Warga Perbatasan Mengapresiasi Uji Coba Pasar di PLBN Napan
Warga perbatasan Emerentiana Binsasi menyambut baik pelaksanaan ujicoba launching Pasar di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan yang berada di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT. Pasar perbatasan ini menjadi harapan masyarakat yang kembali terwujud setelah lama dinantikan.
Emerentiana mengungkapkan bahwa kehadiran Pasar PLBN Napan akan memberikan dampak positif terhadap geliat ekonomi di wilayah perbatasan. Ia menilai, pasar tersebut bukan hanya sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi penegasan tentang ekonomi berkeadilan dan kedaulatan negara. Selain itu, pasar ini juga merupakan bentuk pendekatan akses kepada masyarakat.
Masyarakat setempat sangat menanti kehadiran pasar tersebut karena mempermudah mereka memperoleh bahan kebutuhan pokok sehari-hari dengan jarak yang relatif dekat. Sebelumnya, masyarakat harus membeli kebutuhan pokok di Kota Kefamenanu. Dengan adanya pasar ini, akses lebih dekat dan mudah.
Baginya, Pasar PLBN Napan semestinya dibuka setiap pekan. Jika memungkinkan, pasar itu bisa dibuka setiap hari dan berkelanjutan demi memudahkan masyarakat. Di Pasar tersebut, pelaku UMKM diharapkan lebih banyak menjual sembako. Hal tersebut seharusnya menjadi substansi dari kehadiran Pasar PLBN Napan.
Mayoritas masyarakat di perbatasan berharap pasar PLBN Napan menjadi salah satu wadah untuk menghadirkan kebutuhan sembako mereka. Sementara itu, Kepala Desa Napan, Wendelinus Kefi, menyebut bahwa pasar perbatasan merupakan penantian panjang masyarakat di wilayah itu.
Sebelum pembangunan PLBN Napan, masyarakat selalu membeli kebutuhan pokok di pasar perbatasan yang terletak di sekitar lokasi PLBN Napan saat ini. Sejak pembangunan PLBN Napan, pasar tersebut tidak beroperasi lagi. Biasanya, masyarakat dari wilayah Timor Leste juga ambil bagian dalam kegiatan pasar perbatasan tersebut.
Banyak masyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL Distrik Oecusse bergantung hidup dari pasar tersebut. Mereka bisa menjual hasil pertanian mereka kepada masyarakat dari Negara Timor Leste. Ia mengapresiasi langkah Pemkab TTU yang menginisiasi pelaksanaan ujicoba launching Pasar PLBN Napan beberapa waktu lalu.
Visi Bupati TTU untuk Pertumbuhan Ekonomi Baru
Sementara itu, Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mengapresiasi peran panitia pelaksana serta semua elemen yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia mengharapkan agar kegiatan di PLBN Napan tidak sekadar kegiatan perlintasan orang dan barang. Namun, diharapkan bisa menjadi lokasi di mana pelintas batas bisa mencari produk lokal khas Kabupaten TTU.
Falentinus berandai-andai apabila mimpi ini terwujud maka, kawasan PLBN Napan dan Kabupaten TTU bakal menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru. “Karena itu, jangan melihat Pasar Batas hanya sebagai tempat berjualan, tetapi sebagai panggung untuk memperkenalkan TTU kepada dunia,” ungkapnya.
Pasar Batas PLBN Napan diharapkan tidak sekadar wadah mempertemukan penjual dan pembeli, namun lebih daripada itu merupakan simpul pertumbuhan ekonomi. Sebagai beranda terdepan NKRI, setiap produk yang dipasarkan harus menegaskan jati diri bangsa, kualitas, dan kreativitas. Pasar ini juga diharapkan membawa dampak positif terhadap masyarakat kecil.
Kabupaten TTU, kata Falentinus, memiliki kekayaan yang sangat luar biasa. Kuliner, kain tenun, hasil pertanian, fashion produk kreatif, dan kerajinan tangan menjadi andalan. Ketua Panitia pelaksana, Matias Giri, mengatakan, pasar perbatasan tidak sekadar dimaknai sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, namun pasar ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk menangkap peluang ekonomi dari aktivitas lintas batas.
Momen Penting untuk Membangkitkan Gairah Ekonomi
Muara paling penting dari terselenggaranya Pasar Perbatasan tersebut yakni; menumbuhkan ekonomi masyarakat akar rumput. Momentum tersebut menjadi kesempatan membangkitkan gairah ekonomi masyarakat. Setiap potensi harus tetap dikembangkan dan dihidupi agar membawa manfaat bagi banyak orang.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati TTU yang sudah meluangkan waktu untuk melakukan uji coba launching Pasar Perbatasan PLBN Napan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang juga turut mendukung terselenggaranya kegiatan uji coba launching tersebut.
Uji coba pasar perbatasan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara untuk menghidupkan kawasan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan pertumbuhan masyarakat.







