Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cuaca Surabaya 21 Agustus 2026: Cerah Berawan, Suhu Mencapai 31 Derajat

    22 Agustus 2026

    12 Prediksi Keuangan Shio Hari Minggu 23 Agustus 2026: Karier, Bisnis, dan Keberuntungan Finansial

    22 Agustus 2026

    3 Rekomendasi Drakor Medis Penuh Tegang, Salah Satunya Sudah 3 Musim

    22 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 22 Agustus 2026
    Trending
    • Cuaca Surabaya 21 Agustus 2026: Cerah Berawan, Suhu Mencapai 31 Derajat
    • 12 Prediksi Keuangan Shio Hari Minggu 23 Agustus 2026: Karier, Bisnis, dan Keberuntungan Finansial
    • 3 Rekomendasi Drakor Medis Penuh Tegang, Salah Satunya Sudah 3 Musim
    • BEM UI Bingung Dicegat di Bundaran HI, Pastikan Surat Pemberitahuan Demo Sudah Dikirim ke Polisi
    • Ini 6 destinasi wisata Sukabumi yang sedang viral!
    • Buku AI Viral di Video CEO Sachet, Ini Cara Belajar Otomasi Tanpa Coding
    • Honda dan kisah dua pemuda Jawa Tengah: Putri di Semarang, Samuel di Kendal
    • Ayu Ting Ting Dapat Uang Saweran, Tindakan Kevin Gusnadi Jadi Sorotan
    • PSDKU Universitas Pattimura di MBD Bimbing Remaja Kaiwatu Hadapi Kekerasan Verbal Siber
    • Magmatroopers Tampilkan Kraken dalam Koreografi Spektakuler di GOR Ken Arok Kota Malang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Tegaskan Tidak Ada Dialog dengan Iran

    Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Tegaskan Tidak Ada Dialog dengan Iran

    adm_imradm_imr22 Agustus 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pernyataan Trump yang Memicu Ketegangan dengan Iran

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung maupun dijadwalkan dengan pihak Iran. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan di media sosial Truth Social. Dalam unggahannya, ia membagikan peta yang mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah kekuasaan baru bagi AS. Langkah provokatif ini semakin memperpanjang tensi panas antara kedua negara yang sudah berlangsung hampir enam bulan sejak akhir Februari lalu.

    Kebuntuan diplomasi di perairan strategis tersebut memicu eskalasi baru di kawasan Teluk setelah Uni Emirat Arab (UEA) menuding Teheran menembakkan dua rudal balistik ke jalur pelayaran internasional. Pihak Iran menolak tuduhan tersebut, namun membalas gertakan Washington dengan menegaskan bahwa jalur vital distribusi minyak dunia itu tidak akan dibuka sampai AS mencabut seluruh sanksi serta blokade laut.

    Klaim Peta Wilayah Baru AS dan Bantahan Negosiasi

    Pernyataan Donald Trump di platform media sosial miliknya langsung menyedot perhatian publik internasional. Ia memajang sebuah peta yang menandai jalur laut Selat Hormuz dengan label wilayah baru milik Amerika Serikat (“NEW U.S. Territory”). “Tidak ada pembicaraan atau percakapan yang sedang berlangsung, atau dijadwalkan, dengan Republik Islam Iran. Blokade Angkatan Laut tetap berlaku sepenuhnya,” kata Trump melalui akun Truth Social miliknya. Ia juga menambahkan bahwa jalur Selat Hormuz saat ini berada dalam kondisi terbuka dan seluruh ranjau air telah berhasil dibersihkan oleh pasukan militer.

    Sikap tegas sang presiden ini berbanding terbalik dengan keterangan yang sempat disampaikan oleh utusan khususnya, Jared Kushner. Sebelumnya, Kushner sempat mengutarakan bahwa ada komunikasi yang sangat aktif dan positif di balik layar antara pejabat Washington dan Teheran. Namun, Trump secara terbuka menepis laporan tersebut dan memastikan tidak ada agenda pertemuan resmi yang disiapkan dalam waktu dekat.

    Iran Tuntut Pemenuhan Janji Kesepakatan Sela

    Dari pihak seberang, pemerintah Iran merespons gertakan Washington dengan sikap yang tidak kalah sengit. Negosiator utama sekaligus Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan pernah dibuka kembali secara bebas untuk pelayaran komersial sebelum janji AS dipenuhi. “Saya ingin menyatakan dengan jelas bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai komitmen Amerika yang tercantum dalam memorandum kesepahaman (MoU) diimplementasikan,” tegas Ghalibaf dalam pidatonya yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

    Teheran menuntut syarat berat berupa penghentian blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, pencabutan sanksi ekspor minyak mentah, pencairan aset yang dibekukan, serta pembayaran ganti rugi atas kerusakan perang oleh pihak AS. Selain itu, pemerintah Iran juga mendesak AS agar segera mencairkan aset finansial mereka yang dibekukan di lembaga keuangan luar negeri. Menurut Ghalibaf, tanpa pemenuhan syarat dasar dari MoU Juni lalu tersebut, pembukaan jalur pelayaran vital ini mustahil terwujud.

    Eskalasi Regional dan Dampaknya bagi Pasar Global

    Ketegangan di lapangan makin memanas seiring tuduhan terbaru yang dilayangkan oleh Uni Emirat Arab terhadap militer Iran. Pihak UEA mengklaim telah mendeteksi dua rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Iran menuju perairan Teluk untuk mengganggu jalur navigasi kapal komersial. Merespons insiden tersebut, pemerintah UEA mengambil tindakan drastis dengan menghentikan seluruh transaksi perdagangan dan aktivitas keuangan dengan Iran.

    Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei membantah keras tuduhan peluncuran rudal ke wilayah UEA tersebut dan menyebutnya tidak berdasar. Meskipun bantahan telah disampaikan, keputusasaan pelaku pasar komoditas makin meningkat akibat ketidakpastian keamanan di Selat Hormuz. Jalur ini merupakan urat nadi energi global yang biasanya dilewati oleh seperlima dari total pasokan minyak mentah dunia setiap harinya.

    Dampak dari terhambatnya arus lalu lintas kapal tanker ini sudah mulai memukul perekonomian global dan menaikkan harga bahan bakar secara drastis. Situasi ini pun memicu tekanan politik domestik bagi Trump menjelang pemilu sela AS yang krusial pada November mendatang. Gelombang keluhan dari konsumen AS yang menghadapi lonjakan inflasi menjadi ujian berat bagi janji kampanye sang presiden.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Thailand Menarik Perhatian Pelajar Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Diperkuat

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Esmail Baghaei: Laporan Serangan ke UEA Tidak Beralasan, Waspadai Operasi Bendera Palsu

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Trump: Tidak Ada Lagi Negosiasi dengan Iran, Selat Hormuz Kembali Terbuka

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cuaca Surabaya 21 Agustus 2026: Cerah Berawan, Suhu Mencapai 31 Derajat

    22 Agustus 2026

    12 Prediksi Keuangan Shio Hari Minggu 23 Agustus 2026: Karier, Bisnis, dan Keberuntungan Finansial

    22 Agustus 2026

    3 Rekomendasi Drakor Medis Penuh Tegang, Salah Satunya Sudah 3 Musim

    22 Agustus 2026

    BEM UI Bingung Dicegat di Bundaran HI, Pastikan Surat Pemberitahuan Demo Sudah Dikirim ke Polisi

    22 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?