Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ekspansi Trans Jatim Malang Raya Harus Akomodir Aspirasi dan Perhatikan Nasib Sopir Angkot

    11 Juli 2026

    Phenomena baru Gen Z membuat PNS jadi impian kerja? Ini alasan utamanya

    11 Juli 2026

    Kronologi pemotor bawa 3 penumpang viral tertabrak mobil, satu tewas di Surabaya

    11 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 12 Juli 2026
    Trending
    • Ekspansi Trans Jatim Malang Raya Harus Akomodir Aspirasi dan Perhatikan Nasib Sopir Angkot
    • Phenomena baru Gen Z membuat PNS jadi impian kerja? Ini alasan utamanya
    • Kronologi pemotor bawa 3 penumpang viral tertabrak mobil, satu tewas di Surabaya
    • Lihat Prospek Emiten Papan Akselerasi yang Berbeda dari IHSG
    • Putusan seumur hidup untuk Waldi terkait pembunuhan dosen di Bungo Jambi
    • 45 Ucapan Hari Cintai Kulitmu 2026, Cocok untuk Status Sosial Media
    • Sejarah Brongkos, Kuliner Legendaris Raja Mataram yang Masih Eksis di Solo Raya
    • Akselerasi Kendaraan Listrik, DPRD Bali Kaji Strategi Energi Bersih ke DKI Jakarta
    • Kebun Teh Kemuning Karanganyar, Wisata Murah dengan Pemandangan Hijau Menyejukkan Mata
    • Vivell Memimpin Upaya Datangkan Bintang Rp1,1 Triliun untuk Man Utd
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Lihat Prospek Emiten Papan Akselerasi yang Berbeda dari IHSG

    Lihat Prospek Emiten Papan Akselerasi yang Berbeda dari IHSG

    adm_imradm_imr11 Juli 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Papan akselerasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan kinerja yang berbeda dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meskipun IHSG mengalami penurunan signifikan sejak awal tahun, papan akselerasi terus menunjukkan pertumbuhan. Pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (7/7/2026), kinerja papan akselerasi naik 2,73% YTD (year to date), meskipun penurunan terjadi dibandingkan awal bulan lalu.

    Pergerakan IHSG tercatat turun sebesar 30,77% YTD, sementara dana asing juga telah keluar dari pasar saham Indonesia sebesar Rp 89,07 triliun di pasar reguler dan Rp 74,6 triliun di seluruh pasar. Analyst Equity PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi, menjelaskan bahwa tekanan terbesar pada IHSG berasal dari foreign outflow yang fokus pada saham-saham besar, khususnya sektor perbankan dan saham dengan bobot dominan dalam indeks.

    Sebaliknya, saham-saham di papan akselerasi memiliki kepemilikan institusi asing yang relatif terbatas. Hal ini membuat mereka lebih sedikit terpengaruh oleh arus keluar dana asing. Pergerakan harga saham di papan akselerasi lebih banyak ditentukan oleh aliran dana domestik dan faktor spesifik emiten, sehingga korelasinya terhadap IHSG cenderung lebih rendah dibandingkan saham blue chip.

    Secara historis, banyak saham di papan akselerasi memiliki beta yang rendah atau bahkan negatif karena likuiditas yang terbatas dan korelasi terhadap IHSG yang kecil. Hal ini menyebabkan pergerakannya lebih dipengaruhi faktor spesifik emiten daripada sentimen pasar secara keseluruhan.

    Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menjelaskan bahwa outperformance papan akselerasi terhadap IHSG adalah “immunity by irrelevance”, bukan “immunity by quality”. Emenit kecil dengan free float terbatas tidak masuk radar foreign outflow yang memukul big caps. Saham-saham di papan akselerasi yang naik kencang biasanya narrative-driven, bukan pertumbuhan fundamental terverifikasi.

    Junior Analyst Kiwoom Sekuritas, Kevin Yudha Pratama, menambahkan bahwa saat saham big caps tertekan, sebagian pelaku pasar mencari peluang pada emiten berkapitalisasi kecil. Beberapa saham yang menjadi penggerak papan akselerasi antara lain:

    • PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK): Naik 25,56% YTD
    • PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING): Naik 49,52% YTD
    • PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV): Naik 295,45% YTD
    • PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL): Naik 26,09% YTD

    Menurut Kevin, kenaikan mereka didorong oleh ekspektasi pertumbuhan bisnis. Terutama, pada emiten yang mampu mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten, memiliki rencana ekspansi yang jelas, serta berada di sektor dengan prospek pertumbuhan tinggi.

    Imam menegaskan bahwa kinerja saham di papan akselerasi tidak bisa secara pasti diproyeksikan. Sebab, kinerja historis saham tidak selalu menjadi gambaran kinerja di masa depan. Namun, apabila melihat kondisi pasar secara keseluruhan, IHSG mulai menunjukkan peluang pemulihan secara teknikal dalam jangka pendek setelah mengalami koreksi yang cukup dalam sejak awal tahun.

    Jika tekanan jual asing mereda dan sentimen global membaik, saham-saham berkapitalisasi besar justru berpotensi menjadi penerima aliran dana pertama. Menurut Imam, investor sebaiknya tidak hanya fokus pada saham-saham papan akselerasi, tetapi juga memperhatikan saham-saham fundamental kuat yang mengalami koreksi cukup dalam, terutama sektor perbankan besar.

    Wafi menilai outperform emiten papan akselerasi masih bisa berlanjut di semester II 2026. Namun, pergerakannya tak bisa menjadi indikator valid lantaran penurunan IHSG sudah sangat dalam. Yang perlu dipertimbangkan adalah apakah saham-saham tersebut naik secara absolut dan seperti apa katalis spesifik dari masing-masing emiten.

    Kevin berpandangan bahwa tren positif papan akselerasi masih berpeluang berlanjut pada semester II 2026, tetapi akan lebih selektif. Di tengah dana asing yang masih keluar, saham dengan katalis fundamental dan aksi korporasi yang jelas berpotensi lebih menarik dibanding saham yang hanya bergerak karena momentum.

    Saham dari papan akselerasi yang berpotensi bergerak kencang hingga akhir tahun adalah PACK. Alasannya, PACK memiliki arah transformasi yang jelas dari bisnis kemasan menjadi investment holding yang fokus pada ekosistem nikel, didukung ekspansi ke perdagangan dan pertambangan nikel. Jika eksekusinya berjalan sesuai rencana, katalis PACK tidak hanya berasal dari sentimen pasar, tetapi juga dari perubahan fundamental bisnis.

    Investor perlu memperhatikan bahwa saham papan akselerasi umumnya memiliki likuiditas yang lebih terbatas dan volatilitas yang tinggi. Pergerakan harga bisa sangat cepat, baik saat naik maupun turun. Oleh karena itu, investor sebaiknya tidak hanya mengejar saham yang sudah naik tinggi, tetapi fokus pada emiten yang memiliki fundamental jelas, pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten, rencana ekspansi yang terukur, serta prospek bisnis yang masih kuat.

    Kevin merekomendasikan speculative buy untuk PACK dengan target harga Rp 266 per saham.



    PACK Chart

    by TradingView

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 ancaman bunga tinggi bagi cicilan rumah dan mobil

    By adm_imr11 Juli 20261 Views

    Perkuat Kesejahteraan Keluarga, DKI Tingkatkan RPTRA dan Ranperda

    By adm_imr11 Juli 20261 Views

    Buruan! Ribu Investor Antre IPO Saham RANS, Penawaran Tutup Pukul 9 WIB

    By adm_imr11 Juli 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ekspansi Trans Jatim Malang Raya Harus Akomodir Aspirasi dan Perhatikan Nasib Sopir Angkot

    11 Juli 2026

    Phenomena baru Gen Z membuat PNS jadi impian kerja? Ini alasan utamanya

    11 Juli 2026

    Kronologi pemotor bawa 3 penumpang viral tertabrak mobil, satu tewas di Surabaya

    11 Juli 2026

    Lihat Prospek Emiten Papan Akselerasi yang Berbeda dari IHSG

    11 Juli 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?