
Sebelum melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, banyak orang memilih untuk langsung mencuci wajah dan langsung beraktivitas tanpa menggunakan produk perawatan kulit. Alasan yang sering muncul antara lain takut wajah terasa lengket atau merasa produk akan luntur karena keringat. Namun, menurut dr. Matahari Arsy, Sp.DVE (dokter spesialis dermatologi), anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa produk skincare yang tetap penting digunakan sebelum berolahraga untuk menjaga kondisi kulit.

Menurut dr. Tari, rutinitas skincare sebelum olahraga tidak perlu rumit. Yang paling penting adalah memastikan kebutuhan dasar kulit terpenuhi melalui rangkaian basic skincare. “Basic skincare itu harus dilakukan setiap kali. Yaitu gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Itu sebaiknya selalu dipakai kapan pun,” ujarnya saat diwawancara.
Ia menjelaskan bahwa serum bukan bagian dari basic skincare. Penggunaannya bersifat tambahan dan bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. “Kalau serum sebenarnya bukan termasuk basic skincare. Tapi kalau kulitnya ternyata kering atau ada masalah tertentu, boleh ditambahkan,” tambahnya.
Mengapa Basic Skincare Tetap Penting Sebelum Olahraga?

Penjelasan dr. Tari sejalan dengan penelitian yang menunjukkan pentingnya menjaga fungsi skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Dalam sebuah penelitian berjudul The Skin Barrier and Moisturization: Function, Disruption, and Mechanisms of Repair, yang diterbitkan dalam jurnal Skin Pharmacology and Physiology pada 2023, para peneliti menjelaskan bahwa skin barrier terdiri dari lapisan fisik, kimia, mikrobiologis, dan imunologis yang bekerja bersama untuk menjaga kesehatan kulit.
Selain itu, peneliti dari University of Illinois Chicago, Northwestern University Feinberg School of Medicine, serta University of Arkansas for Medical Sciences juga menemukan bahwa moisturizer membantu mendukung fungsi lapisan-lapisan tersebut serta mengurangi kehilangan air dari kulit.

“Moisturizer tidak hanya membuat kulit terasa lembap, tapi juga membantu mempertahankan fungsi perlindungan alami kulit,” kata penelitian tersebut.
Dr. Tari menilai bahwa fokus utamanya bukanlah menggunakan sebanyak mungkin produk skincare sebelum olahraga, melainkan memastikan kebutuhan dasar kulit sudah terpenuhi. “Yang basic dulu. Tapi tambahan lainnya harus disesuaikan dengan tipe kulit dan kondisi masing-masing,” katanya.
Sementara untuk serum, dr. Tari menyebut bahwa penggunaannya bukanlah keharusan sebelum olahraga. Menurutnya, penggunaan serum lebih bergantung pada kebutuhan kulit masing-masing. Seseorang dengan kulit kering atau dehidrasi mungkin tetap memerlukan serum sebagai tambahan, namun bagi banyak orang, basic skincare sudah cukup.
Beri Waktu agar Skincare Menyerap

Selain memilih produk yang tepat, waktu penggunaan skincare juga penting diperhatikan. Menurut dr. Tari, skincare sebaiknya diberikan waktu untuk menyerap terlebih dahulu sebelum seseorang mulai berolahraga. Khusus untuk sunscreen, ia menyarankan penggunaan sekitar 30 menit sebelum aktivitas outdoor. “Kalau sunscreen, kalau bisa sekitar 30 menit sebelumnya. Tapi kalau sudah dirasakan menyerap dengan baik, tidak masalah kalau langsung berolahraga,” jelasnya.
Anjuran ini sejalan dengan panduan dermatologi yang menyebut sunscreen membutuhkan waktu untuk membentuk lapisan perlindungan optimal sebelum terpapar sinar matahari.
Apakah Sunscreen Jadi Percuma karena Berkeringat?

Salah satu alasan orang enggan memakai skincare sebelum olahraga adalah karena menganggap produk tersebut akan hilang saat berkeringat. Menurut dr. Tari, anggapan ini tidak benar. Meski keringat dapat mengurangi efektivitas sunscreen, produk tersebut tetap memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UV.
“Semua penggunaan sunscreen tidak akan memblok 100 persen sinar UV. Tapi tetap ada manfaatnya karena sudah terbukti secara ilmiah,” ujar dr. Tari. Ia menjelaskan bahwa sunscreen membantu memperlambat kerusakan kulit akibat sinar matahari. “Kalau tidak pakai sunscreen, mungkin lima menit sudah sunburn. Tapi kalau pakai, meskipun dosisnya belum tepat, tetap lebih lama memberikan perlindungan dibandingkan tidak memakai sama sekali,” jelasnya.
Oleh karena itu, dr. Tari menyarankan penggunaan sunscreen yang tahan air dan keringat, terutama untuk olahraga outdoor. Selain itu, sunscreen perlu diaplikasikan ulang jika aktivitas berlangsung lama atau tubuh mengeluarkan banyak keringat.
Kandungan Apa yang Sebaiknya Dihindari?

Terkait kandungan skincare yang perlu dihindari sebelum olahraga, dr. Tari menyatakan tidak ada larangan khusus selama produk cocok dengan kondisi kulit penggunanya. Namun, ia mengingatkan bahwa produk yang mengandung alkohol atau bahan yang diketahui memicu iritasi perlu diwaspadai. “Secara umum yang harus dihindari itu produk yang mengandung alkohol atau zat-zat yang tidak cocok dengan jenis kulit kita. Tapi skincare yang sudah beredar di pasaran biasanya cukup aman,” tuturnya.
Pada prinsipnya, pemilik kulit sensitif perlu lebih berhati-hati terhadap produk yang berpotensi mengganggu skin barrier atau memicu iritasi. Jadi, selama kulit sudah dibersihkan dengan baik, mendapatkan kelembapan yang cukup, dan terlindungi oleh sunscreen, rutinitas tersebut dinilai sudah memadai untuk menjaga kesehatan kulit saat berolahraga.







