Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    83,8 persen warga Bandung puas, perubahan sekolah kini semakin terasa nyata

    27 April 2026

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    27 April 2026

    Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • 83,8 persen warga Bandung puas, perubahan sekolah kini semakin terasa nyata
    • Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan
    • Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam
    • Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS
    • Gempa 2,3 SR Guncang Jember, Cek Informasi BMKG
    • Di tengah tekanan saham perbankan, BI diprediksi tetap tahan suku bunga, apa dampaknya?
    • Pengusaha kehilangan Rp7,2 juta setelah 250 kg telur raib oleh TNI palsu, alasan bazar sembako
    • Anak Batuk Pilek Setiap Bulan, Wajar atau Tidak? Ini Penjelasan Dokter
    • 5 Ayam Goreng Lezat di Semarang yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner
    • DPRD Badung Kritik Rendahnya Serapan dan Promosi Wisata
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Anak Kesal Lapar Saat Puasa? Ini 6 Tips Membantunya Kuat Berpuasa

    Anak Kesal Lapar Saat Puasa? Ini 6 Tips Membantunya Kuat Berpuasa

    adm_imradm_imr21 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Bulan Ramadhan dan Pentingnya Menanamkan Kebiasaan Berpuasa pada Anak

    Bulan Ramadhan adalah waktu istimewa bagi umat Islam yang selalu dinantikan. Pada momen ini, orang tua dapat mengajarkan anak berpuasa sejak kecil. Anak-anak bisa belajar berpuasa selama 3-4 jam terlebih dahulu, kemudian ditingkatkan sesuai dengan kemampuan mereka. Menanamkan kebiasaan berpuasa pada anak di Bulan Ramadhan dapat dimulai sejak masih kecil. Namun, diperlukan proses dan kesabaran untuk mengajarkan tentang berpuasa pada si kecil.

    Masing-masing anak memiliki kemampuan berbeda-beda dalam hal menahan lapar dan haus ketika berpuasa. Bagi anak-anak, puasa adalah pengalaman baru yang tidak selalu mudah dijalani. Ketika perut mulai terasa lapar atau tenggorokan kering, wajar jika si kecil mengeluh dan merasa tidak nyaman. Namun, di balik itu terdapat pembelajaran tentang kesabaran, pengendalian diri, keimanan, dan rasa syukur.

    Orang tua dapat membantu anak memberikan pemahaman bahwa rasa lapar saat puasa adalah bagian dari latihan menahan diri, khususnya setelah waktu Subuh sampai Maghrib. Apalagi kewajiban puasa termuat dalam firman Allah SWT, seperti yang disebutkan pada Al-Quran:

    “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS Al-Baqarah: 183).

    Namun, puasa tidak diwajibkan bagi anak-anak yang belum mencapai usia baligh atau pubertas. Sebaliknya, jika seseorang sudah mencapai tingkat akil baliqh maka wajib menjalankan ibadah puasa.

    Usia Anak yang Bisa Belajar Puasa

    Dokter Spesialis Anak di Klinik Utama Kasih Ibu Sehati Solo, dr. MN Ardi Santoso, SpA, M.Kes, mengungkapkan bahwa secara medis, tidak ada batas usia baku anak berpuasa. Sebab, menurutnya, kesiapan anak berbeda-beda. Namun, secara umum, anak usia 7–10 tahun sudah bisa mulai belajar puasa secara bertahap (misalnya setengah hari). Anak-anak dapat belajar berpuasa 3-4 jam dulu untuk perkenalan, kemudian bisa ditingkatkan dengan puasa setengah hari sampai siang ataupun sore hari.

    “(Sementara) Puasa penuh biasanya lebih siap dilakukan saat anak mendekati pubertas, tergantung kondisi fisik dan daya tahan,” ucap Ardi Santoso kepada Tribunnews, Selasa (17/2/2026).

    Terpenting, kata Ardi adalah kondisi anak dalam keadaan sehat. “Yang terpenting anak sehat, status gizi baik, tidak ada penyakit kronis, dilakukan bertahap, tidak dipaksa,” terangnya. Dalam hal ini, Ardi juga menjelaskan bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menekankan kesiapan fisik dan status gizi sebagai faktor utama dalam aktivitas yang membatasi asupan makan/minum.

    Tips Agar Anak Tidak Gampang Lapar dan Kuat Puasa

    Agar anak tidak gampang lapar ketika berpuasa, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan. Dokter Ardi menyarankan, agar anak-anak tidak melewatkan momen sahur. Pada waktu sahur, orang tua bisa menyiapkan makanan dengan karbohidrat kompleks. Misalnya, nasi atau roti gandum.

    Berikut tips agar anak tak gampang lapar yang dibagikan Dokter Spesialis Anak, dr. Ardi:

    • Sahur jangan dilewatkan
    • Pilih karbohidrat kompleks, bukan gula sederhana
    • Cukup minum saat malam hari
    • Tidur cukup
    • Hindari aktivitas fisik berat siang hari
    • Latih bertahap (tidak langsung penuh)

    Waktu Puasa Ramadan 2026

    Bulan Ramadhan adalah waktu istimewa bagi umat Islam yang selalu dinantikan. Tahun ini, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M, sedangkan 1 Syawal pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M. Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI belum mengumumkan jadwal resmi puasa. Awal Ramadhan akan ditentukan setelah Sidang Isbat yang dilakukan hari ini, Selasa (17/2/2026).

    Acara akan dimulai pukul 16.30 dengan seminar posisi hilal yang digelar terbuka. Dilanjutkan Pelaksanaan Sidang Isbat pukul 18.30 digelar tertutup. Lanjut konferensi pers penetapan awal puasa. Keputusan final 1 Ramadan nantinya diumumkan setelah seluruh rangkaian sidang selesai digelar.

    Menteri Agama Nasaruddin Umar akan memimpin langsung Sidang Isbat di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI di Jakarta. Terkait kemungkinan perbedaan awal puasa, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar pun memberikan imbauan kepada masyarakat. Menag mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan. Apalagi, menurutnya, Indonesia telah berpengalaman menyikapi perbedaan penetapan 1 Ramadan tahun sebelumnya, tanpa adanya konflik sosial.

    “Indonesia tetap rukun dan telah berpengalaman dalam perbedaan penentuan 1 Ramadan pada tahun sebelumnya. Kita berpengalaman menyatu di tengah perbedaan,” ucap Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (17/2/2026). “Saya berharap tidak ada perdebatan di masyarakat. Marilah kita hidup rukun di tengah perbedaan,” imbuh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta tersebut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pramono Umbara Akan Keluarkan Aturan Pajak Kendaraan Listrik, Kapan Berlaku?

    By adm_imr26 April 20261 Views

    12 Tips Menabung Cepat untuk Berangkat Haji

    By adm_imr26 April 20261 Views

    4 tips merawat pakaian batik katun agar tahan lama!

    By adm_imr26 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    83,8 persen warga Bandung puas, perubahan sekolah kini semakin terasa nyata

    27 April 2026

    Dunia Hancur, Mata Kiri Veri AFI Buta Akibat Ablasio Retina dan Turun Berat Badan

    27 April 2026

    Mengenal Konsep Rezeki dalam Islam

    27 April 2026

    Alumni Inspiratif Berbagi Pengalaman di Acara Pelepasan Wisudawan FIS

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?