Perjalanan Dewa United Menghadapi Persebaya Surabaya
Alexis Messidoro, seorang gelandang asal Argentina, siap memimpin tim Dewa United dalam menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Ia menegaskan bahwa timnya datang dengan keyakinan penuh untuk membawa pulang tiga poin dari pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pertandingan antara Dewa United dan Persebaya Surabaya ini akan menjadi laga pekan ke-19 Super League 2025/2026. Jadwal pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu (1/2/2026) di kandang Persebaya Surabaya.
Bagi Messidoro, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa karena lawan yang dihadapi memiliki status sebagai tim besar. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Dewa United tidak akan gentar dan tetap berpegang pada identitas permainan sendiri.
“Kita tahu kita melawan tim besar, tetapi kita datang dengan ide permainan kita sendiri untuk menunjukkan hasil latihan dan berharap bisa membawa tiga poin dari Surabaya,” ujar Alexis Messidoro.
Pernyataan tersebut mencerminkan optimisme tinggi dari skuad Dewa United menjelang laga penting tersebut. Kepercayaan diri Messidoro sejalan dengan semangat tim yang perlahan menemukan kembali ritme permainan terbaiknya. Dewa United dinilai semakin solid dalam beberapa pekan terakhir dan siap menghadapi tekanan di kandang lawan.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, juga menyadari betapa berat tantangan yang menanti anak asuhnya di Surabaya. Ia menyebut laga ini sebagai ujian penting untuk mengukur perkembangan identitas permainan timnya musim ini.
“Besok akan jadi pertandingan yang sulit, mungkin lebih sulit daripada yang di awal musim, tetapi pelan-pelan Dewa United juga kembali ke identitas dan cara bermain yang kami inginkan,” kata Jan Olde.
Ia menilai proses yang dijalani tim mulai menunjukkan hasil positif. Menurut Jan Olde, Persebaya Surabaya sedang berada dalam performa yang sangat meyakinkan. Catatan 11 pertandingan tanpa kekalahan menjadi bukti konsistensi Green Force sepanjang paruh musim ini. Tak hanya itu, Persebaya Surabaya juga meraih kemenangan dalam empat laga terakhir. Kondisi tersebut membuat tantangan yang dihadapi Dewa United jauh lebih berat dibandingkan pertemuan di awal musim.
Situasi ini memaksa Dewa United untuk tampil lebih disiplin dan cerdas dalam menerapkan strategi. Jan Olde mengungkapkan bahwa timnya masih dihadapkan pada pilihan pendekatan permainan yang harus dijalankan dengan penuh kesabaran. Strategi bermain langsung atau membangun serangan dari bawah menjadi dilema yang terus dipoles dalam latihan. Menurut Jan Olde, penerapan filosofi bermain membutuhkan waktu agar berjalan selaras di lapangan.
“Saat ini saya rasa kami sudah lebih baik dan besok akan menjadi cerminan sejauh mana Dewa United di musim ini,” ucapnya. Laga melawan Persebaya Surabaya dinilai menjadi tolok ukur nyata perkembangan tim.
Jan Olde juga menyoroti faktor nonteknis yang bisa memengaruhi jalannya pertandingan. Kondisi stadion dan kualitas lapangan di Gelora Bung Tomo disebut memiliki dampak besar terhadap permainan. Meski demikian, pelatih asal Belanda itu menegaskan tidak ada alasan bagi Dewa United untuk tampil di bawah performa terbaik. Ia meminta para pemain tetap fokus dan berani mengeksekusi rencana permainan.
Pertandingan ini juga menarik karena mempertemukan dua tim dengan filosofi sepak bola yang berbeda. Meski begitu, keduanya sama-sama memiliki dasar ide permainan yang jelas dan kuat. Jan Olde menilai duel melawan Persebaya Surabaya asuhan Bernardo Tavares akan berlangsung menarik dari sisi taktik. Perbedaan pendekatan bermain diyakini membuat pertandingan berjalan ketat dan penuh dinamika.
“Besok ada dua cara main sepak bola yang berbeda dan kita akan lihat hasilnya,” tuturnya. Pernyataan tersebut menggambarkan antisipasi tinggi terhadap duel strategi di atas lapangan.
Bagi Dewa United, laga ini bukan hanya soal poin, tetapi juga pembuktian mental tanding. Bermain di hadapan ribuan pendukung Persebaya Surabaya menjadi ujian karakter bagi seluruh pemain. Alexis Messidoro diprediksi kembali menjadi tumpuan permainan tim. Perannya di lini tengah sangat krusial untuk menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Keberanian Messidoro dalam mengambil keputusan di lapangan diharapkan mampu meredam tekanan tuan rumah. Pengalamannya menghadapi laga besar menjadi modal penting bagi Dewa United. Dengan persiapan yang matang dan keyakinan tinggi, Dewa United berharap mampu mematahkan tren positif Persebaya Surabaya. Misi mencuri tiga poin di Surabaya menjadi target realistis sekaligus ambisius.
Pertandingan di Gelora Bung Tomo pun dipastikan berlangsung panas dan sarat gengsi. Dewa United datang sebagai penantang, sementara Persebaya Surabaya bertekad menjaga dominasi di kandang sendiri.







