Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Mengapa Tidur Semakin Sulit Saat Bertambah Tua? Ini Penjelasan Psikolog

    27 April 2026

    Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga

    27 April 2026

    Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Terkait Kasus Sekdes Tirak

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Mengapa Tidur Semakin Sulit Saat Bertambah Tua? Ini Penjelasan Psikolog
    • Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga
    • Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Terkait Kasus Sekdes Tirak
    • Mengapa Harga Minyak Goreng Bisa Naik Akibat Program B50
    • Nasib Aipda Robig, Pembunuh Siswa dan Pengendali Narkoba dari Lapas, Dihukum ke Nusakambangan
    • Ribuan Muslim Berdoa Khusyuk di Salat Jumat Pertama di Nabawi
    • Mengenal Kanker Prostat Netanyahu dan Tanda-Tandanya
    • 5 tempat dinner romantis di Solo Jateng untuk malam minggu yang indah
    • Daftar 177 Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah dengan Peta Lengkap
    • AS terapkan sanksi pada kilang minyak kecil Tiongkok, akibat pembelian minyak Iran senilai miliaran dolar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»AJI Padang Rayakan Ulang Tahun ke-21, Tekankan Peran Pers dalam Pemulihan Ekologis Sumatra

    AJI Padang Rayakan Ulang Tahun ke-21, Tekankan Peran Pers dalam Pemulihan Ekologis Sumatra

    adm_imradm_imr25 Januari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan HUT ke-21 AJI Padang dengan Tema Mengawal Sumatra Pulih

    Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 dengan tema “Mengawal Sumatra Pulih”. Tema ini menjadi penegasan komitmen pers dalam menjaga kepentingan publik di tengah krisis bencana ekologis yang terus melanda wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Barat.

    Peringatan HUT ke-21 AJI Padang digelar bersamaan dengan diskusi publik lintas sektor yang melibatkan jurnalis, akademisi, aktivis lingkungan dan HAM, komunitas pendidikan, kelompok perempuan, mahasiswa, serta masyarakat umum. Kegiatan ini berlangsung di Pustaka Steva, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026) malam.

    Ketua AJI Padang, Novia Herlina, mengatakan tema “Mengawal Sumatra Pulih” bukan sekadar slogan, melainkan sikap etik pers untuk berpihak pada keselamatan rakyat dan keberlanjutan lingkungan.

    “Bencana ekologis yang berulang di Sumatra tidak bisa lagi dipandang sebagai peristiwa alam semata. Ada persoalan tata kelola sumber daya alam, kebijakan pembangunan, serta lemahnya pengawasan yang harus terus dikawal,” ujar Novia dalam sambutannya.

    Menurut Novia, peran jurnalisme tidak berhenti pada peliputan saat bencana terjadi, tetapi juga mengawal proses pemulihan jangka panjang. “Pers harus memastikan hak-hak korban terpenuhi, lingkungan dipulihkan secara berkelanjutan, serta kelompok rentan tidak terabaikan. Suara korban tidak boleh tenggelam setelah perhatian publik mereda,” tegasnya.

    Diskusi lintas sektor tersebut menghadirkan empat narasumber, yakni Amalya Reza dari Trend Asia, Aidil Ikhlas dari AJI Padang, Mitra Oktavia dari LBH Padang, serta Khalid Syaifullah dari Posko Sumbar Peduli. Diskusi dipandu oleh Yola Sastra dari AJI Padang.

    Perwakilan Trend Asia, Amalya Reza, menyoroti bencana ekologis di Sumatra sebagai bagian dari fenomena polikrisi, yakni kondisi ketika krisis iklim berkelindan dengan krisis sosial, ekonomi, dan tata kelola.

    “Krisis iklim hari ini hadir bersamaan dengan krisis pangan, energi, dan ekonomi. Dampaknya paling berat dirasakan kelompok rentan, terutama masyarakat di wilayah rawan bencana,” kata Amalya.

    Ia menilai, pendekatan pemulihan pascabencana selama ini masih berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, namun mengabaikan akar persoalan seperti eksploitasi sumber daya alam, alih fungsi lahan, dan ketergantungan pada energi fosil.

    Sementara itu, Aidil Ikhlas dari AJI Padang yang terlibat dalam pemantauan lapangan ke sejumlah lokasi banjir bandang di Sumatra Barat mengungkapkan, dampak bencana tidak hanya bersifat material, tetapi juga sosial dan ekologis.

    “Banyak warga kehilangan rumah, lahan pertanian, hingga sumber penghidupan. Proses pemulihan berjalan lambat dan tidak selalu melibatkan masyarakat terdampak,” ujarnya.

    Dari perspektif hak asasi manusia, Mitra Oktavia dari LBH Padang menegaskan bahwa bencana ekologis berkaitan erat dengan pelanggaran HAM yang bersifat struktural.

    “Korban bencana tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga hak atas rasa aman, kesehatan, pendidikan, dan keadilan. Situasi ini diperparah ketika negara justru membiarkan proyek ekstraktif di wilayah rawan bencana,” kata Mitra.

    Ia menambahkan, pemulihan pascabencana seharusnya berbasis pada pemenuhan hak korban, bukan semata proyek pembangunan.

    Adapun Khalid Syaifullah dari Posko Sumbar Peduli menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

    “Rehabilitasi dan rekonstruksi tidak boleh hanya membangun ulang rumah atau infrastruktur. Pemulihan harus dimulai dari pemetaan risiko, pemulihan ruang hidup warga, serta pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

    Sebagai penutup rangkaian peringatan HUT ke-21, AJI Padang memberikan Anugerah Pers Mahasiswa kepada karya jurnalistik mahasiswa yang konsisten mengangkat isu lingkungan dan bencana ekologis. Anugerah liputan indepth terbaik diberikan kepada Surat Kabar Kampus Ganto UNP melalui karya berjudul Rezeki Harimau di Pesisir Padang. Sementara kategori video jurnalistik terbaik diraih DKTV UIN IB lewat karya berjudul Gelondongan Kayu di Pantai Gajah.

    Selain itu, AJI Padang juga memberikan penghargaan pengelolaan media sosial terbaik kepada Surat Kabar Kampus Ganto UNP, yang berhasil meraih penghargaan tersebut tiga kali berturut-turut sejak pertama kali digelar.

    Pada kesempatan yang sama, AJI Padang turut menyalurkan donasi bagi anak-anak korban bencana ekologis sebagai bentuk solidaritas terhadap kelompok paling rentan terdampak bencana.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga

    By adm_imr27 April 20262 Views

    Publik Terkejut, Kalla Terseret Skandal Ijazah Jokowi

    By adm_imr27 April 20262 Views

    Srikandi DPRD Grobogan Dinobatkan sebagai Kartini Masa Kini, Ini Kiprahnya

    By adm_imr27 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mengapa Tidur Semakin Sulit Saat Bertambah Tua? Ini Penjelasan Psikolog

    27 April 2026

    Konflik Bisnis Jusuf Hamka vs Hary Tanoe: Ganti Rugi Rp 531 M Plus Bunga

    27 April 2026

    Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Terkait Kasus Sekdes Tirak

    27 April 2026

    Mengapa Harga Minyak Goreng Bisa Naik Akibat Program B50

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?