Pelatihan Strawberry Pudding Cheesecake untuk UMKM Binaan BRI di Sidoarjo
Rumah BUMN Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu inisiatif terbaru yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan kue kekinian, yaitu Strawberry Pudding Cheesecake. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 22 Mei 2026, dan diikuti oleh puluhan pelaku UMKM yang berada di bawah naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada peserta, sehingga mereka dapat memperluas pilihan menu jualan mereka. Di antara para peserta, terdapat beberapa pelaku usaha penerima manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sedang berupaya mengembangkan skala bisnis mereka melalui diversifikasi produk kuliner.
Inovasi Produk sebagai Kunci Utama
Menurut koordinator Rumah BUMN BRI Sidoarjo, Wahyu Andini, inovasi produk merupakan kunci utama bagi UMKM untuk bertahan di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini. Oleh karena itu, pemilihan menu kue basah kekinian dinilai sangat tepat karena memiliki pangsa pasar yang dinamis dan digemari oleh berbagai kalangan usia.
Untuk memberikan materi yang aplikatif, pihak penyelenggara menghadirkan Annisa Fairuz Mawaddah sebagai pemateri utama. Perempuan berusia 21 tahun ini merupakan pemilik usaha Nisa Lesha Bakery sekaligus mahasiswi semester enam jurusan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Surabaya yang aktif membagikan ilmu pembuatan kue.
Menu Strawberry Pudding Cheesecake yang Sedang Trending
Strawberry Pudding Cheesecake dipilih secara khusus oleh Annisa karena dinilai sedang menjadi tren yang sangat digandrungi oleh generasi muda, khususnya Gen Z. Dessert cup ini tidak hanya menawarkan cita rasa manis dan segar yang seimbang, tetapi juga memiliki visual yang menarik sehingga sangat potensial untuk dipasarkan melalui media sosial.
Para peserta pelatihan pada hari Jumat ini tampak mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh Annisa dengan penuh konsentrasi. Annisa mempraktikkan secara langsung langkah-langkah pembuatan dasar hingga saus stroberi segar yang menjadi bagian atas puding tersebut.
Menurut penjelasan Annisa dalam pelatihan tersebut, kunci keberhasilan pembuatan Strawberry Pudding Cheesecake terletak pada keseimbangan rasa dan ketepatan takaran bahan. Penggunaan bahan baku berkualitas namun tetap ekonomis menjadi fokus utama materi agar resep ini dapat diaplikasikan oleh UMKM tanpa membebani modal produksi.
Inspirasi dan Strategi Produk Annisa Fairuz
Annisa Fairuz menceritakan kisah inspiratif di balik keputusan keluarganya merintis usaha kuliner saat krisis ekonomi melanda. Ia mengatakan bahwa awalnya keluarganya hanya mengandalkan orang tua yang bekerja di bank, dan sekarang sudah berganti pekerjaan menjadi ojek driver. Di samping itu, selama masa pandemi, keluarga Annisa mengalami kesulitan ekonomi dan berusaha mencari cara untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga.
Dengan keterbatasan tersebut, Annisa bersama keluarganya bahu-membahu untuk merintis bisnis makanan yang dimulai dari produk sederhana seperti zuppa soup (sup asup). Pemasaran zuppa soup-nya ini awalnya hanya untuk orang-orang yang mengadakan acara pernikahan dan catering.
Seiring berjalannya waktu, Annisa mulai mendirikan Nisa Lesha Bakery yang berlokasi di Jalan Salam Perumahan Villa Jasmine, Sidoarjo. Bisnis roti segar ini memiliki strategi khusus untuk menarik pelanggan, salah satunya dengan menonjolkan produk berbahan pisang sebagai ikon toko mereka.
“Kita karakteristik utama khas bakery kita itu pisang. Karena orang-orang setiap kali membeli roti itu pasti yang dicari, ‘Oh ini produknya Nisa Lesha ini punya roti pisang yang enak’, gitu. Jadi kita membangun karakteristik toko bakery dari situ,” jelas Annisa.
Selain aspek teknis memasak, Annisa juga menjelaskan bahwa hasil produk kulinernya kini sudah mulai merambah pasar yang lebih luas di sekitar daerah asalnya. Bahkan, ia memiliki gerai khusus di Rumah Sakit Eka Candrarini.
“Kalau skala penjualan alhamdulillah kami sudah banyak memasarkan produk roti, kue itu di area Surabaya, Sidoarjo, gitu,” tambahnya.
Sinergi yang Erat untuk Membangun Ekonomi Daerah
Rumah BUMN Sidoarjo sendiri terus berupaya menyediakan fasilitas dan ruang belajar yang inklusif bagi seluruh lapisan pelaku usaha mikro di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.

Sinergi yang erat antara lembaga keuangan seperti BRI, Rumah BUMN Sidoarjo, dan para mentor muda berbakat menjadi bukti nyata kolaborasi antargenerasi dalam membangun ekonomi daerah. Melalui pelatihan-pelatihan seperti ini, UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan naik kelas dengan inovasi-inovasi yang relevan dengan tren pasar saat ini.






