Sosok Dadan Hindayana yang Viral dan Kontroversi di Balik Jabatannya sebagai Kepala BGN
Dadan Hindayana, sosok yang kerap menjadi perbincangan publik, saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus 2024, menjadikannya sebagai pemimpin pertama lembaga baru yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Namun, posisinya kini telah dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto, seiring dengan reorganisasi struktur kepemimpinan BGN.
Selama masa jabatannya, Dadan sering kali menjadi sorotan karena berbagai pernyataan dan kebijakan yang ia keluarkan. Berikut adalah beberapa kontroversi yang muncul selama ia menjabat:
1. Pernyataan tentang Konsumsi Susu 2 Liter per Hari
Dadan pernah viral karena menyatakan bahwa konsumsi susu dua liter per hari bisa membuat anak tumbuh tinggi. Ia mengklaim bahwa dua anak laki-lakinya memiliki tinggi badan 181 cm dan 185 cm karena rutin minum susu 2 liter setiap hari sejak kecil hingga kelas 2 SMA. Namun, pernyataan ini mendapat kritik dari dokter ternama, Tan Shot Yen, yang menyebut klaim tersebut tidak berdasar.
2. Serangga sebagai Sumber Protein
Dadan juga menuai sorotan ketika menyebut bahwa serangga seperti ulat sagu bisa dimasukkan dalam komposisi menu MBG. Ia menjelaskan bahwa BGN tidak menetapkan standar menu nasional, hanya standar komposisi gizi. Namun, pernyataan ini dinilai tidak sensitif terhadap budaya lokal dan kebiasaan masyarakat.
3. Pernyataan tentang Gizi Pemain Sepak Bola Indonesia
Dadan pernah menyebut bahwa kualitas gizi pemain sepak bola Indonesia berdampak pada performa mereka. Pernyataan ini mendapat respons dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, yang menyayangkan pendapat Dadan yang dianggap terlalu berlebihan.
4. Kasus Keracunan MBG
Sejumlah kejadian keracunan makanan yang dikaitkan dengan pelaksanaan MBG menimbulkan sorotan terhadap BGN. Dadan pernah menyebut kasus keracunan hanya menimpa sebagian kecil siswa, yang dinilai tidak sensitif terhadap kekhawatiran orang tua.
5. Pengadaan Motor Operasional MBG
Video yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo BGN sempat viral di media sosial. Dadan menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional Kepala SPPG.
6. Main Golf saat Terjadi Bencana
Dadan sempat viral karena video dirinya bermain golf saat wilayah Sumatra dilanda banjir dan longsor. Ia kemudian membuat klarifikasi bahwa acara golf bertujuan untuk menggalang dana korban bencana.
7. Pegawai SPPG Jadi ASN
Pengangkatan pegawai SPPG menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjadi kontroversi. Dadan menyatakan bahwa kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan akan diangkat menjadi ASN PPPK per tanggal 1 Februari.
Alasan Perombakan Pimpinan BGN
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan pencopotan Kepala BGN sudah melalui proses monitoring dan evaluasi selama hampir satu setengah tahun. Alasan utamanya adalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP dan tata kelola makanan. Dalam konferensi pers di Istana Negara, Prasetyo menyampaikan bahwa keputusan ini diambil untuk memperbaiki catatan-catatan yang ada.
Dengan perubahan ini, BGN kini mulai mengarah pada peningkatan kualitas program dan transparansi dalam pelayanan. Meskipun begitu, banyak yang masih mempertanyakan langkah-langkah yang diambil selama masa jabatan Dadan Hindayana.






