Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Empat Aspek Penting Ibadah Kurban

    3 Juni 2026

    Kacipo FC Protes Keputusan Wasit di Semifinal MBM Cup IV Sebatik Nunukan

    3 Juni 2026

    Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat

    3 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 4 Juni 2026
    Trending
    • Empat Aspek Penting Ibadah Kurban
    • Kacipo FC Protes Keputusan Wasit di Semifinal MBM Cup IV Sebatik Nunukan
    • Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat
    • Makanan yang Digigit Tikus: Bisa Dimakan atau Dibuang?
    • Harga token listrik Juni 2026 resmi, beli Rp50 ribu dan Rp100 ribu dapat kWh ini
    • Liburan ke Kuningan, Penginapan Alam di Kaki Gunung Ciremai
    • Peringatan Kudus dan Pelindung Hari Senin 1 Juni 2026
    • Mengapa Trump Dikritik Pemimpin Muslim Terkait Normalisasi dengan Israel?
    • Kiper Timnas U-17 yang Lahir dari SSB AQUA-Haier Cikarang
    • Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat

    Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat

    adm_imradm_imr3 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Apa Itu GERD Anxiety?

    Sebelum melangkah lebih jauh, kita perlu menyamakan persepsi tentang apa sebenarnya hubungan antara kedua kondisi ini.

    GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah kondisi kronis ketika asam lambung berbalik naik ke kerongkongan karena katup lambung tidak menutup sempurna. Sementara itu, anxiety atau gangguan kecemasan adalah respons berlebihan dari tubuh terhadap tekanan atau stres.

    Mengutip dari Healthline, GERD dan gangguan kecemasan rupanya memiliki hubungan timbal balik yang sangat unik. Di satu sisi, kecemasan dan stres bisa menguras energi tubuh serta memperburuk gejala fisik dari GERD. Di sisi lain, rasa sakit dan tidak nyaman akibat asam lambung yang naik sering kali membuat seseorang merasa panik serta cemas berlebihan. Keduanya bagaikan lingkaran setan, dimana satu masalah memicu masalah lainnya, lalu memperparah keadaan secara bergantian.

    Sensasi yang Dirasakan Saat GERD

    Mengutip laman Everyday Health, berikut adalah daftar sensasi fisik yang paling sering dialami saat GERD menyerang:

    • Rasa terbakar di dada (Heartburn):

      Ini adalah sensasi panas, perih, atau nyeri di area tengah dada, tepat di belakang tulang dada. Biasanya sensasi ini semakin memburuk setelah kamu makan besar atau saat berbaring santai.

    • Mulut terasa pahit atau asam:

      Asam lambung yang terdorong naik hingga ke bagian belakang tenggorokan sering meninggalkan sensasi rasa asam dan pahit yang tertinggal cukup lama di lidah.

    • Sulit menelan makanan (Disfagia):

      Saluran kerongkongan bisa terasa menyempit akibat iritasi asam yang terus-menerus. Akibatnya, kamu sering merasa ada makanan yang mengganjal di tenggorokan.

    • Batuk kering dan suara serak:

      Cairan asam yang merembes naik bisa mengiritasi pita suara dan area tenggorokan bagian atas, sehingga memicu batuk yang tidak kunjung reda.

    • Nyeri dada:

      Sensasi nyerinya kadang sangat tajam dan mendadak. Hal inilah yang sering membuat banyak orang buru-buru pergi ke rumah sakit karena khawatir terkena serangan jantung.

    Saat Anxiety, Apa Saja yang Dirasakan?

    Melansir dari Medical News Today, kecemasan tidak sekadar soal pikiran yang kalut. Tubuh ikut bereaksi secara fisik lewat beberapa sensasi berikut:

    • Jantung berdebar sangat kencang:

      Rasanya detak jantung berlari sangat cepat atau berdetak tidak beraturan, bahkan saat kamu sedang duduk diam tanpa aktivitas fisik.

    • Napas terasa pendek dan sesak:

      Kamu mungkin tiba-tiba merasa kesulitan untuk menghirup udara dalam-dalam, seolah ada ikatan kencang di sekitar dada.

    • Otot kaku dan tubuh gemetar:

      Tubuh bersiap masuk ke dalam mode bertahan hidup, sehingga otot-otot secara otomatis menegang dan sering kali disertai tangan atau kaki yang bergetar.

    • Keringat dingin bercucuran:

      Walaupun cuaca sedang sejuk atau tidak panas, telapak tangan, leher, atau dahi tiba-tiba terasa dingin, namun basah oleh keringat.

    • Perasaan takut yang luar biasa:

      Muncul sensasi seolah sesuatu yang sangat buruk atau membahayakan nyawa akan terjadi detik itu juga, membuat kamu sulit berpikir jernih.

    Bisakah GERD Sebabkan Anxiety?

    Pertanyaan yang mungkin sedang berkecamuk di pikiranmu saat ini adalah “apakah asam lambung yang naik benar-benar punya kekuatan untuk memicu kecemasan?” Jawabannya adalah iya, sangat bisa!

    Mengutip Gastroconsa, saluran pencernaan dan otak kita sebenarnya terhubung oleh sebuah sistem saraf yang sangat kompleks yang sering disebut dengan istilah gut-brain axis atau poros usus-otak. Ketika asam lambung naik dan merusak jaringan pelindung kerongkongan, tubuh merasakan nyeri dada yang luar biasa. Otak akan dengan cepat merespons rasa sakit mendadak ini sebagai sebuah ancaman bagi nyawa. Sinyal bahaya ini secara otomatis melepaskan hormon stres ke aliran darah. Apalagi jika kamu belum tahu persis apa penyebab rasa nyeri dada tersebut, rasa takut akan penyakit parah justru membuat anxiety langsung meledak.

    Jadi, sangat wajar jika seseorang yang menderita GERD dalam waktu lama pada akhirnya mengembangkan gangguan kecemasan akibat trauma rasa sakit.

    Cara Mengatasi GERD Anxiety

    Dilansir Medical News Today, berikut adalah beberapa langkah efektif yang bisa kamu praktikkan sehari-hari:

    • Perbaiki pola dan porsi makan:

      Hindari makanan pemicu naiknya asam lambung, seperti sajian yang terlalu pedas, berlemak tinggi, cokelat, kafein, hingga minuman bersoda. Biasakan makan dalam porsi kecil namun sering dan hindari tidur langsung setidaknya tiga jam setelah perut terisi.

    • Olah pernapasan perut (Deep breathing):

      Saat rasa panik mulai melanda karena lambung tak nyaman, cobalah duduk tenang. Tarik napas perlahan lewat hidung selama 4 detik, tahan 4 detik, lalu embuskan lewat mulut selama 6 detik. Cara ini ampuh mengaktifkan sistem saraf parasimpatik untuk merilekskan otot sekaligus menenangkan pikiran.

    • Atur posisi tidur yang ideal:

      Gunakan penyangga tambahan di bawah kasur kepala agar posisi tubuh bagian atas naik sekitar 15-20 sentimeter. Posisi tidur sedikit menanjak ini memanfaatkan gravitasi untuk menahan asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan.

    • Kelola stres lewat hobi dan relaksasi:

      Jadwalkan waktu khusus untuk melakukan aktivitas yang memanjakan pikiran, seperti jalan pagi santai, meditasi ringan, atau sekadar berkebun. Semakin tenang pikiranmu, semakin kecil kemungkinan asam lambung memproduksi asam berlebih.

    • Lakukan terapi psikologis:

      Jika kecemasan terasa sangat membandel, jangan ragu untuk menemui psikolog. Terapi perilaku kognitif (Cognitive Behavioral Therapy) sangat efektif untuk mengajarkan otak bagaimana merespons sensasi fisik tanpa perlu memicu kepanikan.

    • Konsultasikan dengan dokter ahli:

      Jika gaya hidup sudah diperbaiki, namun sensasi tidak nyaman masih sering kambuh, temui dokter. Dokter dapat meresepkan obat penekan asam lambung agar lambung memiliki waktu untuk memulihkan diri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sering Kurang Percaya Diri? 3 Fakta Penting Ini Bisa Mengubah Anda

    By adm_imr3 Juni 20261 Views

    Pandangan: Mengenal Orthoebolavirus, Ancaman Kesehatan Global yang Nyata

    By adm_imr3 Juni 20262 Views

    9 tanda maag parah yang tidak boleh diabaikan!

    By adm_imr3 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Empat Aspek Penting Ibadah Kurban

    3 Juni 2026

    Kacipo FC Protes Keputusan Wasit di Semifinal MBM Cup IV Sebatik Nunukan

    3 Juni 2026

    Sensasi GERD dan Cara Mengatasi Kecemasan dengan Tepat

    3 Juni 2026

    Makanan yang Digigit Tikus: Bisa Dimakan atau Dibuang?

    3 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?