Pengertian Istilah Brunch
Secara bahasa, kata brunch merupakan sebuah gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yakni breakfast (sarapan) dan lunch (makan siang). Istilah ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1895 oleh seorang penulis asal Inggris bernama Guy Beringer dalam esainya yang berjudul “Brunch: A Plea”. Pada masa itu, Beringer mengusulkan sebuah waktu makan alternatif di hari Minggu yang lebih santai bagi mereka yang lelah setelah berburu di malam sebelumnya, sehingga tidak perlu bangun terlalu pagi untuk sarapan.
Budaya ini tidak berhenti di Inggris saja. Buku “Brunch: A History” karya Farha Bano Ternikar mencatat bahwa brunch telah berkembang menjadi sebuah budaya. Hidangan ini bukan sekadar kegiatan makan biasa, melainkan sejarah global dan sosial dari sebuah hidangan yang melibatkan dinamika kelas dan gender, terutama di Amerika Serikat, Eropa Barat, hingga Asia Selatan dan Timur Tengah. Hal yang dulunya berawal dari sekadar solusi untuk menunda lapar setelah bangun siang kini telah bergeser menjadi simbol gaya hidup kaum urban.
Kapan Sebenarnya Waktu Ideal untuk Brunch?
Jika sarapan biasanya dinikmati pada pukul 06.00 hingga 09.00 pagi, dan makan siang berada di rentang pukul 12.00 hingga 13.00 siang, maka brunch mengambil posisi strategis di antara keduanya. Waktu yang paling lazim untuk memulai kebiasaan ini adalah dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 14.00 siang. Hari Sabtu dan Minggu sering kali menjadi momen di mana kita ingin mengistirahatkan tubuh lebih lama di tempat tidur. Dengan adanya jeda waktu ini, keluarga tidak perlu terburu-buru menyiapkan sarapan pagi buta. Mama bisa bangun sedikit lebih siang, bersantai sejenak, lalu menikmati satu sesi makan yang mengenyangkan untuk menggantikan sarapan sekaligus makan siang.
Variasi Menu Brunch yang Menggugah Selera
Karena posisinya yang menjembatani pagi dan siang hari, sajian yang dihidangkan pun memiliki karakteristik yang unik. Menu untuk brunch biasanya mengombinasikan elemen makanan ringan yang manis khas sarapan dengan makanan yang lebih berat dan gurih khas makan siang. Berikut beberapa menu yang cocok untuk brunch:
- Nasi goreng
- Mi goreng
- Bubur ayam
- Kue Cubit
- Soto
- Omlette
- Lontong sayur
- Ketoprak
- Pancake
- Waffle
- Roti isi
Pada akhirnya, brunch bukan sekadar urusan menunda jam makan, melainkan sebuah bentuk apresiasi terhadap waktu luang untuk mengisi perut dengan makanan yang tepat dan di waktu yang tepat.
FAQ Seputar Apa Itu Brunch?
Apa bedanya brunch sama lunch?
Brunch adalah gabungan dari sarapan (breakfast) dan makan siang (lunch) yang biasanya dinikmati antara pukul 10.00–14.00. Sementara lunch adalah makan siang utama yang umumnya dilakukan sekitar pukul 12.00–13.00. Menu brunch cenderung lebih fleksibel, bisa berupa makanan ringan hingga berat.
Apa itu brunch party?
Brunch party adalah acara santai yang diadakan pada waktu brunch, biasanya di pagi menjelang siang. Kegiatan ini sering diisi dengan makan bersama, ngobrol santai, dan kadang disertai dekorasi atau tema tertentu. Menu yang disajikan bisa berupa pastry, telur, salad, hingga minuman seperti kopi atau jus.
Dinner dan supper bedanya apa?
Dinner adalah makan malam utama yang biasanya dilakukan pada sore hingga malam hari. Sedangkan supper adalah makan ringan yang dikonsumsi lebih larut, biasanya setelah dinner atau menjelang tidur. Supper cenderung lebih sederhana, seperti camilan atau porsi kecil makanan.









