Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 16 Juni 2026
    Trending
    • Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya
    • Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan
    • Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?
    • Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda
    • Renungan Katolik: Kekayaan di Mata Allah, Senin 8 Juni 2026
    • 5 Alasan Orang Kelelahan Akibat Gangguan Tidur
    • Asal Usul Tengkleng: Dari Gembreng Jadi Masakan Khas Solo
    • Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita
    • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
    • 5 Kekacauan Internasional: Pembunuhan WNI di Hokkaido dan Demo di Korea Selatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Router WiFi bisa jadi alat mata-mata, kenali identitas dengan akurasi 99,5 persen

    Router WiFi bisa jadi alat mata-mata, kenali identitas dengan akurasi 99,5 persen

    adm_imradm_imr6 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Teknologi WiFi Bisa Jadi Alat Pengawasan yang Mengerikan

    Sebuah penelitian terbaru dari Karlsruhe Institute of Technology (KIT) di Jerman mengungkapkan bahwa router WiFi biasa dapat berfungsi layaknya alat pengawas yang mampu mengenali identitas seseorang hanya melalui perubahan sinyal radio. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai perlindungan privasi di era digital.

    Teknologi yang digunakan dalam penelitian ini dikenal sebagai WiFi sensing, yaitu teknik yang memanfaatkan perubahan karakteristik sinyal radio saat berinteraksi dengan objek dan manusia di sekitarnya. Ketika sinyal WiFi menyebar di dalam ruangan, gelombang radio akan memantul, diserap, atau berubah arah akibat keberadaan benda maupun orang yang bergerak. Perubahan tersebut menghasilkan pola unik yang dapat dianalisis untuk menggambarkan kondisi lingkungan secara detail.

    Mengandalkan Perubahan Sinyal WiFi

    Profesor KIT sekaligus penulis studi, Thorsten Strufe, menjelaskan bahwa sistem tersebut bekerja layaknya kamera pengawas, tetapi menggunakan gelombang radio sebagai sumber informasi. Menurutnya, pola perubahan sinyal mampu memberikan gambaran mengenai lingkungan dan individu yang berada di area jangkauan jaringan WiFi.

    Penelitian ini memanfaatkan data yang berasal dari fitur beamforming, teknologi yang mulai diterapkan sejak generasi WiFi 5. Fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas koneksi dengan mengarahkan sinyal secara lebih presisi ke perangkat pengguna. Agar proses itu berjalan optimal, perangkat yang terhubung secara rutin mengirimkan data umpan balik kepada router. Masalahnya, data umpan balik yang dikenal sebagai Beamforming Feedback Information (BFI) tersebut tidak dilindungi enkripsi. Kondisi ini memungkinkan data diakses tanpa harus masuk ke jaringan WiFi yang sama atau menggunakan perangkat keras khusus.

    Bisa Mengenali Orang Tanpa Gadget

    Salah satu aspek yang paling mengkhawatirkan dari penelitian ini adalah kemampuan sistem mengenali seseorang meskipun tidak membawa ponsel, laptop, atau perangkat elektronik apa pun. Dalam penelitian tersebut, tim KIT melatih model kecerdasan buatan (machine learning) menggunakan data sinyal WiFi dari hampir 200 partisipan. Setiap peserta diminta berjalan melintasi area yang tercakup jaringan WiFi dengan pola gerakan alami. Hasilnya, sistem mampu mengenali individu berdasarkan karakteristik cara berjalan mereka.

    Identifikasi dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik setelah model selesai dilatih. Artinya, teknologi ini tidak melacak perangkat yang digunakan seseorang, melainkan mengenali pola tubuh yang memengaruhi rambatan sinyal radio di sekitarnya.

    Potensi Ancaman Privasi

    Penulis studi, Julian Todt, mengingatkan bahwa teknologi ini berpotensi mengubah router WiFi biasa menjadi alat pengawasan yang sangat efektif. Menurutnya, seseorang dapat dikenali secara diam-diam hanya karena melintas di area yang memiliki jaringan WiFi aktif. Dalam skenario tertentu, identitas seseorang bahkan dapat dipantau secara berulang tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

    Todt mencontohkan situasi ketika seseorang sering melewati lokasi tertentu seperti kafe, pusat perbelanjaan, atau gedung perkantoran yang memiliki jaringan WiFi. Dengan teknologi tersebut, pola kehadiran dan identitas individu berpotensi direkam tanpa memerlukan kamera pengawas.

    Lebih Akurat dari Teknologi Sebelumnya

    Sebelum muncul metode berbasis Beamforming Feedback Information, penelitian serupa telah dilakukan menggunakan pendekatan bernama Channel State Information (CSI). CSI bekerja dengan mengukur perubahan sinyal radio saat bergerak dan memantul di dalam ruangan. Namun metode tersebut membutuhkan modifikasi perangkat lunak router dan lebih sulit diterapkan dalam skala luas. Selain itu, tingkat akurasi CSI dalam mengenali pola berjalan seseorang hanya mencapai sekitar 82,4 persen, jauh di bawah capaian metode baru yang mendekati 100 persen.

    Peneliti Desak Standar Privasi Baru

    Menyikapi potensi ancaman terhadap privasi pengguna, para peneliti mendesak organisasi standar teknologi global, IEEE, untuk memperketat perlindungan keamanan pada pengembangan teknologi WiFi sensing. Mereka meminta agar standar baru IEEE 802.11bf, yang saat ini disiapkan untuk mengatur penggunaan WiFi sensing, dilengkapi mekanisme perlindungan privasi yang lebih kuat.

    Standar tersebut dirancang untuk mendukung berbagai aplikasi berbasis pemantauan sinyal WiFi, mulai dari deteksi keberadaan manusia hingga sistem otomatisasi bangunan pintar. Para peneliti menilai regulasi yang jelas sangat penting agar teknologi WiFi sensing dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan positif tanpa mengorbankan hak privasi masyarakat.

    Temuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi konektivitas tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga menuntut perhatian lebih terhadap aspek keamanan data dan perlindungan privasi pengguna di era digital.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Fakta Trionda: Bola Piala Dunia dengan Sensor Canggih untuk VAR

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Yamaha Classy Modifest 2026 Surabaya: Kombinasi Otomotif dan Gaya Hidup

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    5 Paradoks Menarik Do Ji Ui di Dokter di Ujung

    By adm_imr13 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026

    Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?