Proses Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 Hijriah/2026
Proses pemulangan jemaah haji dari Debarkasi Surabaya Tahun 1447 Hijriah/2026 terus berjalan. Hingga Minggu (7/6), sebanyak 6 jemaah haji terpaksa ditunda kepulangannya dan masih berada di Arab Saudi. Hal ini disebabkan oleh alasan kesehatan yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya sekaligus Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Timur, As’adul Anam, menyampaikan bahwa keenam jemaah tersebut masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi sehingga belum dapat dipulangkan bersama kloternya.
Berikut adalah daftar enam jemaah haji Debarkasi Surabaya yang ditunda kepulangannya:
- Mohammad Dzikri Muiz, 65 tahun, kloter 4 Kabupaten Probolinggo, dirawat di RS Jeddah karena kanker;
- Siti Mutmainah Asari, 64 tahun, kloter 14 Kota Malang, dirawat di RS Bandara Taif;
- Matory Ahmad Jalil, 78 tahun, kloter 14 Kota Malang, dirawat di RS King Faisal karena sesak napas;
- Soetrisno Semo Semin, 66 tahun, kloter 21 Kabupaten Magetan, dirawat di RS King Abdullah pasca operasi jantung;
- Jetty Trisno, 70 tahun, kloter 22 Kota Madiun, dirawat di RS Samir Abbas karena infeksi paru-paru;
- Sri Rahayu Sudarmo, 73 tahun, kloter 25 Kabupaten Pacitan, dirawat di RS King Faisal karena gangguan paru-paru.
Sementara itu, satu jemaah haji dari kloter 1 Kabupaten Probolinggo, Abdul Djalal, 67 tahun, yang sebelumnya dirawat di RS Al-Noor, Mekkah, Arab Saudi, dilaporkan meninggal karena penyakit jantung.
“Semoga seluruh jemaah haji yang sedang menjalani perawatan medis di Arab Saudi, segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” ujar As’adul Anam.
PPIH Debarkasi Surabaya memastikan koordinasi dengan otoritas kesehatan dan petugas haji di Arab Saudi terus dilakukan untuk memantau kondisi jamaah yang masih menjalani perawatan tersebut.
Jumlah Jemaah Haji yang Pulang dengan Selamat
Dalam kesempatan yang sama, As’adul Anam menyampaikan bahwa hingga Minggu pagi (7/6), sebanyak 9.478 jemaah haji dari 25 kloter pertama, telah tiba di Asrama Haji Kelas I Surabaya, dengan selamat.
Jumlah ini setara dengan 22 persen dari total jemaah haji dan petugas yang direncanakan kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya, yakni 44.000 orang dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Alhamdulillah, operasional debarkasi hingga Kloter 15 berjalan dengan lancar. Seluruh petugas berupaya memberikan pelayanan terbaik agar jamaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman,” pungkas Anam.
Hingga saat ini, masih terdapat 34.522 jemaah dan petugas dari Debarkasi Surabaya yang berada di Arab Saudi dan akan dipulangkan secara bertahap sesuai jadwal penerbangan masing-masing kloter.







