Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia di IFA7 World Championship 2026
Tim FA7 Indonesia berhasil menciptakan sejarah baru dalam sejarah sepak bola nasional dengan melaju ke final IFA7 World Championship 2026 setelah menyingkirkan Brasil melalui adu penalti 2-1. Pertandingan ini berlangsung dramatis dan penuh tensi tinggi, dengan skor akhir 3-3 setelah waktu normal.
Gol-gol yang dicetak oleh Tiriec Adriano Manuri dan Desman Wakerkwa menjadi perhatian utama, sementara Safiyudin menjadi penentu kemenangan tim Garuda FA7. Talenta dari Papua juga disebut berperan besar dalam pencapaian ini, membuktikan bahwa potensi pemain lokal dapat bersaing di panggung internasional.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan antara Indonesia dan Brasil berlangsung sangat sengit. Tim Garuda FA7 tampil percaya diri sejak awal, dengan permainan kolektif yang disiplin dan semangat juang tinggi. Pemain asal Papua, Tiriec Adriano Manuri, membuka keunggulan pada menit ke-13, kemudian Desman Wakerkwa menggandakan keunggulan pada menit ke-26.
Namun, Brasil tidak mudah menyerah. Mereka bangkit dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-28 dan 29, sehingga babak pertama berakhir imbang 2-2. Di babak kedua, Adriano kembali mencetak gol pada awal babak, membuat skor menjadi 3-2. Namun, Brasil mampu menyamakan kedudukan kembali, sehingga pertandingan berakhir 3-3.
Kedudukan tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Kegelapan dan ketegangan mencapai puncaknya saat enam penendang harus maju karena skor masih bertahan 1-1. Akhirnya, Safiyudin sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor terakhir, memastikan kemenangan Indonesia dengan skor adu penalti 2-1.
Komentar dari Para Pengurus dan Pelatih
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, mengaku sangat bangga atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh pemain. “Ini sangat luar biasa. Ini campur tangan Tuhan. Indonesia mampu melibas Brasil. Pemain FA7 Indonesia sangat dahsyat,” ujarnya.
Direktur Teknik sekaligus pelatih FA7 Indonesia, Nelson Leon Sanchez, memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas kerja keras dan disiplin mereka sepanjang turnamen. “Tingkatkan terus latihan sehingga prestasi semakin meningkat seperti sekarang ini. Semoga Indonesia menang di final nanti,” ujar Nelson.
Sementara itu, Vice Presiden FA7 Indonesia, Ari Permata Nainggolan, menyebut kemenangan atas Brasil sebagai mimpi besar yang akhirnya terwujud. “Bersyukur dan berterimakasih kepada semua Pemain dan Ofisial yang berjuang di Honduras,” katanya.
Kontribusi Talenta Papua
Salah satu faktor penting di balik keberhasilan Indonesia menumbangkan Brasil adalah kontribusi besar para pemain asal Papua. Dalam skuad FA7 Indonesia, empat pemain asal Papua tampil menonjol, yaitu Desman Wakerkwa, Natanael Matius Atanay, Tiriec Adriano Manuri, dan Afrizal Rizqil Falah.
Calon Ketua Federasi Provinsi FA7 Papua, Willem Wandik, mengaku bangga atas pencapaian Indonesia sekaligus bangga terhadap kontribusi putra-putra Papua yang menjadi bagian penting dalam perjalanan tim menuju final. “Anak-anak Papua bisa terlibat membawa nama Indonesia. Mereka adalah mutiara-mutiara yang luar biasa,” ujarnya.
Menurut Willem, kemenangan atas Brasil menjadi bukti bahwa Indonesia kini layak diperhitungkan sebagai kekuatan baru dalam sepak bola dunia. “Indonesia jangan dianggap remeh lagi,” tegasnya.
Laga Final yang Menanti
Kini, Indonesia hanya berjarak satu pertandingan lagi dari gelar juara dunia IFA7 World Championship 2026. Pada partai final, skuad Garuda akan menghadapi tuan rumah Honduras yang sebelumnya sukses mengalahkan Kanada dengan skor 4-0.
Laga final Indonesia vs Honduras akan digelar pada Senin 1 Juni 2026 pukul 08.30 WIB. Dengan semangat juang, kekompakan tim, dan dukungan rakyat Indonesia, harapan melihat Merah Putih berkibar serta Lagu Indonesia Raya berkumandang di podium tertinggi dunia FA7 kini semakin terbuka lebar.
Willem Wandik mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan dan doa agar tim mampu menyelesaikan perjuangan dengan hasil terbaik. “Minta doa masyarakat Indonesia agar tim bisa menuntaskan tugasnya dan mengibarkan Merah Putih serta mengumandangkan Indonesia Raya di Dunia,” tutupnya.






