Dalam beberapa tahun terakhir, perjalanan ke luar negeri menjadi semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Biasanya, ada dua periode dalam setahun yang mengalami lonjakan permintaan perjalanan internasional. Pertama, pada bulan Juni hingga Juli, yang bertepatan dengan libur sekolah dan musim panas di berbagai negara tujuan seperti Eropa, Jepang, dan Korea Selatan. Kedua, pada bulan Desember, menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Pada kedua momen ini, permintaan visa, penerbangan, serta akomodasi meningkat secara signifikan.
Menyambut puncak musim liburan 2026, VFS Global, salah satu penyedia layanan outsourcing dan teknologi terkemuka di dunia, memberikan peringatan penting kepada masyarakat Indonesia. Mereka menyarankan agar calon pemohon visa lebih waspada terhadap tindakan penipuan yang sering terjadi selama masa liburan.
Simon Peachey, Chief Operating Officer – Australasia, China, and RCIS VFS Global, menyampaikan bahwa penipuan terkait visa sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab saat permintaan tinggi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya untuk segera mengajukan permohonan visa jauh-jauh hari.
“Pengajuan visa yang mendekati tanggal keberangkatan tidak hanya berisiko menyebabkan keterlambatan, tetapi juga membuat para pemohon lebih rentan terhadap penipuan,” ujar Simon. Ia menambahkan bahwa pendaftaran janji temu visa tidak dipungut biaya apa pun dan hanya bisa dilakukan melalui situs resmi atau portal pemerintah terkait.
VFS Global sendiri menegaskan bahwa mereka tidak pernah bekerja sama dengan agen eksternal atau operator pihak ketiga. Selain itu, mereka juga tidak memiliki pengaruh terhadap proses pengambilan keputusan visa. Simon menyarankan pemohon untuk berhati-hati dan menghindari pihak-pihak yang tidak terverifikasi dan mengklaim memiliki hubungan dengan VFS Global.
Sebagai mitra terpercaya bagi 24 pemerintah luar negeri di Indonesia, VFS Global memberikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh calon pemohon visa:
Ajukan permohonan visa sedini mungkin
Pastikan tiket perjalanan dan akomodasi sudah tersedia sebelum mengajukan visa. Banyak negara memungkinkan pengajuan visa hingga enam bulan sebelum tanggal keberangkatan. Aturan ini juga berlaku untuk visa Schengen sesuai dengan Kode Visa Schengen terbaru yang efektif sejak Februari 2020.Pendaftaran janji temu dilakukan melalui situs resmi
Proses pendaftaran janji temu visa dapat dilakukan langsung melalui situs resmi penyedia layanan atau portal pemerintah. Proses ini tidak dikenakan biaya, meskipun beberapa negara mungkin menetapkan biaya layanan resmi yang dibayarkan di muka. Tidak ada skema akses prioritas atau penjualan slot janji temu.Hindari pihak yang tidak terverifikasi
Masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku sebagai perantara atau afiliasi pihak resmi. Tidak ada kerja sama dengan entitas pihak ketiga dalam pengaturan atau alokasi janji temu permohonan visa.Keputusan visa sepenuhnya di tangan kedutaan atau konsulat
Segala keputusan terkait persetujuan atau penolakan visa, masa berlaku, serta waktu pemrosesan sepenuhnya menjadi kewenangan kedutaan besar atau konsulat negara tujuan. Tidak ada staf layanan maupun pihak lain yang dapat memengaruhi keputusan tersebut.Waspada terhadap penawaran palsu
Pemohon juga diminta waspada terhadap penawaran palsu terkait pekerjaan atau imigrasi ke luar negeri yang mengatasnamakan penyedia layanan visa. Layanan yang tersedia hanya terbatas pada proses administrasi permohonan visa.Jangan bagikan data pribadi atau melakukan pembayaran melalui media sosial
Seluruh pembayaran resmi hanya dilakukan melalui situs web resmi atau langsung di pusat permohonan visa. Permintaan transfer ke rekening pribadi menjadi indikasi kuat adanya upaya penipuan.







