinggal sementara di rumah ibunya Siti Arofah yang berjarak dekat sekitar 15-20 meter.

    Kemudian, korban bersama anaknya nomor 2 ke rumah kontrakan sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak berselang lama, anak nomor 1 datang ke rumah kontrakan untuk dan berangkat ke sekolah SMP sekira pukul 6.30 WIB. Rumah dalam kondisi kosong, tersangka meminta berhubungan suami istri namun korban menolak.

    “Tersangka dengan korban cek-cok dan terjadi penganiayaan terhadap istri,” ucap Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino. Dikatakan AKP Aldhino, perbuatan tersangka melakukan KDRT dipergoki ibu mertua yang datang tiba-tiba melalui pintu samping rumah. Tersangka S panik mengambil pisau dapur menghujamkan ke perut korban dan leher.

    Usai melakukan perbuatannya, tersangka S pulang ke rumahnya, kemudian melarikan diri ke Surabaya. Tersangka ditangkap di wilayah Asemrowo, Surabaya pukul 13.30 WIB.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kasus Bunuh Mertua di Mojokerto, Keluarga Akui Pelaku Eksploitasi Anak

    By adm_imr17 Mei 20262 Views

    TNI AL Siapkan Pangkalan Kapal Induk Garibaldi, Mengapa Surabaya Jadi Kandidat Terkuat?

    By adm_imr17 Mei 20262 Views

    Festival Rujak Uleg Surabaya Dorong Perekonomian Rakyat

    By adm_imr16 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cerita emak-emak di Kutai Timur tanpa listrik PLN, harapkan pembangunan merata

    17 Mei 2026

    10 rekomendasi anime masak, wajib tonton untuk pecinta makanan!

    17 Mei 2026

    Cek Harta Wajib Berkurban Tahun Ini, Ini Syaratnya

    17 Mei 2026

    Membaca Aliran Dana Asing Jelang Rilis MSCI: Dampak pada Bursa Korea dan Vietnam?

    17 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?