Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemain Kembali ke Kediri, Gabung Persik Bersama Kiper Bajul Ijo

    2 Juni 2026

    Oleh-Oleh Jurnalis Indonesia dari Australia: Murid Dilarang Medsos, Pacar Penggemar Buku, Ponsel Lawas

    2 Juni 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Kabut, Hujan, dan Suhu Dingin 15°C

    2 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 2 Juni 2026
    Trending
    • Pemain Kembali ke Kediri, Gabung Persik Bersama Kiper Bajul Ijo
    • Oleh-Oleh Jurnalis Indonesia dari Australia: Murid Dilarang Medsos, Pacar Penggemar Buku, Ponsel Lawas
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Kabut, Hujan, dan Suhu Dingin 15°C
    • Keluarga tewas saat berkemah di Temanggung, autopsi ungkap korban termuda
    • Mengenal Lupus: Penyakit Autoimun yang Sulit Diketahui
    • 7 Menu Rice Bowl Lezat dan Praktis Dibuat
    • Jika Ingin Percaya Diri Berbicara di Depan Umum, Latih 7 Trik Bahasa Tubuh Ini!
    • Cinta Laura Diperlakukan Kasar di Bandara, Kesal Karena Diabaikan Saat Urus Bagasi
    • Misteri di Balik Keseruan Film Plot Twist
    • Sosok Virgil van Dijk, Kapten Timnas Belanda yang bawa misi raih gelar Piala Dunia pertama
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Mengenal Lupus: Penyakit Autoimun yang Sulit Diketahui

    Mengenal Lupus: Penyakit Autoimun yang Sulit Diketahui

    adm_imradm_imr2 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyakit Lupus: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

    Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah salah satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Penyakit ini memengaruhi cara kerja sistem imun tubuh, sehingga sistem imun justru menyerang jaringan tubuh yang sehat. Hal ini menyebabkan berbagai gejala yang bisa sangat mengganggu kehidupan penderitanya.

    Penyebab Lupus

    Hingga saat ini, penyebab pasti dari lupus masih belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor dapat memicu terjadinya penyakit ini. Pertama, lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu faktor utama. Paparan sinar matahari berlebihan, asap rokok, maupun bahan kimia tertentu seperti merkuri dan silika bisa meningkatkan risiko terkena lupus.

    Selain itu, faktor genetik juga turut berperan. Jika orang tua menderita lupus, maka kemungkinan besar anaknya juga akan mengalami penyakit yang sama. Selain itu, infeksi dari penyakit tertentu yang memerlukan penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa memicu lupus.

    Sebagian besar penderita lupus adalah perempuan usia 15-45 tahun. Oleh karena itu, ada spekulasi bahwa hormon estrogen yang berlebihan bisa menjadi penyebab dari penyakit ini.

    Gejala Lupus

    Gejala yang dialami oleh setiap penderita lupus bisa berbeda-beda. Beberapa penderita mengalami nyeri yang parah, sementara yang lain tidak merasakan gejala sama sekali. Berikut beberapa gejala umum dari lupus:

    • Kelelahan
    • Demam
    • Nyeri pada badan
    • Kemerahan atau ruam di wajah bagian pipi dan hidung
    • Jari-jari membiru atau memutih saat kedinginan atau stres
    • Sesak napas
    • Nyeri dada
    • Pusing, kebingungan hingga amnesia

    Gejala-gejala ini sering kali mirip dengan gejala penyakit lain, sehingga membuat diagnosis lupus menjadi lebih sulit.

    Jenis-Jenis Lupus

    Lupus dapat memengaruhi berbagai organ dalam tubuh, seperti kulit, darah, sendi, ginjal, otak, jantung, dan paru-paru. Tipe yang paling umum adalah SLE. Namun, ada beberapa jenis lupus lainnya, antara lain:

    • Cutaneous lupus erythematous, yaitu jenis lupus yang hanya memengaruhi kulit.
    • Lupus neonatal, yaitu kondisi yang terjadi pada bayi yang lahir dari orang tua dengan lupus. Namun, kemungkinan besar anak tidak mewarisi penyakit tersebut.
    • Lupus akibat efek samping pengobatan, yaitu kondisi yang terjadi secara sementara dan biasanya hilang setelah pengobatan dihentikan atau diganti.

    Diagnosis Lupus

    Diagnosis lupus tidak mudah karena gejalanya sering kali mirip dengan penyakit lain. Dokter biasanya melakukan beberapa tes untuk memastikan apakah pasien menderita lupus. Tes darah dilakukan untuk mengetahui kondisi sistem imun melalui jumlah sel darah merah dan putih. Tes urin juga dilakukan untuk mencari adanya infeksi atau kondisi kesehatan lainnya.

    Tes antibodi juga dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh memiliki antibodi yang terlalu aktif. Dokter juga bisa menyarankan biopsi kulit atau jaringan ginjal untuk memastikan apakah sistem imun telah merusak jaringan tersebut.

    Pengobatan Lupus

    Pengobatan lupus bertujuan untuk meringankan gejala dan mencegah kerusakan pada jaringan tubuh. Dosis pengobatan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala. Obat malaria sering digunakan karena gejala lupus mirip dengan gejala malaria.

    Pereda nyeri juga bisa digunakan untuk mengurangi peradangan, tetapi penggunaannya harus dibatasi agar tidak terlalu sering. Dokter juga bisa meresepkan steroid sebagai anti radang untuk mengurangi gejala. Selain itu, supresan imun juga bisa diberikan untuk mengurangi keaktifan sistem imun pasien.

    Dengan pengobatan modern, penderita lupus dapat menjalani hidup dengan lebih baik. Namun, pengobatan tetap perlu dilakukan secara teratur dan sesuai arahan dokter.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Gigi Pelari Jarak Jauh Lebih Rentan Berlubang, Mengapa?

    By adm_imr2 Juni 20261 Views

    10 Mitos Cermin Pecah: Simbol dan Peringatan Hidup

    By adm_imr1 Juni 20261 Views

    Kebiasaan Menyimpan Obat di Tas: Bahaya bagi Kualitas Obat?

    By adm_imr1 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemain Kembali ke Kediri, Gabung Persik Bersama Kiper Bajul Ijo

    2 Juni 2026

    Oleh-Oleh Jurnalis Indonesia dari Australia: Murid Dilarang Medsos, Pacar Penggemar Buku, Ponsel Lawas

    2 Juni 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Kabut, Hujan, dan Suhu Dingin 15°C

    2 Juni 2026

    Keluarga tewas saat berkemah di Temanggung, autopsi ungkap korban termuda

    2 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?