Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Empat Aspek Penting Ibadah Kurban

    3 Juni 2026

    Kacipo FC Protes Keputusan Wasit di Semifinal MBM Cup IV Sebatik Nunukan

    3 Juni 2026

    Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat

    3 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 4 Juni 2026
    Trending
    • Empat Aspek Penting Ibadah Kurban
    • Kacipo FC Protes Keputusan Wasit di Semifinal MBM Cup IV Sebatik Nunukan
    • Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat
    • Makanan yang Digigit Tikus: Bisa Dimakan atau Dibuang?
    • Harga token listrik Juni 2026 resmi, beli Rp50 ribu dan Rp100 ribu dapat kWh ini
    • Liburan ke Kuningan, Penginapan Alam di Kaki Gunung Ciremai
    • Peringatan Kudus dan Pelindung Hari Senin 1 Juni 2026
    • Mengapa Trump Dikritik Pemimpin Muslim Terkait Normalisasi dengan Israel?
    • Kiper Timnas U-17 yang Lahir dari SSB AQUA-Haier Cikarang
    • Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Otomotif»Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?

    Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?

    adm_imradm_imr3 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengenal Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP

    Balapan MotoGP dikenal dengan tingkat kecepatan yang sangat tinggi dan risiko kecelakaan yang tidak bisa sepenuhnya dihindari. Salah satu insiden yang sering terjadi adalah saat pembalap kehilangan kendali di tikungan. Kecelakaan ini bisa berupa dua jenis, yaitu highside dan lowside. Meski sama-sama mengancam keselamatan, kedua jenis kecelakaan ini memiliki penyebab dan dampak yang berbeda.

    Apa Itu Kecelakaan Highside?

    Highside adalah kecelakaan yang terjadi saat ban belakang motor kehilangan traksi dan tiba-tiba kembali mendapat cengkeraman dalam waktu singkat. Akibatnya, motor bisa menendang balik dan membuat pembalap terlempar. Kecelakaan ini sangat berbahaya karena potensi kerusakan yang bisa menyebabkan cedera parah atau bahkan kematian.

    Contoh nyata dari kecelakaan highside terjadi pada tahun 2020 di Prancis. Saat itu, Luca Marini yang sedang menjalani sesi latihan bebas Moto2 terlempar hingga beberapa meter dari trek. Insiden tersebut dijuluki sebagai monster highside karena dampaknya yang sangat mengerikan.

    Apa Itu Kecelakaan Lowside?

    Berbeda dengan highside, lowside terjadi saat ban depan atau belakang motor kehilangan cengkeraman. Kecelakaan ini umumnya menyebabkan motor tergelincir dan pembalap terjatuh. Secara umum, kecelakaan ini lebih ringan dibandingkan highside karena pembalap tidak terpental ke udara. Namun, dalam beberapa kasus, lowside tetap bisa menyebabkan cedera serius, terutama jika terjadi di kecepatan tinggi atau pembalap mengalami benturan dengan motor, gravel, atau pembatas lintasan.

    Cara Mencegah Kecelakaan Highside dan Lowside

    Pencegahan kecelakaan highside dan lowside bisa dilakukan oleh pembalap atau tim. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

    • Pembalap harus memanfaatkan pengalamannya untuk mencegah kecelakaan, memahami sirkuit, dan menyesuaikan diri dengan kondisi balapan.
    • Pembalap harus memiliki kemampuan yang baik dalam menaikkan gas, mengontrol rem, menyeimbangkan diri di motor, dan melewati tikungan.
    • Kontrol traksi elektronik yang dipasang di motor bisa membantu mencegah kecelakaan.
    • Motor harus dalam kondisi prima, terutama terkait ban dan pengereman.
    • Pembalap harus menggunakan teknik pengereman yang baik untuk menghindari kecelakaan.
    • Pastikan ban motor dalam suhu yang optimal agar tidak kehilangan cengkeraman di sirkuit.

    Faktor yang Memicu Kecelakaan Highside dan Lowside

    Kecelakaan highside dan lowside juga bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti:

    • Terjadi slip antara ban dengan aspal saat balapan sedang berlangsung sehingga motor terjatuh.
    • Ban kehilangan cengkeraman dengan aspal ketika balapan sehingga motor kehilangan keseimbangan.
    • Pembalap tidak bisa mengendalikan motor dan tak mampu menyeimbangkan diri.
    • Pembalap tidak melakukan pengereman secara optimal sehingga motor kurang seimbang dan terjatuh.
    • Adanya masalah pada ban, sistem elektronik, atau komponen motor yang mempengaruhi gerakan.
    • Pembalap tidak bisa melakukan kontrol gas dengan baik.
    • Kondisi lingkungan, cuaca, dan lintasan yang kurang mendukung untuk balapan.
    • Set up suspensi motor yang kurang optimal seperti rebound belakang terlalu cepat.

    FAQ Seputar Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP

    Apa itu kecelakaan highside dan lowside di MotoGP?

    Kecelakaan highside terjadi saat ban kehilangan traksi dan tiba-tiba mendapat cengkeraman. Sementara itu, kecelakaan lowside terjadi ketika ban kehilangan cengkeraman.

    Apakah kecelakaan highside dan lowside berbahaya bagi pembalap?

    Iya, kecelakaan highside dan lowside berbahaya karena bisa menyebabkan luka luar, patah tulang, rasa sakit yang luar biasa, cedera, hingga kematian.

    Siapa pembalap MotoGP yang pernah mengalami kecelakaan highside dan lowside?

    Beberapa pembalap MotoGP yang pernah mengalami kecelakaan highside dan lowside adalah Marc Marquez, Valentino Rossi, Jorge Martin, Alex Marquez, Marco Bezzecchi, Veda Ega, dan Guido Pini.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Toyota Urban Cruiser Ebella: SUV Listrik Pertama Toyota di India

    By adm_imr3 Juni 20261 Views

    Harga Yamaha Gear Ultima Solid 2026 Menarik! Ideal untuk Mobilitas dan Usaha Harian!

    By adm_imr3 Juni 20261 Views

    Siaran Langsung Moto3 MotoGP Italia 2026: Aksi Veda Pratama Pukul 16.00 WIB

    By adm_imr3 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Empat Aspek Penting Ibadah Kurban

    3 Juni 2026

    Kacipo FC Protes Keputusan Wasit di Semifinal MBM Cup IV Sebatik Nunukan

    3 Juni 2026

    Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat

    3 Juni 2026

    Makanan yang Digigit Tikus: Bisa Dimakan atau Dibuang?

    3 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?