Konsolidasi dan Regenerasi di DPC PDI Perjuangan Jombang
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), telah resmi mengukuhkan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) di 21 kecamatan untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus upaya regenerasi kader menjelang Pemilu 2029.
Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Niaga Jaya, Jalan Brigjen Kretarto, Kecamatan Jombang, pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus partai, kader, serta sejumlah tokoh PDI Perjuangan. Pelantikan dilakukan secara serentak sesuai agenda konsolidasi yang telah ditetapkan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jombang, Donny Anggun, menjelaskan bahwa kepengurusan periode terbaru membawa semangat pembaruan dengan melibatkan lebih banyak kader muda dalam struktur organisasi partai. Hal ini merupakan implementasi arahan partai untuk memperkuat regenerasi, sekaligus mempersiapkan kader menghadapi tantangan politik ke depan.
Regenerasi Kader Jadi Fokus PDIP Jombang
Donny menyebutkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan mencapai 30 persen dari total pengurus PAC yang dilantik. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kaderisasi dan pendidikan politik, serta menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
“Kader muda yang kini masuk dalam kepengurusan akan dibekali pemahaman mengenai ideologi partai, aturan organisasi, serta semangat perjuangan agar mampu menjalankan tugas kepartaian secara optimal,” ujarnya.
Menurut Donny, regenerasi menjadi kebutuhan penting karena komposisi pemilih pada Pemilu 2029 diperkirakan akan didominasi kalangan milenial dan Generasi Z. Oleh karena itu, partai perlu memiliki kader yang mampu berkomunikasi dan memahami kebutuhan generasi muda.
Adaptasi Digital Jadi Tantangan Organisasi
Selain regenerasi, DPC PDI Perjuangan Jombang juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan media digital. Donny menilai perubahan pola komunikasi masyarakat, khususnya generasi muda, menuntut partai politik untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan komunikasi politik.
“Perkembangan teknologi harus diikuti. Pengurus, baik yang muda maupun senior, perlu beradaptasi dengan media digital agar pesan-pesan partai dapat menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya kalangan muda,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kemampuan memanfaatkan platform digital akan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kedekatan dengan pemilih muda.
Fokus Perkuat Struktur Hingga Tingkat Desa
Usai pengukuhan PAC, DPC PDI Perjuangan Jombang akan melanjutkan konsolidasi organisasi dengan memperkuat kepengurusan ranting di tingkat desa. Meski belum memiliki sekolah partai di tingkat kabupaten, proses kaderisasi akan tetap dilakukan melalui program pendidikan politik dan pembinaan yang disiapkan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
DPC menargetkan seluruh struktur organisasi hingga tingkat desa dapat terbentuk secara bertahap mulai tahun ini. “Pengurus PAC yang baru diharapkan segera bekerja membangun soliditas organisasi, dan menyelesaikan struktur kepengurusan ranting di desa-desa. Dengan begitu, mesin partai akan semakin kuat dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” kata Donny.
Sadarestuwati Minta Kader Hadir untuk Rakyat
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota DPR RI, Sadarestuwati, turut memberikan arahan kepada para kader. Ia menegaskan pentingnya kehadiran partai di tengah masyarakat melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“Kita, PDI Perjuangan harus hadir di tengah masyarakat. Untuk memberikan kemanfaatan. Sebagai kader PDI Perjuangan, kita juga harus berani menyuarakan apa yang menurut kita belum bermanfaat untuk rakyat,” ujarnya.
Dengan pelantikan PAC di 21 kecamatan dan keterlibatan kader muda yang semakin besar, PDI Perjuangan Jombang berupaya memperkuat organisasi, sekaligus mempersiapkan mesin partai menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.







