Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    PLN UIW Babel Bagikan 1.200 Paket Daging Kurban

    1 Juni 2026

    PDIP Jombang Lantik 21 PAC, Kader Muda Capai 30 Persen

    1 Juni 2026

    Ujian Kenaikan Kelas PKN SD Kelas 4: Kumpulan Soal dan Jawaban SAS/UAS

    1 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 2 Juni 2026
    Trending
    • PLN UIW Babel Bagikan 1.200 Paket Daging Kurban
    • PDIP Jombang Lantik 21 PAC, Kader Muda Capai 30 Persen
    • Ujian Kenaikan Kelas PKN SD Kelas 4: Kumpulan Soal dan Jawaban SAS/UAS
    • DPR Pantau Ketat PT DSI Untuk Hindari Monopoli
    • 10 Mitos Cermin Pecah: Simbol dan Peringatan Hidup
    • Wajik, Rasa Sejarah di Jantung Solo Raya
    • 4 Tips Perawatan Rambut untuk Pria Pecinta Padel, Tetap Gaya!
    • Menggali Potensi Wisata, Sejarah, dan Kebhinekaan Nusantara
    • Prabowo Bawa 4 Kesepakatan Rp61 Triliun dari Perancis
    • Daftar Peringatan Penting di Bulan Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Wajik, Rasa Sejarah di Jantung Solo Raya

    Wajik, Rasa Sejarah di Jantung Solo Raya

    adm_imradm_imr1 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Makna Wajik dalam Budaya Jawa

    Wajik adalah kudapan tradisional yang terbuat dari beras ketan, gula, dan santan. Kudapan ini memiliki rasa manis legit yang menggugah selera dan telah dikenal sejak era Majapahit. Dalam Kitab Nawaruci, karya sastra religius dari masa Kerajaan Majapahit, wajik disebutkan sebagai salah satu hidangan yang memiliki nilai budaya dan spiritual.

    Dalam budaya Jawa, wajik melambangkan kelanggengan, kebersamaan, dan harmoni. Oleh karena itu, wajik sering hadir dalam berbagai acara seperti pernikahan, syukuran, dan upacara adat. Makanan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi kuliner, tetapi juga simbol dari ikatan emosional antar sesama.

    Di Solo Raya, wajik masih mudah ditemukan di berbagai tempat. Beberapa toko ternama yang menjual wajik berkualitas antara lain:

    • Jadah Wajik Mak Ipah

      Lokasinya ada di Jl. Alpukat No.31B, Pajang, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

      Tempat ini tidak hanya menjual wajik yang legit, tetapi juga aneka kue tradisional lainnya seperti wingko babat dan jadah.

    • Jadah Wajik Ayu

      Berada di Jl. Kelud Timur, Ngadisono, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

      Selain wajik, tempat ini juga menyediakan getik, bacema, jadah, dan aneka kue tradisional khas Solo.

    • Wajik Ketan Bu Yani

      Salah satu penjual wajik yang mendapat ulasan tinggi di Google.

      Lokasinya ada di Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

      Di sini wajik tidak hanya berwarna coklat, tetapi juga merah muda. Tempat ini menerima pesanan wajik untuk hantaran.

    • Wajik Tiga Rasa Solo

      Berlokasi di Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

      Menjual berbagai bentuk wajik dan jadah.

    • Pasar Gede Solo

      Surganya pecinta kuliner tradisional khas Solo.

      Di sini tidak hanya ada wajik, tetapi juga aneka jajanan jadul lainnya seperti getuk, grontol, kue basah, gembukan, dan banyak lagi.

      Lokasinya ada di Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

    Cita Rasa dan Tampilan Wajik

    Rasa manis legit menjadi ciri khas wajik, berpadu dengan aroma harum dari gula merah, daun pandan, atau bahkan panili. Teksturnya terlihat seperti beras yang belum matang sempurna, tapi saat digigit, terasa lembut, lengket, dan mudah dikunyah, menjadikannya kudapan yang unik dan memikat lidah.

    Warna wajik pun bervariasi: cokelat (dari gula merah), hijau (dari daun suji), hingga merah muda (dari pewarna makanan), tergantung bahan yang digunakan. Kini, varian rasa wajik pun berkembang, seperti wajik rasa durian yang semakin digemari.

    Filosofi di Balik Kelezatan Wajik

    Di balik kelezatannya, wajik menyimpan makna mendalam dalam budaya Jawa. Kudapan ini kerap dihadirkan dalam berbagai upacara adat seperti pernikahan, syukuran, hingga sedekah bumi.

    • Simbol Kelanggengan

      Wajik yang lengket melambangkan hubungan yang erat dan tahan lama. Karena itu, wajik sering diberikan sebagai hantaran dalam pernikahan, sebagai harapan agar pasangan bisa terus rukun dan bersatu.

    • Simbol Kebersamaan dan Harmoni

      Bahan wajik yang berbeda-beda menyatu menjadi satu cita rasa menggambarkan keberagaman masyarakat yang hidup berdampingan dengan harmonis.

    Pelestarian Kuliner Tradisional

    Meski zaman terus berubah, wajik tetap bertahan sebagai bagian penting dari tradisi kuliner Indonesia. Kudapan ini masih mudah ditemui di pasar tradisional dan toko kue di Solo Raya, serta tetap menjadi sajian wajib di hari raya seperti Idul Fitri dan acara adat lainnya.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Penyebab Daging Kurban Keras dan Sulit Empuk, Ini Proses Alami Setelah Penyembelihan

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Dari warung keliling ke restoran legendaris, Jejamuran melompat lewat cinta dan pendidikan

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    11 oleh-oleh dari Sidoarjo yang banyak direkomendasikan untuk buah tangan, mulai dari kuliner hingga kerajinan khas

    By adm_imr1 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    PLN UIW Babel Bagikan 1.200 Paket Daging Kurban

    1 Juni 2026

    PDIP Jombang Lantik 21 PAC, Kader Muda Capai 30 Persen

    1 Juni 2026

    Ujian Kenaikan Kelas PKN SD Kelas 4: Kumpulan Soal dan Jawaban SAS/UAS

    1 Juni 2026

    DPR Pantau Ketat PT DSI Untuk Hindari Monopoli

    1 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?